TIDAK BISA SEMBARANGAN, BERIKUT INI ETIKA YANG PERLU DIKETAHUI SAAT SUSUR GUA

Susur Goa

Memiliki kesempatan untuk masuk ke dalam gua dan menyaksikan keindahan yang ada di dalam perut bumi tentunya merupakan pengalaman yang luar biasa. Di sana, sobat dapat melihat berbagai macam jenis batuan seperti stalagtit dan stalagmit yang menancap di lantai maupun bergelantungan indah di atap gua. Ada pula berbagai flora dan fauna yang sangat jarang ditemui di di dunia luar.

Selain dapat menikmati keindahan bawah tanah, dengan melakukan susur gua, sobat juga dapat mempelajari hal-hal menarik tentang gua dan kehidupan di dalamnya.

Ekstrem tapi Diminati Banyak Orang

Susur Goa Kegiatan Ekstrem

Meski sangat menyenangkan, namun susur gua termasuk dalam jenis olahraga ekstrem yang mengundang bahaya jika tidak dilakukan dengan hati-hati. Beberapa peralatan penyusuran seperti helm, senter, tali, sepatu, dan seragam khusus harus selalu diperhatikan demi keamanan. Bukan hanya oleh penyusur pemula, namun juga para profesional.

Olahraga susur gua semakin menarik minat masyarakat, terutama para pencinta alam. Bahkan, ada banyak gua yang dibuka untuk masyarakat umum sebagai destinasi wisata. Meskipun bukan seorang professional caver, tiap orang kini dapat merasakan pengalaman berjalan-jalan di dalam gua dan menikmati keindahannya.

Tidak Hanya Dinikmati tetapi Juga Harus Dijaga

Menjaga Kondisi Goa Ketika Susur Goa

Jika diperhatikan, banyak pengunjung yang masih awam terhadap pengetahuan tentang gua. Tidak sedikit dari mereka belum memiliki kesadaran akan pentingnya menjaga kelestarian ekosistem dalam gua yang rentan terhadap gangguan dari luar. Padahal, perbedaan suhu, cahaya, dan benda asing seperti sampah plastik, makanan, maupun botol minum dapat dengan mudah menghancurkan sistem kehidupan biota di dalam sana.

Oleh sebab itu, wajib kiranya para penggiat olahraga susur gua, peneliti, maupun para wisatawan biasa untuk memahami dan mengamalkan etika penelusuran gua yang telah ditetapkan oleh SUI (Speleological Union of Ireland).

Etika yang Perlu Diketahui Saat Susur Gua

Etika Ketika Susur Goa
  • Jangan Mengambil Apapun Kecuali Gambar.
  • Jangan Meninggalkan Sesuatu Kecuali Jejak.
  • Jangan Membunuh Sesuatu Kecuali Waktu.

Setiap penelusur gua sepatutnya memahami bahwa setiap bentukan alam di dalam goa terbentuk dalam waktu hingga ribuan tahun. Sehingga, jangan sampai perilaku tidak bertanggung jawab merusak apa yang telah ada tersebut.

Jika seorang penulusur gua hendak melakukan penelitian, maka hendaknya dilakukan dengan hati-hati agar tidak mengganggu kehidupan yang ada di dalam gua.

Setiap penelusur harus memahami bahwa susur gua yang dilakukan dengan maksud untuk melakukan peneitian, olahraga, ataupun wisata, adalah bukan hal yang tepat untuk dipamerkan. Oleh sebab itu, sebaiknya aktivitas ini dilakukan dengan sewajarnya.

Para penelusur seharusnya tidak menyombongkan kemampuannya dan tidak memandang rendah penelusur lainnya. Di sisi lain, penulusur yang merasa belum siap dari segi mental, kesehatan, peralatan, maupun hal-hal teknis lainnya, sebaiknya tidak memaksakan diri untuk melakukan susur gua karena akan sangat berisiko.

Para penelusur juga harus dapat menghormati penelusur lain dengan cara:

  • Menggunakan peralatan susur gua sendiri dan tidak mengambil atau menggunakan peralatan rombongan lain tanpa sepengetahuan kelompok tersebut.
  • Tidak melakukan hal-hal yang dapat membahayakan penelusur lainnya. Misalnya, melempar batu atau benda lain ke dalam gua saat ada penelusur lain di dalamnya.
  • Menghormati penelusur lain dan juga penduduk di sekitar gua. Jangan merugikan rombongan lain dengan cara menghasut penduduk untuk tidak menerima penelusur lainnya.
  • Tidak mencuri penelitian penelusur lain apabila mengetahui penelitian tersebut belum dipublikasikan. Setiap penelusur hendaknya mencari informasi dan melakukan penelitian sendiri jika hendak menjadi seorang penemu.
  • Tidak menganggap bahwa penelusuran adalah usaha per individu sehingga melalaikan kerja tim.
  • Selalu memberikan dukungan dan tidak merendahkan penelusur lain.

Demikian tadi etika yang perlu diketahui saat susur gua. Sejatinya, panduan dibuat untuk kebaikan bersama, baik si penelusur itu sendiri, penelusur lain, maupun lingkungan.

Pelanggaran terhadap berbagai peraturan yang dibuat tentunya akan membahayakan dan berakibat buruk bagi semua pihak. Dengan kata lain, sobat akasaka boleh menikmati keindahan dalam gua sepuasnya, namun tidak diperkenankan merusaknya.

Baca Ini Juga Yuk!

5 PERALATAN MENDAKI GUNUNG YANG WAJIB DIBAWA UNTUK PENDAKI PEMULA
5 PERALATAN MENDAKI GUNUNG YANG WAJIB DIBAWA UNTUK PENDAKI PEMULA
Peralatan mendaki gunung adalah unsur paling penting untuk dipersiapkan dalam sebuah rencana pendakian gunung. Ada banyak ragam perlengkapan yang digunakan untuk aktivitas mountaineering. Namun di ...
Read More
7 HAL PENTING YANG HARUS DILAKUKAN OLEH PARA PENDAKI GUNUNG PEMULA
7 HAL PENTING YANG HARUS DILAKUKAN OLEH PARA PENDAKI GUNUNG PEMULA
Mengibaratkan aktivitas pendakian gunung dengan keberangkatan ke medan perang, mungkin terdengar berlebihan. Namun, pada kenyataannya, kedua hal ini memiliki banyak kesamaan. Keduanya harus dilakuk...
Read More
5 TIPS MEMILIH BAHAN PAKAIAN UNTUK WANITA HIJAB SAAT MENDAKI
5 TIPS MEMILIH BAHAN PAKAIAN UNTUK WANITA HIJAB SAAT MENDAKI
Sobat Akasaka belum menemukan pakaian yang cocok untuk wanita hijab saat mendaki? Terapkan tips berikut ini, yuk. Wanita berhijab perlu menyiapkan banyak hal sebelum mendaki, salah satunya pakaian....
Read More

Leave a comment

All comments are moderated before being published