Tips Mendaki Si Cantik Rinjani - OFFICIAL AKASAKA ONLINE STORE

Tips Mendaki Si Cantik Rinjani

3 bulan yang lalu      NEWS

Setiap pencinta gunung sejati memimpikan pendakian ke Gunung Rinjani. Gunung berapi yang berada di Pulau Lombok, Povinsi Nusa Tenggara Barat ini memang memiliki keindahan panorama yang sangat terkenal menakjubkan. Gunung ini pun disebut-sebut sebagai gunung paling cantik di Indonesia—bahkan beberapa menyebutkan bahwa kecantikan Rinjani adalah yang terbaik di Asia.

Namun, Rinjani bukanlah si cantik yang mudah ditaklukkan. Fakta bahwa gunung yang dianggap sakral oleh agama Hindu ini adalah gunung berapi tertinggi kedua di Indonesia setelah Kerinci di Jambi adalah faktorpaling utama. Dengan demikian, medan yang sangat menantang adalah tantangan paling nyata yang harus dihadapi oleh setiap pendaki.

Ada banyak hal yang dipersiapkan oleh setiap pendaki jika ingin mendaki Rinjani, sekalipun telah memiliki jam terbang yang tinggi. Bagi Sobat Asakasa yang juga ingin menuntaskan impian ini, berikut adalah tips daki Rinjani.

 

Jaga Kebugaran Tubuh dengan Berlatih Fisik

Jaga Kebugaran Tubuh dengan Berlatih Fisik - loschermo

 

Mendaki Gunung Rinjani membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Gunung dengan ketinggian 3.726 mdpl ini membuat pendaki menghabiskan sekitar 4-5 hari untuk sampai ke puncaknya. Karena itu, ketahanan fisik adalah faktor utama yang tidak dapat ditoleransi.

Rajinlah berolahraga sebelum melakukan perjalanan secara rutin. Jika kamu sudah terbiasa melakukan rutinitas olah fisik, tidak ada salahnya menambahkan porsi latihan dari biasanya. Selain itu, jaga pula pola makan dan tidur serta asupan nutrisi.

 

Pilih waktu yang tepat

Pilih waktu yang tepat - photoburst

 

Pertengahan Agustus adalah high season bagi Rinjani. Pendaki dari berbagai penjuru dunia berbondong-bondong datang untuk menyaksikan keindahannya. Selain itu, musim libur panjang dan tahun baru juga menjadi periode dengan jumlah pendaki cukup tinggi.

Ada baiknya kamu melakukan pendakian pada kurun Maret-Agustus awal. Di samping dapat lebih menikmati pendakian, kamu juga tidak perlu takut kehabisan jasa porter maupun guide. Kamu memang tidak harus menggunakan jasa ini, tetapi Rinjani dikenal memiliki rute yang cukup advanced dengan medan yang sangat melelahkan—terutama saat summit attack.

 

Kenali Jalur Pendakian

Kenali Jalur Pendakian - wanderloveworld

 

Ada tiga jalur pendakian Rinjani: Sembalun, Torean, dan Senaru. Di antara ketiga jalur ini, jalur yang menjadi favorit pendaki adalah Sembalun dan Senaru.

Sembalun menawarkan pemandangan yang sangat indah, yakni padang savana yang luas dan punggung gunung yang berliku dengan jurang di kedua sisi kanan dan kirinya. Karena pemandangan yang eksotis inilah, pendakian cenderung tidak terlalu melelahkan. Kendati demikian, cuaca saat siang hari di jalur ini sangat panas, sehingga tidak jarang pula pendaki yang merasa kewalahan.

Berkebalikan dari Sembalun, Senaru justru menawarkan rute hutan yang landai. Namun, perjalanan melalui rute yang juga kerap digunakan masyarakat sekitar untuk melakukan uacara ritual adat keagamaan ini memberi kesan yang seolah tak ada habisnya. Tidak jarang, banyak pendaki yang pada akhirnya menyerah di sini.

 

Bawa Perlengkapan yang Lengkap

Bawa Perlengkapan yang Lengkap - cloudinary

 

Hanya karena perjalaan yang panjang, kamu lantas memutuskan untuk meminimalisasi perlengkapan yang dibawa. Terutama untuk pakaian yang memadai dan perlengkapan obat, tidak sebaiknya kamu menjadi berhemat soal ini. Suhu rata-rata di Rinjani adalah 20°C, sementara suhu terendahnya berkisar di angka 10°C. Jadi, pastikan kamu mempersiapkan apa yang dibutuhkan untuk menghadapi kondisi ini.

Untuk tas, kamu akan membutuhkan carrier, daypack, dan rucksack. Bawa pula perlengkapan standar pendakian lainnya seperti alas kaki yang aman dan nyaman, peralatan makan dan memasak serta ahan-bahannya, senter, headlamp, dan lain-lain.

 

Catat Titik-Titik Terbaik

Catat Titik-Titik Terbaik - webicdn

 

Salah satu titik yang kamu butuhkan tentulah sumber mata air. Kamu bisa kembali mengisi botol-botol yang kosong dan menyegarkan diri di Danau Segara Anak, Plawangan Sembalun, dan di bawah jebatan yang berada di Pos 2. Untuk camping spot, kamu bisa bermalam di Pos 2 atau Pos 3 Sembalun, Danau Segara Anak, dan Plawangan Sembalun.

Itulah beberapa tips daki Rinjani yang bisa Sobat Akasaka lakukan. Jangan lupa, jaga kecantikan Rinjani dengan tidak merusak atau mengotori gunung sakral ini.




Komentar Artikel "Tips Mendaki Si Cantik Rinjani"