TIPS AGAR TIDAK TERKENA HIPOTERMIA DI GUNUNG

Untuk mencapai sesuatu, selalu ada risiko yang melengkapi. Pun demikian dengan kegiatan pendakian gunung. Demi mencapai keindahan dan kepuasan kala berada di puncak ketinggian, berbagai risiko juga ikut membayangi.

Salah satunya adalah hipotermia, yakni kondisi ketika tubuh mengalami kesulitan dalam mengatur keseimbangan suhu akibat tekanan udara dingin di sekitarnya. Tidak main-main, hipotermia sangat berpeluang untuk membuat penderitanya meninggal.

Oleh karena itu, penting bagi Sobat Akasaka untuk mengetahui tips mendaki yang tepat sehingga meminmalisasi risiko terserang hipotermia seperti berikut ini. Walau terdengar cukup mengkhawatirkan, hipotermia dapat dicegah dari hal-hal sederhana ini, kok!

Tips Agar Tidak Terkena Hipotermia Di Gunung

Membawa Jaket Tebal

Suhu antara gunung yang satu dan lainnya boleh jadi berbeda. Namun, Sobat Akasaka juga tentu memahami bahwa secara keseluruhan, suhu di gunung jauh lebih rendah dibandingkan suhu di dataran lainnya.

Karena itu, bawalah jaket tebal dan kenakannya di saat yang dibutuhkan agar membuat badan tetap hangat terutama di malam hari dan ketika hujan. Jaket dengan bahan wool atau yang memiliki polar di bagian dalamnya adalah pilihan yang paling bijak.

Menggunakan Jaket Gunung

Menutup Tubuh dari Ujung Kaki ke Ujung Kepala

Tidak hanya punggung dan bagian depan yang perlu dihangatkan, tetapi seluruh bagian tubuh dari ujung kaki hingga ujung kepala. Gunakan topi kupluk semacam beanie hat, syal, sarung tangan, hingga kaus kaki.

Pilih bahan-bahan untuk barang-barang tersebut yang tebal dan memiliki kualitas apik. Sebisa mungkin, pastikan tidak ada bagian tubuh yang terkespos kecuali wajah.

Menyiapkan Jas Hujan

Tips mendaki untuk menghindari hipotermia berikutnya: Jangan sekali-kali meremehkan saat hujan turun. Tidak hanya membuat tubuh jadi merasa lebih dingin, hujan yang membuat basah badan pun memicu risiko hipotermia yang lebih tinggi.

Sebagai antisipasinya, selalu bawa jas hujan dan meletakkannya di tempat yang mudah dijangkau. Sobat Akasaka boleh memilih jenis ponco atau setelan atas dan bawah, tergantung dari kenyamanan. Pastikan saja bahwa menggunakan layer tambahan ini dengan cukup gesit sebelum tetesan air hujan mengguyur tubuh.

Membawa Pakaian Cadangan

Baju yang basah bukan hal yang baik untuk para pendaki. Bukan soal nyaman atau tidak nyaman, melainkan serangan  hipotermia yang lebih besar yang menjadi alasannya.

Baik karena hujan maupun keringat, jangan menunda lebih lama untuk mengganti pakaian yang basah. Tak lupa, keringkan dulu tubuh sebelum kembali mengenakan pakaian pengganti.

Menyediakan Bekal Makanan dan Minuman yang Cukup

Makanan dapat membantu menjaga tubuh lebih hangat. Tentu akan lebih baik bila Sobat Akasaka memilih jenis makanan yang memang secara natural membuat badan lebih hangat seperti jahe, umbi, nasi merah, pisang, oatmeal, dan bawang putih.

Selain itu, minum dengan rutin juga perlu dilakukan untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi dengan baik. Pasalnya, aklitimasi kerap kali disertai dengan hilangnya cairan tubuh.

Selain lima hal di atas, tips mendaki agar terhindar dari hipotermia lainnya adalah dengan membuat tubuh tetap aktif bergerak. Selagi beristirahat meski sebentar saja, jangan sampai Sobat Aksaka jadi hanya bergeming. Lakukan gerakan-gerakan kecil untuk membuat tubuh tetap hangat.

Baca Ini Juga Yuk!

5 TIPS AGAR TERHINDAR DARI DEHIDRASI SAAT MENDAKI
5 TIPS AGAR TERHINDAR DARI DEHIDRASI SAAT MENDAKI
Apakah Sobat Akasaka pernah kehilangan konsentrasi saat mendaki? Hati-hati; hilang konsentrasi merupakan salah satu tanda dehidrasi. Dampak yang lebih berbahaya, dehidrasi menyebabkan cepat lelah d...
Read More
TEKNIK WALL CLIMBING DASAR UNTUK PEMULA
TEKNIK WALL CLIMBING DASAR UNTUK PEMULA
Wall climbing alias panjat tebing tergolong salah satu olahraga ekstrem yang digemari banyak pencinta alam. Tak sekadar indoor climbing, banyak pemanjat yang juga tertarik untuk menggapai puncak-pu...
Read More
6 TIPS AMAN MENDAKI GUNUNG UNTUK WANITA
6 TIPS AMAN MENDAKI GUNUNG UNTUK WANITA
Mendaki untuk wanita itu gampang-gampang susah. Simak tips berikut agar pendakianmu tetap aman. Mendaki adalah aktivitas yang tak hanya digemari laki-laki, tapi juga kaum hawa. Berbeda dengan trave...
Read More

Leave a comment

All comments are moderated before being published