Tips Membuat SOS Saat Tersesat di Hutan

Sobat Akasaka yang pernah menjelajah alam atau menyusuri hutan pasti mengetahui risiko yang akan dihadapi selama menempuh rute tak berpenghuni tersebut. Oleh karena itu, jika tidak dipandu oleh orang-orang berpengalaman, kerimbunan hutan bisa menyebabkan terjadinya risiko berupa tersesat di hutan.

Nah, selain mencari makanan dan tempat berlindung, hal lain yang sebaiknya mulai dipikirkan adalah bagaimana cara mencari bantuan di hutan. Prosedur pertama yang bisa dilakukan adalah mengirimkan tanda SOS, yaitu kode keadaan darurat. Nah, apa saja tanda SOS yang bisa dibuat supaya regu penolong segera datang?

 

Buatlah api atau asap yang tebal


Bantuan di hutan - superadventure.co.id

 

Salah satu cara yang paling mudah untuk menunjukkan bahwa ada seseorang yang membutuhkan pertolongan adalah dengan membuat api atau asap yang tebal. Dengan cara ini, orang-orang yang berada di tempat jauh dapat melihat sinyal bahaya tersebut.

Untuk membuat asap yang tebal, benda yang harus digunakan adalah dahan, rumput, atau daun-daunan yang lembap. Kelembapan ini akan menimbulkan asap, bukan api yang cepat padam. Akan lebih baik jika Sobat Akasaka berada di lokasi yang tinggi atau terbuka sehingga mudah terlihat.

 

Gunakan cermin pada siang hari


Bantuan di hutan - pinterest.com

 

Salah satu cara untuk menyampaikan tanda darurat adalah menggunakan cermin. Jika cermin tidak tersedia, gunakan sabuk yang mengkilat, kaleng soda, atau benda-benda lain yang bereaksi terhadap pantulan cahaya. Pantulkanlah benda tersebut ke arah matahari dan pesawat penyelamat.

Sinyal SOS ini sangat efektif diterapkan pada siang hari karena mengandalkan energi cahaya dari matahari. Supaya lebih efektif, carilah spot langit yang bersih.

 

Gunakan sumber cahaya lain


Bantuan di hutan - fenixlighting.com

 

Cara lain yang bisa dilakukan untuk membuat sinyal SOS adalah dengan memanfaatkan sumber cahaya yang dimiliki, misalnya menggunakan lampu senter. Caranya adalah dengan menyalakan dan mematikan lampu senter sebanyak 60 kali dalam 1 menit. Kode ini akan menjadi sebuah pertanda penting bagi regu penolong yang sedang mencari Anda.

 

Salam dua jari


Bantuan di hutan - authorlegacyresource.com

 

Salah satu cara untuk SOS yang bisa Anda lakukan untuk mendapatkan bantuan di hutan adalah dengan menggunakan jari-jari Anda. Apabila ada pesawat yang kebetulan lewat, gunakan salah satu tangan untuk membuat tanda tersebut. Tempatkan pesawat yang lewat sehingga tampak dari sela-sela jari yang mengacung. Kemudian, gunakan pemantul kaca untuk memantulkan cahaya.

 

Mengibarkan kain


Bantuan di hutan - gawler.org

 

Cara sederhana lain untuk membuat sinyal SOS adalah dengan mengibarkan sehelai kain. Untuk melakukan hal ini, pastikan Sobat Akasaka berada di tempat yang mudah dilihat seperti di tanah lapang. Namun, kain ini juga bisa diikat pada batang pohon yang tinggi. Untuk itu, pastikan warnanya tidak senada dengan warna pohon.

 

Membunyikan peluit


Bantuan di hutan - jakartanotebook.com

 

Selain berteriak, Sobat Akasaka juga bisa melakukan cara lain yaitu membunyikan peluit. Sinyal suara dari peluit biasanya bisa terdengar hingga 1,6 km. Supaya regu penolong segera menemukan Anda, gunakan sandi morse ketika meniup peluit.

Caranya adalah dengan meniup tiga bunyi pendek, tiga bunyi panjang, dan ditutup dengan tiga bunyi pendek. Metode ini merupakan kesepakatan bersama yang telah diakui secara internasional, dan digunakan khusus untuk situasi darurat.

Beberapa cara inilah yang dapat digunakan untuk mengirimkan sinyal SOS kepada orang lain dan mendapatkan bantuan di hutan. Jika tidak memiliki media untuk mengirimkan sinyal tersebut. cobalah untuk kreatif dan manfaatkan apa pun yang ada di sekitar.

Leave a comment

All comments are moderated before being published