6 Panduan Sederhana Trik Minim Budget Daki Rinjani

Gunung Rinjani berada di ketinggian 3.726 mdpl dan merupakan gunung tertinggi ketiga di Indonesia. Selain terkenal sebagai salah satu gunung tertinggi, Rinjani memiliki daya tarik keindahan alam yang luar biasa. Banyak pelancong yang datang karena ingin menyaksikan langsung keindahan alam itu. Berdasarkan data dari Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) yang dikutip dari laman Kompas, sebanyak 30.847 wisatawan mancanegara mengunjungi TNGR pada tahun 2016.

Hal ini membuktikan bahwa Gunung Rinjani sudah dikenal luas hingga mancanegara. Meskipun begitu, nyatanya masih banyak orang Indonesia yang belum memijakkan kakinya di Gunung Rinjani. Salah satu alasan adalah karena bujet yang minim. Tapi sekarang jangan khawatir, banyak trik agar mendaki bisa dilakukan dengan ongkos minim. Berikut ini trik minim budget daki Rinjani:

 

Persiapan Jauh-jauh Hari


Trik minim budget daki Rinjani - i0.wp.com

 

Untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, sebaiknya sobat akasaka mempersiapkan segala sesuatunya jauh-jauh hari. Mungkin sebagian orang beranggapan, persiapan yang terlalu matang justru akan menghilangkan keseruan bertualang. Tapi untuk hal ini, persiapan matang sangat diperlukan. Seperti sandal gunung yang bisa dibeli di sandal-akasaka.com, tanggal keberangkatan, tiket kereta, hingga persiapan fisik.

 

Gunakan transportasi umum


Trik minim budget daki Rinjani - reservasi.com

 

Untuk memangkas biaya, disarankan menggunakan transportasi umum yang lebih murah. Seperti contoh, jika berangkat dari Pulau Jawa, diutamakan menggunakan kereta. Selain lebih nyaman, tarif kereta juga lebih murah. Bayangkan saja, hanya dengan uang 100 ribu rupiah, sobat akasaka sudah bisa melakukan perjalanan dari Jakarta ke Surabaya. Namun, karena harga makanan di dalam kereta biasanya mahal, ada baiknya membawa perbekalan sendiri untuk menghindari kebosanan dan rasa lapar.

Dari Stasiun Pasar Turi Surabaya, sobat akasaka hanya perlu menyeberang jalan untuk sampai di Terminal Purabaya. Dari terminal tinggal naik bus dengan tujuan Pelabuhan Tanjung Perak.

Dari Tanjung Perak, dengan modal 87 ribu rupiah saja tiket tujuan Lombok sudah bisa didapat. Sangat murah, bukan? Tapi ingat, kapal dengan tujuan Surabaya – Lombok tidak berlayar setiap hari. Jadwal pelayarannya hanya di hari Selasa dan Sabtu.

 

Menumpang


Trik minim budget daki Rinjani - radarmuslim.com

 

Trik minim budget daki Rinjani selanjutnya adalah menumpang. Kalau ada sopir truk yang kebetulan sedang dalam perjalanan ke Lombok Timur, mungkin sobat akasaka akan diizinkan menumpang dengan pemberian ‘ucapan terima kasih’ seadanya. Tapi kalau tidak, masih ada jasa transportasi umum. Untuk transportasi umum, sebaiknya gunakan bus Damri.

 

Menginap di Rumah Warga

Sobat akasaka, perjalanan dari Pulau Jawa ke Lombok Timur membutuhkan waktu beberapa hari. Ada waktu dan tenaga yang terkuras. Jadi ada baiknya istirahat semalam untuk memulihkan tenaga ketika sudah sampai di Desa Sembalun, kaki Gunung Rinjani.

Karena harga hotel di sana cukup mahal dan menguras kantong, hal ini bisa disiasati dengan menginap di rumah warga. Dengan begitu tarif yang dibebankan akan jauh lebih murah.

 

Membayar Biaya Pendaftaran Mendaki


Trik minim budget daki Rinjani - kbr.id

 

Sebelum mulai mendaki, sobat akasaka diharuskan membayar biaya pendaftaran. Biayanya cukup murah, yaitu sekitar 5.000 rupiah di hari biasa dan 7.000 rupiah untuk akhir pekan.

 

Membawa Barang Sendiri


Trik minim budget daki Rinjani - wonderloveworld.com

 

Saat akan mulai mendaki, bisa dipastikan ada banyak tawaran dari porter yang ingin membantu membawa barang. Tarifnya sekitar 150.000 rupiah/hari, tergantung barang bawaan. Tapi untuk memangkas pengeluaran, lebih baik semua barang dibawa sendiri.

Membawa beban berat dan harus melawan gravitasi tentu akan menguras stamina yang besar. Untuk menyiasati hal ini, sebulan sebelumnya diusahakan rutin berolahraga. Dengan begitu, stamina akan terjaga dan tidak gampang lelah.

Nah, itu dia trik minim budget daki Rinjani. Meskipun sederhana, nyatanya banyak orang yang menghabiskan jutaan rupiah demi mendaki gunung. Padahal, ada banyak cara sederhana yang bisa diterapkan. Tapi itu tergantung Anda, sobat akasaka. Apakah Anda adalah seorang petualang, atau hanya pelancong yang tidak ingin ambil pusing?

Leave a comment

All comments are moderated before being published