Inilah Alasan Mengapa Harus Hindari Alkohol Saat di Gunung - OFFICIAL AKASAKA ONLINE STORE

Inilah Alasan Mengapa Harus Hindari Alkohol Saat di Gunung

5 bulan yang lalu      EDUKASI

Mendaki gunung adalah salah satu aktivitas yang sedang digandrungi oleh banyak kalangan, dari tua sampai muda, dari berbagai latar profesi yang berbeda-beda. Banyak pengalaman menarik yang akan didapatkan saat proses pendakian, pun kepuasan batin ketika berhasil meraih puncak.

Sulitnya medan dan berbagai tantangan yang diperoleh, membuat proses pendakian harus dipersiapkan dengan matang. Selain itu, ada beberapa hal lain yang juga harus Sobat Akasaka perhatikan, yaitu hindari konsumsi alkohol dan minuman sejenis selagi mendaki.

Ada beberapa alasan mengapa harus hindari alkohol saat di gunung, antara lain:

Membuatmu kehilangan kontrol diri

Hindari alkohol saat di gunung - rataescape.co

 

Efek langsung yang dirasakan bagi seseorang yang mengonsumsi minuman beralkohol adalah hilangnya kontrol diri atau kesadaran untuk sementara waktu. Seperti yang diketahui, alkohol mampu menekan susunan saraf pusat dengan efek stimulasi yang berbeda-beda, sesuai dengan kadar alkohol yang dikonsumsi.

Padahal dalam sebuah pendakian, Sobat Akasaka membutuhkan fisik dan mental yang prima, mengingat besarnya tantangan yang dihadapi ketika berada di atas ketinggian.

Membahayakan diri dan orang di sekitarmu

Hindari alkohol saat di gunung - murphymountainliving.com

 

Orang yang sedang mengonsumsi alkohol, kesadarannya akan berkurang sedikit demi sedikit. Hal ini tentu berbahaya jika Sobat Akasaka sedang menyusuri jalan di pendakian yang membutuhkan konsentrasi tinggi serta stamina bugar. Sobat Akasaka mungkin saja kehilangan arah atau bergerak terlalu jauh dari arah pendakian resmi.

Hal ini juga bisa membahayakan orang di sekitar. Pasalnya, biasanya pendakian dilakukan dalam sebuah kelompok kecil, sehingga kondisi yang dialami oleh seorang anggota tim akan berpengaruh pada tim secara keseluruhan.

Memberikan efek hangat yang semu

Hindari alkohol saat di gunung - primer.com.ph

 

Semakin tinggi sebuah tempat dari permukaan tanah, maka panas yang diterimanya juga akan semakin berkurang.

Hal ini menyebabkan suhu di jalur pendakian cenderung semakin rendah, dan beranjak semakin dingin hingga ke puncaknya.

Dengan alasan ini, banyak pendaki yang mengamini bahwa mengonsumsi alkohol dapat membantu mereka melawan hawa dingin. Namun sesungguhnya, efek hangat yang dirasakan adalah semu, bahkan pada akhirnya bisa berakibat fatal.

Menurut penelitian, alkohol yang dikonsumsi akan menghambat proses alami yang terjadi di dalam tubuh; tubuh memiliki mekanisme sendiri untuk beradaptasi dengan lingkungan, sehingga mampu menjaga suhu tubuh ketika cuaca dingin.

Dengan meminum alkohol, pembuluh darah akan melebar dan membuat darah bergerak permukaan kulit, khususnya jari kaki dan tangan.

Di sinilah letak bahayanya; pasca mengalami kenaikan suhu tubuh secara drastis, tubuh akan kembali ke mekanisme sebelumnya namun dalam proses yang lambat. Hal ini memungkinkan Sobat Akasaka berpotensi mengalami Hipotermia atau kedinginan ekstrem yang bisa menyebabkan kematian.

Sebagai alternatif menghangatkan tubuh, Sobat Akasaka bisa mencoba mengonsumsi jenis minuman lain, seperti wedang jahe, teh, atau kopi. Badan akan tetap hangat dengan cara yang aman, bukan?

Jadi, sebelum Sobat Akasaka memutuskan untuk menikmati alam terbuka dengan mendaki gunung, siapkan fisik yang prima dan mental yang tangguh. Jangan lupa membawa atau mengenakan benda-benda pendukung. Salah satunya yaitu sandal gunung yang memang dirancang sedemikian rupa untuk menjelajahi alam terbuka. Sebagai rekomendasi, pakailah sandal gunung Akasaka; terbuat dari bahan polyester yang berkualitas tinggi serta dilapisi karet-alam (natural rubber) terbaik, nyaman dipakai dalam petualangan Sobat.

 

Yuk, hindari alkohol saat di gunung. Pun jika ada anggota tim yang mengonsumsi minuman keras saat mendaki, janganlah terpengaruh. Justru paparkan dampak negatif alkohol padanya.




Komentar Artikel "Inilah Alasan Mengapa Harus Hindari Alkohol Saat di Gunung"