Tips Memilih Makanan di Hutan

Menjelajahi alam adalah adalah kegiatan yang menyenangkan. Namun, melakukan hal tersebut harus disertai dengan informasi dan pengalaman yang tepat sehingga perjalanan lancar dan selamat sampai di tujuan. Nah, apabila dalam perjalanan ada yang kejadian yang tidak diinginkan, misalnya tersesat di tengah hutan, apa yang harus dilakukan?

Hal pertama yang harus diperhatikan adalah mencari tempat berlindung. Selanjutnya, menemukan stok makanan untuk bertahan hidup hingga regu penolong datang. Untuk itu, berikut adalah beberapa tips yang bisa dilakukan ketika memilih makanan di hutan.

 

Pilihlah jenis tumbuhan yang dimakan oleh kera atau monyet


Makanan - thesprue.com

 

Tumbuhan atau tanaman yang dimakan kera atau monyet biasanya aman juga untuk perut manusia. Hal ini disebabkan oleh sistem pencernaan kera atau monyet tidak jauh berbeda dengan manusia. Untuk itu, cobalah jeli melihat sekeliling untuk menemukan tumbuhan yang menjadi favorit para satwa ini, misalnya pisang atau kacang.

 

Memilih makanan yang biasa dikonsumsi


Makanan - beta.lapaktani.id

 

Ada banyak tumbuhan di hutan yang sebenarnya biasa dikonsumsi sehari-hari. Tanaman-tanaman ini bisa menjadi penyelamat ketika Anda sedang berada dalam kondisi tersesat dan jumlah logistik semakin berkurang.

Beberapa di antaranya adalah buah-buahan seperti pisang atau daun-daunan seperti pakis. Ada pula batang tanaman yang bisa dikonsumsi, seperti bambu atau rotan. Selain itu, Sobat Akasaka juga bisa mengonsumsi umbi tanaman, seperti ubi atau talas.

 

Hindari tumbuhan berbau dan bergetah


Makanan - rssing.com

 

Kriteria lain makanan yang boleh dikonsumsi adalah tidak mengandung bau yang tidak sedap. Biasanya, jenis tumbuhan ini tidak bagus untuk pencernaan dan dapat menimbulkan sakit atau keracunan. Selain itu, tanaman yang bergetah juga sebaiknya tidak dikonsumsi demi kenyamanan perut Anda.

 

Lakukan pengujian bahan makanan


Makanan - autoimunecare.com

 

Setelah menemukan jenis makanan yang kira-kira bisa dikonsumsi, sebelumnya lakukan pengujian bahan makanan. Sobat Akasaka bisa mengoleskan bahan makanan tersebut pada tangan, muka, bibir, dan lidah. Lalu, tunggulah hingga 5-10 menit kemudian.

Jika tidak merasakan hal yang aneh seperti rasa gatal, panas, pusing, iritasi, mual, dan adanya bercak, makanan tersebut bisa dikonsumsi. Sebaliknya, jika makanan membuat Anda merasakan salah satu dari efek tersebut, lebih baik mencari alternatif bahan makanan lainnya.

 

Carilah makanan yang mengandung air


Makanan - waktuku.com

 

Di tengah hutan, air merupakan salah satu bahan yang susah-susah gampang untuk didapatkan. Apabila jika persediaan air yang dibawa habis atau menipis, saatnya menemukan sumber air untuk mencegah dehidrasi. Sobat Akasaka juga dapat mencegah dehidrasi dengan makan jenis makanan yang mengandung banyak air, seperti belimbing.

Sumber air darurat lainnya bisa didapatkan dengan membungkus batang yang memiliki sejumlah daun dengan kantong plastik. Setelah beberapa jam, daun-daun tersebut akan berkeringat dan air tersebut bisa diminum untuk meredakan haus.

 

Cari ikan atau binatang air


 Makanan - i2.wp.com

 

Jika Anda berhasil menemukan sumber air, cobalah untuk mencari hewan seperti ikan yang bisa dimakan. Ada pula jenis lain seperti udang, belut, kodok, dan sebagainya. Untuk mendapatkannya, Sobat Akasaka bisa menggunakan alat yang sederhana, seperti jaring dari kain.

Nah, jika menemukan bahan makanan di hutan, usahakan untuk selalu memasaknya terlebih dahulu. Memanaskan sesuatu dengan api mendidih selama beberapa menit akan membuat parasit dan bakteri mati. Ini akan mengurangi risiko negatif yang harus ditanggung.

Demikian beberapa tips penting untuk mencari makanan ketika tersesat di tengah hutan. Semoga bermanfaat.

Leave a comment

All comments are moderated before being published