Mengenal Jenis dan Bentuk Gua - OFFICIAL AKASAKA ONLINE STORE

Mengenal Jenis dan Bentuk Gua

1 minggu yang lalu      EDUKASI

Indonesia merupakan sebuah negara besar dengan berbagai macam bentukan alam yang memesona. Terdiri dari banyak pulau, lautan yang luas, pegunungan yang hijau, serta flora dan fauna yang begitu beragam. Salah satu bentukan alam yang menarik untuk dijelajahi adalah gua.

Gua adalah sebuah lubang berukuran besar dan dalam yang terbentuk di permukaan tanah. Karena keberadaannya yang sering kali menarik perhatian, beberapa orang kerap melakukan aktivitas susur gua (caving) untuk menikmati berbagai objek alam yang ada di sekitarnya, seperti stalaktit, stalakmit, dan sungai bawah tanah.

Namun sebelum melangkah lebih jauh, ada baiknya jika Sobat Akasaka mengenal jenis dan bentuk gua yang satu ini.

Berdasarkan Jenisnya

Mengenal jenis dan bentuk gua - republika.co.id

 

Menurut jenisnya, gua dibedakan menjadi beberapa, yaitu:

  • Gua Karst ( Batu Kapur)

Jenis gua yang satu ini terbentuk dari pelarutan batuan kapur, yang kemudian menghasilkan lubang dan lorong-lorong yang semakin dalam seiring dengan berjalannya waktu. Jenis gua ini adalah bentukan gua yang paling besar di dunia; lebih dari 50% dari keseluruhan jumlah gua yang ada terbentuk dari karst. Indonesia sendiri adalah negara dengan sebaran batuan kapur terbesar di dunia.

Salah satu gua karst yang terkenal di Indonesia adalah Gua Surupan di Kebumen, Jawa Tengah; terkenal dengan keindahan stalakmit dan stalaktitnya pada dindingnya, serta kekayaan alam berupa fauna endemik seperti udang, kura-kura, atau walet.

  • Gua Lava

Gua jenis ini terbentuk dari berbagai macam aktivitas vulkanologi, yang mengakibatkan terjadinya pergeseran permukaan dan menjadi sebuah endapan batuan muda. Contoh gua lava yang terdapat di Indonesia adalah Gua Lawa di Kabupaten Purwerejo, Jawa Tengah.

  • Gua Litoral

Gua litoral terbentuk dari proses pengikisan (abrasi) yang terjadi di pinggir laut, palung laut, atau tebing laut. Gua ini menawarkan bentukan alam yang tidak biasa.

Berdasarkan Bentuknya

Mengenal jenis dan bentuk gua - marmans.com

 

Berdasarkan bentuknya, gua dibedakan menjadi:

  • Gua Vertikal

Gua jenis ini memiliki mulut gua yang tegak, sehingga penjelajahan di dalamnya memerlukan alat bantu.

Salah satu gua vertikal yang terkenal adalah Gua Jomblang di Yogyakarta. Untuk memasuki gua tersebut, Sobat Akasaka harus menuruni jurang yang curam sedalam puluhan meter menggunakan lintasan tali dengan teknik single rope. Keindahan yang ditawarkan oleh Gua Jomblang adalah pepohonan hijau yang terdapat di bawah tanah.

  • Gua Horizontal

Gua jenis ini memiliki mulut gua yang cenderung mendatar, sehingga bisa dijelajahi oleh pemula sekalipun. Salah satu contoh gua horizontal yaitu Gua Bojong di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, yang memiliki banyak ruangan gua yang dihuni oleh ribuan kelelawar.

  • Gua Bawah Air

Seperti namanya, lorong masuk gua ini dipenuhi oleh genangan air. Sobat Akasaka yang ingin menjelajahinya pun harus menyelam terlebih dahulu. Adapun baru-baru ini, telah ditemukan gua bawah air yang terdalam di dunia, terletak di Republik Ceko, Polandia. Gua dengan kedalaman 404 meter tersebut mengalahkan rekor sebelumnya yang dipegang oleh gua Pozzo Del Merro di Italia.

Sobat Akasaka, itulah beberapa gambaran tentang gua yang harus diketahui. Dengan mengenal jenis dan bentuk gua, Sobat Akasaka pun bisa mempersiapkan fisik dan mental serta mengenal medan sebelum melakukan kegiatan luar ruangan seperti susur gua. Pada akhirnya, Sobat Asaka sekalian bisa menikmati keindahan alam yang dititipkan Tuhan di bumi tercinta ini dengan aman dan nyaman.




Komentar Artikel "Mengenal Jenis dan Bentuk Gua"