MENDAKI ATAU NAIK GUNUNG SAAT PUASA RAMADHAN? MENGAPA TIDAK, INI TIPSNYA

naik gunung saat puasa

Tetap bertualang atau naik gunung ketika berpuasa Ramadhan sebenarnya sangat mungkin dilakukan jika kamu mengetahui tipsnya. Dengan tips yang tepat, kamu bukan saja dapat menjaga puasamu tetap lancar hingga waktu berbuka. Namun, acara mendaki gunung saat berpuasa yang kamu lakukan juga akan lancar, nyaman dan tetap asyik.

Lantas, apa saja tips yang bisa kamu terapkan jika tetap ingin mendaki gunung dalam suasana puasa Ramadhan?

Yuk, simak ulasannya berikut ini.

Tips Mendaki atau Naik Gunung Saat Puasa Ramadhan yang Efektif dan Mudah Diterapkan

naik gunung saat puasa

Bagi beberapa orang, puasa Ramadhan sama sekali bukan alasan untuk berhenti bertualang. Meskipun harus menahan diri dari lapar dan dahaga, penjelajahan dan menikmati keindahan semesta tetap tidak boleh ditinggalkan. Hanya saja untuk dapat melakukan hal ini dengan lancar tanpa mengganggu ibadahnya puasanya sendiri, tentu saja harus dipersiapkan dengan baik.

Mendaki gunung dalam kondisi berpuasa akan menjadi sebuah tantangan tersendiri untuk kamu lakukan. Rasa lelah dalam aktivitas berat akan membuat rasa lapar dan haus menjadi sahabat setiap saat. Dalam kondisi seperti ini, komitmen dan konsistensi untuk tetap menahan diri dari keinginan untuk makan dan minum menjadi lebih sulit untuk dilakukan.

Jika demikian, lalu muncul pertanyaan mengenai; bolehkan mendaki gunung saat puasa Ramadhan?

BACA JUGA:

naik gunung saat puasa

Nah, jawabannya kemudian menjadi relatif, Sobat Akasaka.

Jika mendaki gunung membuat puasamu terganggu dan kamu kemudian malah jadi tidak berpuasa, maka tentu saja hal itu tidak boleh. Apalagi tidak ada uzur atau sesuatu yang mengharuskan kamu untuk naik gunung saat puasa kecuali karena keinginanmu sendiri.

Namun tentu saja jawabannya bisa menjadi boleh mendaki gunung saat berpuasa jika; ibadah puasa Ramadhanmu tetap lancar, kesehatanmu terjaga, dan aktivitas itu sendiri tidak menyiksa dirimu dalam batas yang sudah tidak diperkenankan lagi.

Oleh sebab itulah pada diperbolehkannya melakukan aktivitas berat seperti mendaki gunung saat berpuasa ini, harus pula diikuti dengan tips atau kiat dalam menerapkannya supaya segala sesuatunya berjalan lancar dan nyaman.

Lalu, apa saja sih, tips tetap naik gunung ketika sedang berpuasa Ramadhan yang dengan mudah dapat kamu terapkan?

Berikut tipsnya;

Pilih Gunung dengan Medan Pendakian yang Tidak Terlalu Berat

naik gunung saat puasa

Hal pertama yang harus kamu lakukan ketika ingin tetap mendaki sewaktu berpuasa adalah dengan memilih destinasinya terlebih dahulu. Saran terbaik yang bisa kamu dapatkan terkait dengan tujuan mendaki saat berpuasa adalah gunung yang memiliki lintasan pendakian yang ringan dan tidak cukup teknis.

Mendaki gunung di medan yang berat sudah pasti akan membuat pendakianmu semakin sulit, dan pada ujung-ujungnya akan mengganggu aktivitas ibadah puasamu juga. Lintasan yang panjang atau medan tempuh yang sangat berisiko, sebaiknya kamu hindari dulu ketika berpuasa. Kamu dapat menyimpan rute dengan tipikal seperti ini setelah Ramadhan usai nantinya.

Oya, di Indonesia sendiri, apakah kamu sudah tahu mana saja gunung yang ideal untuk kamu daki pada saat berpuasa?

Jangan khawatir, Sobat Akasaka. Destinasi mendaki gunung seperti ini ada cukup banyak jumlahnya. Gunung Andong, Gunung Prau, Gunung Batu Jonggol, Puncak Sikunir dan lain sebagai, adalah pilihan yang bisa kamu ambil. Selain medan pendakiannya yang tidak terlalu berat untuk dilalui ketika berpuasa, gunung-gunung ini juga memiliki pemandangan yang sangat indah, lho.

Mendaki Malam Hari Dapat Menjadi Pilihan

naik gunung saat puasa

Tips kedua untuk kamu yang ingin tetap mendaki gunung disaat sedang berpuasa Ramadhan adalah dengan memilih waktu pendakian yang tepat. Mendaki gunung di malam hari seperti yang umumnya sering dilakukan para pendaki di Jawa Tengah, tentu bisa dijadikan solusi.

Di samping kamu bebas untuk makan dan minum, mendaki di malam hari juga akan terasa lebih ringan dan efektif bagi tubuh yang sedang berpuasa. Kamu dapat memulai pendakianmu selepas sholat tarawih, kemudian mendirikan tenda di tempat yang nyaman menjelang makan sahur tiba.

Mendaki malam hari akan membuat kamu terhindar dari teriknya sinar matahari yang akan membuat rasa dahaga semakin menyiksa. Selain itu pada malam hari, kamu tentunya lebih leluasa untuk istirahat, makan dan juga minum.

