HATI-HATI! INI 5 CARA BUANG AIR SAAT MENDAKI YANG TIDAK BOLEH DIABAIKAN

Mendaki Gunung

Ketinggian, jarak dan kesulitan medan adalah faktor utama dalam menentukan lamanya pendakian. Bagaimana pun itu, persiapan matang harus dilakukan. Namun sebagai manusia, aspek etika dan kesehatan juga tidak bisa diabaikan begitu saja. Termasuk pula dalam hal ini adalah kebutuhan buang air saat mendaki yang tidak bisa dilakukan secara sembarangan.

5 Tips dan Aturan Buang Air Saat Mendaki yang Seharusnya Dipatuhi

Metabolisme dan percernaan membutuhkan sirkulasi yang sehat supaya dapat menunjang aktivitas tubuh secara maksimal. Untuk aktivitas mendaki gunung yang memang sangat membutuhkan banyak energi, tentu saja hal ini lebih dituntut lagi.

Nah, terkait dengan kebutuhan buang air saat mendaki, apa saja sih yang perlu diperhatikan? Simak 5 tips pentingnya berikut ini.

Persiapkan Benda-Benda Pendukung

Tisu Basah

Setidaknya ada empat benda yang harus dipersiapkan yaitu; tisu basah, kain khusus, cairan pembersih tangan, dan alat gali. Selain mampu menjaga kebersihan organ genital, ini adalah cara sederhana merawat alam serta tidak mengundang hewan tertentu untuk mendekat. Sementara itu, kedalaman ideal adalah 10-15 cm agar dapat terurai dengan baik.

Khusus pendaki wanita, jika memiliki persiapan lebih sebelum berangkat, disarankan untuk membeli alat bantu kencing berdiri berbentuk corong bernama FUD. Hal ini dapat mempermudah buang air di tempat yang tidak memungkinkan.

Bijak Memilih Tempat

Bijak Memilih Tempat

Selain menghindari medan berbahaya, cara buang air besar saat mendaki gunung juga harus memperhitungkan lokasi yang tepat. Setidaknya ada tiga pertimbangan mengenai pemilihan tempat, yakni;

  • Pertama, jangan terlalu dekat dengan jalur pendakian. Hal ini akan sangat mengganggu pendaki lain, karena sering dilewati dan merupakan jalan utama.
  • Kedua, jauhi area berkemah. Ini akan sangat berpotensi terinjak, karena menjadi tempat lalu lalang para pendaki. Kalau dirasa keamanan kurang terjaga, apalagi ketika malam hari, lebih baik mengajak teman. Selain itu, cara ini dapat menjaga komunikasi antar sesama grup tentang keberadaan.
  • Ketiga, dekat sumber air tidak direkomendasikan. Tempat ini kelihatannya ideal dijadikan titik buang hajat, tapi justru akan mencemari. Merepotkan juga bukan, mengingat kebutuhan sumber daya alam satu ini sangat dibutuhkan.

Cari Lokasi Aman dan Nyaman

Lokasi Yang Aman Dan Nyaman

Medan sesuai untuk buang air di gunung adalah tanah lunak dan permukaan yang tidak miring. Selain itu, terdapat pepohonan atau semak guna menjaga privasi serta menyerap kotoran lebih cepat. Namun, perlu dipastikan terlebih dahulu keamanannya dari ancaman binatang buas serta tumbuhan berduri.

Lantas, bagaimana kalau tempatnya tidak cukup tertutup? Memanfaatkan matras sebagai bilik dadakan adalah ide bagus untuk mengatasi waktu darurat ini. Mempertimbangkan privasi dan faktor lingkungan bagaimana pun juga adalah hal yang penting dari tata cara buang air saat mendaki gunung.

Perkirakan Arah Datangnya Angin

Perkirakan Arah Datangnya Angin

Cara buang air kecil saat mendaki gunung selanjutnya adalah dengan memperhitungkan arah angin. Melawan arah angin tentu saja sangat tidak disarankan karena dapat saja mengakibatkan urine menjadi tersebar ke arah diri sendiri.

Intensitas angin di gunung memang lebih banyak dibanding daratan. Karena itu, penting memperkirakan arah datangnya agar proses buang air lebih nyaman. Sebagai solusi, berjongkok membelakanginya juga dapat mengalirkan urine dengan baik dari organ genital.

Manfaatkan Toilet Darurat

Manfaatkan Toilet Darurat 

Kebijakan tentang toilet di setiap gunung pendakian berbeda-beda. Namun, lazimnya terdapat di setiap pos. Nah, ketika sampai di sana, manfaatkan sebaik mungkin atau dalam kata lain, jangan menahan buang air.

Sebagai tips tambahan, Sobat Akasaka bisa memasukkan semua perlengkapan untuk buang air saat mendaki pada kantong ransel yang mudah dijangkau.

Seperti pada tas gunung Akasaka satu ini, Sobat bisa menempatkan perlengkapan itu pada bagian atas atau kantong bagian depan carrier yang sangat simple dan efektif untuk dipergunakan dalam kondisi darurat.

Nah, bagaimana sekarang, Tidak sulit bukan cara buang air di gunung?

Baca Ini Juga Yuk!

5 TIPS MENDAKI GUNUNG SAAT HAID AGAR NYAMAN DAN AMAN
5 TIPS MENDAKI GUNUNG SAAT HAID AGAR NYAMAN DAN AMAN
Mendaki saat haid merupakan tantangan tersendiri bagi perempuan. Pasalnya, kondisi fisik perempuan yang sedang menstruasi cenderung mudah letih. Selain itu, sebagian orang percaya, perempuan tidak ...
Read More
BEGINI CARA MEMASAK NASI SAAT KEMAH YANG BENAR
BEGINI CARA MEMASAK NASI SAAT KEMAH YANG BENAR
Apakah Sobat Akasaka berencana kemah di akhir pekan ini? Jangan lupa, pelajari cara memasak nasi saat kemah. Nasi merupakan makanan pokok masyarakat Indonesia yang mampu mengenyangkan secara cepat....
Read More
5 TIPS MUDAH AGAR TERHINDAR DARI DEHIDRASI SAAT MENDAKI
5 TIPS MUDAH AGAR TERHINDAR DARI DEHIDRASI SAAT MENDAKI
Apakah Sobat Akasaka pernah kehilangan konsentrasi saat mendaki? Hati-hati; hilang konsentrasi merupakan salah satu tanda dehidrasi. Dampak yang lebih berbahaya, dehidrasi menyebabkan cepat lelah d...
Read More

Leave a comment

All comments are moderated before being published