5 TIPS AGAR TERHINDAR DARI DEHIDRASI SAAT MENDAKI

Apakah Sobat Akasaka pernah kehilangan konsentrasi saat mendaki? Hati-hati; hilang konsentrasi merupakan salah satu tanda dehidrasi. Dampak yang lebih berbahaya, dehidrasi menyebabkan cepat lelah dan pusing.

Untuk menghindari dehidrasi saat mendaki, Sobat Akasaka bisa menerapkan tips-tips di bawah ini. Simak ulasannya, yuk!

  • Bawa Air di Tas Carrier

    Persediaan air minum pribadi bisa membantu Sobat Akasaka terhindar dehidrasi. Pasalnya, Sobat Akasaka tidak perlu menunggu teman jika ingin minum  air. Supaya mudah mengambil botol air minum, pastikan meletakkannya di kantong tas bagian depan.

    Di samping itu, bawalah beberapa botol minum sebagai cadangan. Upayakan botol tersebut bisa masuk ke dalam tas carrier. Untuk jenis botol, pilih water bladder, PET, atau botol minum berbahan stainless steel.

    • Minum Air Putih secara Teratur Selama Pendakian

      Hal yang perlu diingat ketika Sobat Akasaka mendaki adalah meminum air putih sebelum berangkat. Pastikan, membaca doa dan minum secara perlahan. Jika sudah mulai berjalan, cek selalu jeda waktu minum pertama dengan seterusnya.

      Sebagai contoh, Sobat Akasaka minum air putih jam enam pagi. Selang 30 menit, Sobat Akasaka harus minum lagi dengan pelan-pelang. Porsinya kira-kira 150—250 ml per 30 menit. 

      • Minumlah Air Dingin

        Udara pegunungan di siang hari cenderung panas. Akibatnya, pendaki lebih cepat haus. Itu sebabnya, Sobat Akasaka harus menyediakan stok air putih dingin sebelum pendakian. Dibandingkan air hangat, air dingin lebih mudah terserap oleh usus. Suhu maksimal untuk air dingin di kawasan pegunungan biasanya mencapai 10°C – 13°C.

        • Jangan Minum Air Gula

          Sobat Akasaka pernah minum air gula sebelum mendaki? Sebenarnya, air gula tidak boleh diminum ketika melakukan pendakian, begitu pula dengan minuman kopi, teh manis, dan sirup.  Meskipun air gula bisa memberikan energi besar, zat tersebut menjadi pemicu utama lemahnya saluran kemih.

          • Isi Botol Minuman yang Kosong di Perairan Gunung

            Sebelum berangkat, Sobat Akasaka harus mencari info sebanyak-banyaknya mengenai sumber mata air bersih di pegunungan. Nantinya, sumber mata air tersebut bisa Sobat Akasaka manfaatkan untuk mengisi botol yang kosong.

            Jika tidak ada sumber air, gunakan air hujan. Supaya air hujan jernih, endapkan sejenak di wadah air minum. Setelah kotoran mengendap, tuang di semua botol yang Sobat Akasaka miliki.

            Sumber air minum juga bisa Sobat Akasaka dapatkan dari rembesan air di dinding gua. Akan tetapi, air tersebut harus dicek kemurniannya. Pastikan air tidak berasa, berwarna, serta beraroma kurang sedap.

            Jadi, sekarang sudah tahun, kan? Dehidrasi saat mendaki dapat dicegah dengan menerapkan tips-tips di atas. Jika Sobat Akasaka tidak ingin cepat haus, upayakan minum air secara bertahap.

            Baca Ini Juga Yuk!

            BEGINI CARA MEMASAK NASI SAAT KEMAH YANG BENAR
            BEGINI CARA MEMASAK NASI SAAT KEMAH YANG BENAR
            Apakah Sobat Akasaka berencana kemah di akhir pekan ini? Jangan lupa, pelajari cara memasak nasi saat kemah. Nasi merupakan makanan pokok masyarakat Indonesia yang mampu mengenyangkan secara cepat....
            Read More
            TEKNIK WALL CLIMBING DASAR UNTUK PEMULA
            TEKNIK WALL CLIMBING DASAR UNTUK PEMULA
            Wall climbing alias panjat tebing tergolong salah satu olahraga ekstrem yang digemari banyak pencinta alam. Tak sekadar indoor climbing, banyak pemanjat yang juga tertarik untuk menggapai puncak-pu...
            Read More
            6 TIPS AMAN MENDAKI GUNUNG UNTUK WANITA
            6 TIPS AMAN MENDAKI GUNUNG UNTUK WANITA
            Mendaki untuk wanita itu gampang-gampang susah. Simak tips berikut agar pendakianmu tetap aman. Mendaki adalah aktivitas yang tak hanya digemari laki-laki, tapi juga kaum hawa. Berbeda dengan trave...
            Read More

            Leave a comment

            All comments are moderated before being published