Jangan Mendaki di Awal Bulan Ramadhan

naik gunung saat puasa

Selanjutnya tips yang dapat kamu lakukan untuk mendaki gunung di bulan puasa adalah dengan merencanakan pendakianmu tidak di awal bulan Ramadhan. Nah, kamu ingin tahu mengapa awal bulan Ramadhan bukan waktu yang tepat bagi kamu untuk mendaki gunung?

Alasannya karena awal bulan Ramadhan adalah dimana secara fisiologis tubuhmu sedang beradaptasi dengan kebiasaan baru, yakni berpuasa. Adaptasi ini mungkin akan menjadi lebih optimal jika  dilakukan dalam waktu yang lebih lama, misalnya satu pekan atau lebih. Semakin baik adaptasi tubuhmu dengan kebiasaan berpuasa, maka semakin baik pula penyesuaiannya ketika mendaki gunung.

Konsep ini pada dasarnya mirip dengan aklimatisasi para pendaki gunung tinggi yang membiarkan tubuh mereka untuk menyesuaikan diri dengan ketinggian sebelum mencapai puncak gunung yang sesunguhnya. Nah, ketika naik gunung di bulan puasa, kamu juga bisa menerapkannya dengan tidak mendaki di awal bulan puasa dimana tubuhmu masih menyesuaikan diri.

Bawa Logistik yang Tepat

naik gunung saat puasa

Logistik yang tepat sama sekali berbeda dengan jumlahnya yang banyak lho, Sobat Akasaka.

Jadi, yang dimaksud tepat disini adalah komposisinya yang memenuhi kebutuhan tubuhmu ketika mendaki gunung di bulan Ramadhan. Kandungan protein, karbohidrat dan juga vitamin dalam logistik yang kamu bawa sebaiknya kamu perhatikan.

Mendaki gunung dan berjalan menanjak membutuhkan tenaga yang banyak. Dan itu artinya kamu membutuhkan banyak sumber energi untuk memastikan tubuhmu tetap kuat melangkah. Makanan dalam hal ini berperan utama sebagai sumber energi manusia.

Bawa dalam jumlah yang cukup untuk perbekalan atau logistikmu. Pastikan pula bahwa makanan yang kamu bawa cukup banyak mengandung karbohidrat dan protein. Selain itu, air juga harus kamu bawa dalam jumlah yang cukup, ya.

Minum Multivitamin Ketika Sahur dan Ajak Teman Mendaki yang juga Berpuasa

naik gunung saat puasa

Nah, tips terakhir untuk kamu yang sudah merenacakan mendaki gunung di bulan puasa adalah dengan membawa multi-vitamin yang bisa kamu konsumsi sewaktu sahur. Multi-vitamin akan memberikan kamu lebih banyak energi dan daya tahan dalam kondisi berpuasa yang, pada prosesnya akan membuat pendakianmu berjalan dengan lancar.

Di samping multi-vitamin yang dapat kamu konsumsi, kamu juga perlu mengajak teman untuk mendaki.

Nah, untuk membuat puasamu semakin lancar dan pendakianmu juga menjadi lebih menyenangkan, maka mengajak teman yang sama-sama sedang menjalankan ibadah puasa lebih dianjurkan.

BACA JUGA:

naik gunung saat puasa

Nah, Sobat Akasaka, itu adalah 5 tips ampuh dan sederhana yang bisa kamu lakukan jika ingin tetap mendaki atau naik gunung saat puasa Ramadhan. Dengan menerapkan tips-tips tersebut, InsyaAllah pendakianmu akan berjalan dengan lancar dan ibadah puasamu sendiri tidak akan terganggu karenanya.

Oya, untuk membuat pendakian yang kamu lakukan di bulan puasa semakin menyenangkan, yuk, gunakan pula berbagai produk terbaru dari Akasaka Outdoor. Produk-produk Akasaka Outdoor dipersembahkan untuk kamu dengan dedikasi yang paling sempurna, baik dari sisi desain, kualitas dan juga garansi purna jualnya.

Sekali lagi; selamat berpuasa, Sobat Akasaka. Semoga ibadah puasa kamu lancar selalu, ya!

KLIK DISINI DAN DAPATKAN PENAWARAN ISTIMEWA BERBAGAI PRODUK TERBARU DARI AKASAKA OUTDOOR

Baca Ini Juga Yuk!

5 TIPS MEMILIH BAHAN PAKAIAN UNTUK WANITA HIJAB SAAT MENDAKI
5 TIPS MEMILIH BAHAN PAKAIAN UNTUK WANITA HIJAB SAAT MENDAKI
Wanita berhijab perlu menyiapkan banyak hal sebelum mendaki, salah satunya pakaian. Tidak hanya tampak stylish ketika dikenakan, pakaian juga harus terasa nyaman dan aman. Sebagai acuan, berikut in...
Read More
5 TIPS MENDAKI GUNUNG SAAT HAID AGAR NYAMAN DAN AMAN
5 TIPS MENDAKI GUNUNG SAAT HAID AGAR NYAMAN DAN AMAN
Mendaki saat haid merupakan tantangan tersendiri bagi perempuan. Pasalnya, kondisi fisik perempuan yang sedang menstruasi cenderung mudah letih. Selain itu, sebagian orang percaya, perempuan tidak ...
Read More
BEGINI CARA MEMASAK NASI  YANG BENAR SAAT KEMAH ATAU MENDAKI GUNUNG
BEGINI CARA MEMASAK NASI YANG BENAR SAAT KEMAH ATAU MENDAKI GUNUNG
Apakah Sobat Akasaka berencana kemah di akhir pekan ini? Jangan lupa, pelajari cara memasak nasi saat kemah. Nasi merupakan makanan pokok masyarakat Indonesia yang mampu mengenyangkan secara cepat....
Read More

Leave a comment

All comments are moderated before being published