5 Hal yang Perlu Dihindari Saat Rafting

Rafting adalah salah satu pilihan aktivitas outdoor bagi yang ingin memacu adrenalin sekaligus menikmati kesejukan alam sekitar. Kegiatan menantang yang biasanya dilakukan secara berkelompok ini juga dapat menambah semangat dan kekompakan tim.

Nah, jika Sobat Akasaka berniat untuk mengisi waktu liburan dengan rafting, jangan lupa mempersiapkan diri terlebih dahulu, ya. Salah satunya adalah dengan mengenali bahaya rafting yang mungkin terjadi. Untuk itu, ada beberapa hal yang perlu dihindari, yaitu:

 

Melakukan rafting dalam kondisi tubuh tidak fit


Bahaya rafting - adventures.is

 

Tubuh yang fit adalah syarat utama bagi yang ingin beraktivitas di luar ruangan, termasuk rafting. Guncangan pada saat perahu melewati sela-sela bebatuan dapat membuat tubuh semakin tidak nyaman. Apalagi, Sobat Akasaka juga harus ikut mengayuh dayung dan aktivitas ini membutuhkan tenaga yang cukup besar.

Pada saat sedang tidak fit, keseimbangan tubuh dan konsentrasi biasanya tidak maksimal. Padahal, kedua hal ini sangat diperlukan dalam melakukan olahraga rafting. Selain itu, tercebur di air juga dapat memperparah rasa tidak nyaman. Jadi, pertimbangkan sekali lagi sebelum memutuskan untuk rafting ketika sedang tidak fit.

 

Mengenakan pakaian yang tidak tepat


Bahaya rafting - outdooralbania.com

 

Pakaian yang dikenakan pada saat rafting sangat penting. Salah kostum justru dapat membuat aktivitas ini menjadi tidak nyaman. Hindari menggunakan celana jeans panjang, jangan mengenakan perhiasan, dan lupakan sneakers andalan.

Sebaliknya, pilihlah jenis pakaian yang santai, seperti kaos dan celana pendek atau legging (bagi perempuan). Sebaiknya, tetap gunakan alas kaki. Salah satu pilihan yang sesuai adalah sandal Akasaka, sandal gunung yang bisa digunakan dalam segala situasi, khususnya ketika menjelajah alam.

 

Merasa panik saat jatuh ke air


Bahaya rafting - fjordtours.com

 

Tercebur ke air saat sedang rafting adalah hal yang biasa. Momen ini memang mendebarkan, tetapi juga seru dan tak terlupakan. Nah, yang perlu dihindari adalah merasa panik berlebihan. Meskipun tidak begitu pandai berenang, peralatan yang digunakan, seperti pelampung, akan sangat menolong.

Pada situasi seperti ini, pemandu akan membantu anggota rombongan untuk kembali pada posisi aman. Cobalah untuk tetap bernafas sembari mengikuti aba-aba. Sebaliknya, rasa panik hanya akan membuat Anda tidak dapat berkonsentrasi dan proses penyelamatan berlangsung lebih lama.

 

Memilih jalur jeram berbahaya bagi pemula


bahaya rafting - bigtreetours.com

 

Bahaya rafting bisa terjadi jika Sobat Akasaka salah memilih jalur jeram yang akan dilalui. Lebih baik, sesuaikan tingkat kesulitan jeram dengan banyaknya pengalaman yang dimiliki. Bagi pemula, cobalah untuk menaklukkan jalur dengan tingkat kesulitan rendah terlebih dahulu.

Ada beberapa keadaan darurat yang bisa terjadi pada perahu ketika rafting, misalnya menabrak batu, menempel di batu, dan terbalik. Nah, jika situasi ini tidak diatasi dengan cara yang tepat, pasti akan menimbulkan bahaya. Oleh karena itu, pastikan Anda sudah siap dengan hal tersebut.

 

Terlalu asyik mengabadikan momen dengan kamera


Bahaya rafting - outdoor-interlaken.ch

 

Tak ada salahnya mengabadikan momen seru rafting melalui lensa kamera. Ini akan menjadi kenangan yang tak terlupakan. Namun, tetaplah awas memperhatikan kondisi sekitar. Jangan sampai, karena sibuk memotret, Sobat Akasaka justru kehilangan konsentrasi pada aba-aba pemandu.

Untuk mengamankan barang berharga, termasuk kamera, gunakanlah dry bag. Tas ini akan sangat menolong membuat barang tetap kering dan bebas dari percikan air.

Nah, demikian beberapa hal yang perlu dihindari untuk mengurangi risiko bahaya rafting. Semoga bermanfaat.

Leave a comment

All comments are moderated before being published