Cara Membuat Bivak dengan Memanfaatkan Alam - OFFICIAL AKASAKA ONLINE STORE

Cara Membuat Bivak dengan Memanfaatkan Alam

1 bulan yang lalu      TIPS & TRICKS

Membuat bivak dari bahan-bahan alami adalah salah satu survival tips terpenting untuk dikuasai. Sobat Akasaka bisa memanfaatkannya untuk berlindung saat tersesat atau berada dalam keadaan darurat di hutan. Akan tetapi, bivak sederhana ini juga bagus untuk berburu, penjelajahan hutan amatir, atau kegiatan lain yang hanya mengharuskan tempat bernaung ringkas.

 

Jika Sobat Akasaka berada di hutan, ada banyak bahan alami yang bisa dimanfaatkan untuk membuat beragam bentuk bivak. Berikut beberapa jenis serta kelebihan dan kekurangannya.

 

  1. Bivak rangka A

Bivak rangka a - Cara Membuat Bivak dengan Memanfaatkan Alam - phinemo.com

 

Bivak model ini sangat sederhana dan hanya memerlukan satu dahan panjang sebagai dasar, dengan dahan-dahan lebih kecil sebagai “penutup”. Sobat harus menemukan dahan panjang yang cukup tebal dan lebih panjang dibandingkan tinggi tubuh sendiri. Sandarkan salah satu ujungnya pada tunggul kayu mati sebagai rangka dasar. Temukan dahan-dahan yang lebih kecil dan sandarkan di setiap sisi dahan panjang hingga membentuk “atap”.

 

Bivak ini cukup cepat dibuat dan praktis. Sobat bahkan tidak perlu mengikat dahan-dahannya jika memang tidak ada pengikatnya. Akan tetapi, bivak ini hanya cukup untuk satu orang, dan kurang hangat karena tidak bisa memerangkap panas dari api unggun secara efektif.

 

  1. Bivak model teepee

Bivak model teepee - Cara Membuat Bivak dengan Memanfaatkan Alam - woodstockgear.wordpress.com

 

Bivak mdoel teepee (rumah kerucut ala suku Indian) bisa dibuat dengan ukuran lebih besar, tetapi itu berarti Sobat harus menemukan dahan-dahan yang cukup panjang dan kokoh. Caranya, temukan atau patahkan beberapa dahan panjang yang kaku sebagai rangka dasar. Susun mereka sehingga berbentuk mirip kerucut, lalu ikat ujung bagian atasnya dengan tali. Jika tidak ada tali, sandarkan batang-batang tersebut di sebatang pohon besar.

 

Setelah rangka jadi, tambahkan terus dahan panjang hingga seluruh bagian bivak tertutup. Sobat bisa menambahkan dahan-dahan berdaun lebat untuk menutupi sela-selanya. Jangan lupa mengibas-ngibaskan dahan yang berdaun sebelum menutupi bivak untuk menjatuhkan ular atau serangga yang mungkin bersembunyi. Bivak ini besar dan cukup tertutup, tetapi mudah runtuh jika tidak diikat dan ada angin keras.

 

  1. Bivak setengah terbuka

bivak setengah terbuka - Cara Membuat Bivak dengan Memanfaatkan Alam - woodstockgear.wordpress.com

 

Bivak ini bentuknya mirip separuh atap, dengan bagian depan yang terbuka. Sobat Akasaka bisa membangunnya di antara dua pohon yang berjarak sekitar dua hingga tiga meter. Caranya, temukan sebatang dahan agak tebal yang panjangnya sedikit melebihi jarak antara kedua pohon. Ikat secara vertikal di antara kedua pohon tersebut. Sandarkan dahan-dahan di salah satu sisinya hingga rapat, sehingga membentuk separuh atap.

 

Bivak ini cocok untuk tempat berteduh sementara, tetapi cocok untuk malam yang cukup dingin. Jika Sobat membuat api unggun di depannya, panas dari api akan memantul di “dinding” bivak, sehingga terasa lebih hangat. Sobat bisa menambah dahan di bagian samping bivak untuk berlindung dari angin.

 

Tips Membangun Bivak

Ada beberapa tips yang harus diikuti agar bivak Sobat memberi perlindungan cukup baik, yaitu:

 

  • Pastikan sudutnya minimal 45 derajat

Jika Sobat Akasaka ingin berlindung dari hujan, bentuk menyudut ini akan mengalirkan sebagian besar air secara maksimal, sehingga tidak menumpuk.

 

  • Buat struktur dasarnya kuat

Tidak peduli sekuat apapun bivak tersebut, rangka dasar yang lemah akan membuatnya percuma. Gunakan tali atau sulur tanaman untuk mengikat dan mengamankannya jika memungkinkan.

 

  • Lihat keadaan sekitar sebelum membangun

Saat hendak membangun bivak, pastikan Sobat Akasaka tidak berada di dekat bangkai hewan, kotoran, atau area lembah yang rawan longsor. Hindari juga membuat bivak terlalu dekat dengan sungai, karena area seperti ini biasanya banyak didatangi hewan liar.

 

Dengan survival tips ini, Sobat Akasaka bisa tenang walau harus mencari tempat bernaung sementara di alam bebas!




Komentar Artikel "Cara Membuat Bivak dengan Memanfaatkan Alam"