3 JENIS-JENIS GUNUNG PALING POPULER YANG WAJIB DIKETAHUI

Jenis Jaket Gunung

Kegiatan outdoor yang seru dan penuh tantangan memerlukan perlengkapan yang mampu menjamin kenyamanan serta keamanan. Dari sekian banyak perlengkapan kegiatan outdoor, jaket merupakan salah satu elemen yang tidak boleh dipilih secara sembarangan. Selain itu, ada beberapa jenis jaket gunung juga yang perlu diketahui sebelum kamu memilih salah satu di antaranya.

Lalu, apa sajakah jenis-jenis jaket gunung yang paling populer dan perlu kamu ketahui sebagai pendaki gunung? Yuk, baca uraiannya berikut ini.

Beberapa Jenis Jaket Gunung yang Paling Umum Digunakan dan Paling Populer

Jaket outdoor tidak hanya berfungsi sebagai pelindung tubuh dari cuaca dingin, lo, Sobat Akasaka. Berbagai jenis jaket yang tersedia di pasaran terdiri dari material yang disesuaikan dengan kebutuhan penggunanya. Nah, itulah sebabnya Sobat Akasaka perlu mencari tahu beberapa jenis jaket gunung berdasarkan bahan pembuatannya.

Nah setidaknya ada beberapa jenis jaket gunung berdasarkan bahannya yang paling populer dan umum dipergunakan. Berikut penjelasannya.

Jaket Gunung Jenis Down jacket

Down Jacket

Down jacket merupakan tipe jaket yang memiliki material insulator dari bulu angsa dewasa. Bagian dalam jaket yang terdiri dari bulu angsa tersebut dinamakan dengan down. Semakin banyak down, semakin hangat pula jenis jaket satu ini.

Lapisan luar down jacket umumnya menggunakan material polyester atau nylon yang membuatnya memiliki sifat windproof atau tahan angin. Kombinasi material tersebut membuat down jacket memiliki rasio tingkat ketinggian dan kehangatan yang paling tinggi dibandingkan tipe jaket outdoor lain. Tampilan down jacket umumnya terlihat kembung, tapi tetap tampak eksklusif.

Tipe jaket outdoor satu ini sangat cocok digunakan di medan pegunungan dengan ketinggian 3000 mdpl pada cuaca cerah cenderung kering. Sobat Akasaka sebaiknya menghindari menggunakan jaket ini pada kegiatan outdoor musim hujan karena sifatnya yang tidak waterproof sehingga rawan rusak jika terkena air. Karena itulah, Sobat Akasaka perlu memastikan agar down jacket tetap kering setelah digunakan.

Jaket Gunung Jenis Fleece Jacket

Fleece Jacket

Material fleece jacket biasanya terdiri dari kombinasi polyester, nylon, lyrca, serta bahan sintetis lainnya. Selain sering digunakan sebagai bahan jaket outdoor, fleece juga banyak ditemukan pada selimut dan sprei. Material fleece ini dinilai lebih ramah lingkungan sebab dapat dibuat dari limbah produksi seperti plastik.

Jaket fleece memiliki ketebalan yang berbeda-beda, mulai 100-300. Semakin tebal material fleece dalam jaket, maka akan semakin tinggi pula tingkat kehangatannya.

Berbeda dari tipe jaket gunung sebelumnya, jaket fleece lebih ringan dan mudah kering. Dilihat dari segi harga, jaket fleece juga jauh lebih murah. Bagi Sobat Akasaka yang gemar beraktivitas di suhu dingin khas pegunungan Indonesia, jaket satu ini dapat menjaga tubuh tetap hangat.

Jaket Gunung Jenis Synthetic High-Loft Jacket

Synthetic High-Loft Jacket

Material serat polyester banyak digunakan dalam pembuatan tipe jaket outdoor satu ini. Bahan serat pada jaket ini dirancang dalam bentuk rongga-rongga untuk memertahankan panas alami tubuh saat beraktivitas di medan bersuhu rendah.

Pada umumnya, synthetic high-loft jacket sudah dilengkapi dengan water-repellent atau penahan air sehingga aman dipakai saat hujan. Selain tahan air, tipe jaket satu ini pun biasanya cenderung windproof sehingga cocok dijadikan pilihan jaket outdoor paling aman.

Meski karakteristiknya hampir mirip dengan down jacket, synthetic high-loft jacket memiliki harga lebih murah dan bobot yang lebih ringan. Sobat Akasaka pun tidak perlu takut kegerahan karena jaket ini tetap dapat menampung aliran udara dari luar meski memiliki tingkat kehangatan tinggi.

Namun, Sobat Akasaka perlu berhati-hati dalam merawat synthetic high-loft jacket sebab kemampuan water-repellent dan bahan sintetis yang terdapat pada lapisan jaket dapat rusak jika tidak dirawat dengan baik.

Saat memilih jaket outdoor, Sobat Akasaka perlu memerhatikan ketahanan air (waterproof), angin (windproof), dan sirkulasi udaranya (breathable). Biasanya, jika jaket memiliki sifat waterproof, maka kemungkinan besar jaket tersebut juga tahan terhadap tekanan angin.

Namun, tingkat ketahanan jaket terhadap angin dan air tidak berbanding lurus terhadap sirkulasi udara. Jika sifat waterproof dalam jaket semakin tinggi, bisa jadi sirkulasi udara ke tubuh juga akan semakin berkurang.

Nah, Akasaka Outdoor memiliki rekomendasai jaket gunung terbaik yang bisa kamu gunakan. Kemampuan materialnya yang breathable akan membuat kamu tetap nyaman sepanjang hari. Sementara feature windproof dan waterproof akan menjadikan hari-hari petualangamu semain berkesan.

Oya, untuk mengakses jaket gunung terbaik dari Akasaka Outdoor, silahkan langsung klik disini saja, ya.

Selamat berbelanja!

 

Leave a comment

All comments are moderated before being published