INI DIA 5 TIPS SEDERHANA MENGHINDARI HIPOTERMIA DI GUNUNG

Untuk mencapai sesuatu, selalu ada risiko yang melengkapi. Pun demikian dengan kegiatan pendakian gunung. Salah satu risiko yang ada di gunung adalah potensi hipotermia, yakni kondisi ketika tubuh mengalami kesulitan dalam mengatur keseimbangan suhu akibat tekanan udara dingin di sekitarnya. Jangan salah, hipotermia di gunung termasuk hal yang berbahaya lho, Sobat Akasaka.

Nah, oleh sebab itu, penting bagi Sobat Akasaka untuk mengetahui tips mendaki yang tepat sehingga meminimalisir risiko terserang hipotermia. Apa saja tips dan caranya? Berikut ulasan lengkapnya.

Tips Mudah dan Sederhana Supaya Terhindar Dari Risiko Hipotermia di Gunung

Risiko dalam pendakian gunung adalah sesuatu yang lumrah, termasuk pula risiko hipotermia. Meskipun dapat berakibat fatal, hipotermia sebenarnya dapat ditanggulangi dengan penanganan yang tepat. Dan yang lebih penting daripada hal itu adalah, bahwasanya hipotermia juga dapat dihindari dengan melakukan beberapa tips sederhana dalam pendakian.

Lantas, apa sajakah kira-kira langkah yang dapat diambil untuk menghindari hipotermia pada saat mendaki gunung? Berikut tips lengkapnya untuk Sobat Akasaka.

 

Menyiapkan Jas Hujan

Tips mendaki untuk menghindari hipotermia yang pertama adalah dengan tidak meremehkan cuaca, terutama saat hujan turun. Tidak hanya membuat tubuh jadi merasa lebih dingin, hujan yang membuat badan basah pun dapat memicu risiko hipotermia yang lebih serius.

Sebagai antisipasinya, selalu bawa jas hujan dan meletakkannya di tempat yang mudah dijangkau. Sobat Akasaka dapat memilih jenis ponco atau pun rain coat, tergantung dari kenyamanan. Pastikan pula untuk menggunakan jas hujan dengan cukup gesit sebelum air hujan mengguyur tubuh.

Menutup Tubuh dari Ujung Kaki ke Ujung Kepala

Tidak hanya punggung dan bagian depan yang perlu dihangatkan, tetapi seluruh bagian tubuh dari ujung kaki hingga ujung kepala. Gunakan topi kupluk semacam beanie hat, syal, sarung tangan, hingga kaus kaki untuk membuat semua anggota tubuh terlindung dari paparan hawa dingin.

Pilih bahan-bahan untuk barang-barang tersebut yang tebal dan memiliki kualitas baik. Sebisa mungkin, pastikan tidak ada bagian tubuh yang terkespos kecuali wajah.

Membawa Pakaian Cadangan

Hipotermia adalah potensi risiko yang mematikan jika tidak ditangani dengan cepat. Baju yang basah kuyup karena kehujanan misalnya, adalah salah satu faktor yang mempercepat risiko hipotermia menjadi lebih tinggi. Dan penanganannya tentu saja adalah dengan mengganti pakaian dengan yang kering dan lebih hangat.

Baik karena hujan mau pun keringat, jangan menunda lebih lama untuk mengganti pakaian yang basah. Tak lupa, keringkan dulu tubuh sebelum kembali mengenakan pakaian pengganti.

Menyediakan Bekal Makanan dan Minuman yang Cukup

Makanan dapat membantu menjaga tubuh lebih hangat. Tentu akan lebih baik bila Sobat Akasaka memilih jenis makanan yang memang secara natural membuat badan lebih hangat seperti jahe, umbi, nasi merah, pisang, oatmeal, dan bawang putih.

Selain itu, minum dengan rutin juga perlu dilakukan untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi dengan baik. Asupan makanan yang baik, diimbangi pula dengan konsumsi cairan yang mencukupi paling tidak akan mampu membuat tubuh lebih kuat menahan hawa dingin penyebab hipotermia gunung.

Membawa Jaket Tebal

Akasaka Jaket

Suhu antara gunung yang satu dan lainnya boleh jadi berbeda. Namun, Sobat Akasaka juga tentu memahami bahwa secara keseluruhan, suhu di gunung jauh lebih rendah dibandingkan suhu di dataran lainnya.

Karena itu, bawalah jaket tebal dan kenakan di saat yang dibutuhkan agar membuat badan tetap hangat, terutama di malam hari dan ketika hujan. Jaket dengan bahan wool atau yang memiliki polar di bagian dalamnya, mungkin dapat dipertimbangkan untuk kondisi seperti ini.

Istimewanya, Akasaka juga memiliki jaket yang sangat ideal untuk digunakan saat mendaki gunung. Jaket satu ini sangat nyaman dikenakan saat bersantai di tenda, atau pun saat istirahat pada malam hari.

Terbuat dari material terbaik, desain yang oke punya, hangat serta nyaman membuat jaket ini banyak difavoritkan. Nah, Sobat Akasaka tinggal mengklik disini untuk melihat detail jaket gunung Akasaka yang istimewa dan bisa menjadi teman menghadapi risiko hipotermia di gunung.

Silahkan langsung diorder, ya!

Baca Ini Juga Yuk!

7 HAL PENTING YANG HARUS DILAKUKAN OLEH PARA PENDAKI GUNUNG PEMULA
7 HAL PENTING YANG HARUS DILAKUKAN OLEH PARA PENDAKI GUNUNG PEMULA
Mengibaratkan aktivitas pendakian gunung dengan keberangkatan ke medan perang, mungkin terdengar berlebihan. Namun, pada kenyataannya, kedua hal ini memiliki banyak kesamaan. Keduanya harus dilakuk...
Read More
5 TIPS MEMILIH BAHAN PAKAIAN UNTUK WANITA HIJAB SAAT MENDAKI
5 TIPS MEMILIH BAHAN PAKAIAN UNTUK WANITA HIJAB SAAT MENDAKI
Sobat Akasaka belum menemukan pakaian yang cocok untuk wanita hijab saat mendaki? Terapkan tips berikut ini, yuk. Wanita berhijab perlu menyiapkan banyak hal sebelum mendaki, salah satunya pakaian....
Read More
5 TIPS MENDAKI GUNUNG SAAT HAID AGAR NYAMAN DAN AMAN
5 TIPS MENDAKI GUNUNG SAAT HAID AGAR NYAMAN DAN AMAN
Mendaki saat haid merupakan tantangan tersendiri bagi perempuan. Pasalnya, kondisi fisik perempuan yang sedang menstruasi cenderung mudah letih. Selain itu, sebagian orang percaya, perempuan tidak ...
Read More

Leave a comment

All comments are moderated before being published