5 HAL YANG HARUS DIHINDARI SAAT CAMPING ATAU MENDAKI GUNUNG

Berkemah Di Gunung

Berkemah merupakan salah satu kegiatan yang menyenangkan terutama bagi Sobat Akasaka yang senang dengan suasana alam. Walaupun sedikit repot, camping di alam terbuka bukan hanya menghibur, tetapi juga berguna untuk kesehatan fisik dan mental, lho.

Namun begitu, berkemah di alam bebas seperti gunung atau pantai juga memiliki kode etik tersendiri. Banyak peraturan, anjuran, dan larangan tidak tertulis yang harus diikuti semua penikmat alam—tujuannya agar manusia selalu hidup berdampingan dengan alam secara damai dan tidak saling merugikan.

Nah, berikut adalah lima hal yang sebaiknya dihindari selama berkemah dan berpetualang di alam terbuka.

Membangun Tenda pada Waktu dan Tempat yang Salah

Membangun Tenda Pada Waktu Dan Tempat Yang Salah

Terkadang, banyak pendaki atau petualang tidak memperkirakan waktu dengan tepat sehingga sampai di kawasan camping setelah langit gelap. Padahal, membangun tenda pada malam hari bisa sangat merepotkan karena minimnya cahaya.

Selain itu, tempat wisata alam terbuka biasanya sudah punya lahan khusus yang disediakan untuk berkemah. Tidak jarang, orang-orang mengabaikan anjuran tersebut dan membangun tenda di tempat sembarangan.

Sebaiknya, rencanakan dengan matang durasi perjalanan dan lokasi perkemahan. Sesuaikan dengan peraturan lokal dan sediakan waktu luang untuk hal yang tidak terduga. Dengan membangun tenda pada waktu dan lokasi yang tepat, camping bisa lebih aman dan terkendali.

Buang Sampah Sembarangan

Buang Sampah Sembarangan Saat Berkemah

Membuang sampah sembarangan pada saat camping adalah salah satu hal penting yang harus Sobat Akasaka hindari. Biasakan membawa kantung plastik untuk mengumpulkan semua sampah yang dihasilkan selama dalam perjalanan. Bawa kantung plastik berisi sampah tersebut sampai Sobat Akasaka benar-benar menemukan tempat sampah khusus.

Meninggalkan Jejak

Meninggalkan Jejak Saat Berkemah

Selain sampah, banyak hal lain yang dianggap meninggalkan jejak pada saat camping. Sisa api unggun, memasak, dan lahan tenda sebaiknya dirapikan ketika selesai. Sisa makanan pun sebaiknya dibuang di tempat yang benar. Ini untuk menghindari sisa makanan tersebut dimakan oleh binatang liar yang ada di kawasan perkemahan.

Selain itu, jangan membawa pulang atau merusak apa pun yang Sobat Akasaka temukan di alam bebas. Hal tersebut bisa dianggap meninggalkan bekas dan merusak alam karena kita tidak akan pernah tahu akibatnya di kemudian hari.

Mengabaikan Peraturan tentang Api Unggun

Mengabaikan Peraturan Tentang Api Unggun Ketika Berkemah

Adanya api unggun di depan tenda memang bisa sangat membantu. Namun, ternyata Sobat Akasaka harus lebih hati-hati lagi jika berurusan dengan api. Pertama, buatlah api unggun di lahan terbuka dan jauh dari rerumputan dan pohon yang mudah terbakar.

Kedua, matikan api unggun setelah semuanya bersiap untuk masuk ke tenda untuk tidur. Membiarkan api menyala semalaman memang bisa mengusir binatang buas, tetapi sebagian serangga dan hewan malah senang mendekati cahaya. Lagipula, membiarkan api tetap menyala tanpa pengawasan akan meningkatkan risiko terjadinya kebakaran.

Membawa Terlalu Banyak Barang

Membawa Terlalu Banyak Barang

Ketika bersiap-siap untuk camping, barang-barang yang harus dibawa haruslah praktis dan fungsional. Memang, beberapa barang seperti makanan mungkin akan berkurang bobotnya pada saat pulang, tetapi tentunya Sobat Akasaka tidak mau kan kelelahan saat berangkat karena bawaan terlalu berat?

Rencanakan barang bawaan dengan matang dan perkirakan jumlah makanan yang harus dipersiapkan sesuai dengan lama perjalanan. Untuk menghindari rasa lelah, sebaiknya gunakan tas carrier yang bisa menyimpan banyak barang namun tetap nyaman untuk dibawa.

Untuk tas carrier, Sobat Akasaka dapat memilih ukuran medium yang ideal dipergunakan untuk pendakian. Akasaka memiliki satu ransel yang sangat tepat untuk ini, ukurannya medium, terbuat dari material terbaik, dan mampu membawa banyak barang tanpa mengganggu kenyamanan back systemnya. Untuk lebih detail, Sobat Akasaka bisa melihat ranselnya disini.

Nah. kelima hal tersebut merupakan hal yang sederhana namun sangat berarti jika Sobat Akasaka belajar untuk menghindarinya. Rencanakan kegiatan camping dengan baik dan hindari hal-hal berbahaya agar menjadi pencinta alam yang sesungguhnya. 

Baca Ini Juga Yuk!

5 TIPS MENDAKI GUNUNG SAAT HAID AGAR NYAMAN DAN AMAN
5 TIPS MENDAKI GUNUNG SAAT HAID AGAR NYAMAN DAN AMAN
Mendaki saat haid merupakan tantangan tersendiri bagi perempuan. Pasalnya, kondisi fisik perempuan yang sedang menstruasi cenderung mudah letih. Selain itu, sebagian orang percaya, perempuan tidak ...
Read More
BEGINI CARA MEMASAK NASI SAAT KEMAH YANG BENAR
BEGINI CARA MEMASAK NASI SAAT KEMAH YANG BENAR
Apakah Sobat Akasaka berencana kemah di akhir pekan ini? Jangan lupa, pelajari cara memasak nasi saat kemah. Nasi merupakan makanan pokok masyarakat Indonesia yang mampu mengenyangkan secara cepat....
Read More
5 TIPS MUDAH AGAR TERHINDAR DARI DEHIDRASI SAAT MENDAKI
5 TIPS MUDAH AGAR TERHINDAR DARI DEHIDRASI SAAT MENDAKI
Apakah Sobat Akasaka pernah kehilangan konsentrasi saat mendaki? Hati-hati; hilang konsentrasi merupakan salah satu tanda dehidrasi. Dampak yang lebih berbahaya, dehidrasi menyebabkan cepat lelah d...
Read More

Leave a comment

All comments are moderated before being published