TERNYATA INILAH PENYEBAB KEMATIAN PENDAKI VEGETARIAN DI GUNUNG K2 PAKISTAN

gunung K2 Pakistan

Belum hilang duka karena kematian pendaki besar Spanyol pada bulan Januari 2021 kemarin, gunung K2 Pakistan telah memakan korban lagi pada tanggal 5 Februari 2021. Kali yang menjadi korban adalah pendaki  vegetarian terbaik di dunia dari Bulgaria bernama Atanas Skatov. Berdasarkan informasi yang dirilis, Skatov tewas setelah terjatuh saat berupaya turun dari Camp III menuju Base Camp.

Nah, bagaimana sebenarnya kronologi tewasnya Atanas Skatov? Apakah ini ada hubungannnya dengan gaya hidup Skatov sebagai seorang vegetarian?

Yuk, simak ulasan lengkapnya berikut ini.

Rentetan Pristiwa Monumental di Gunung K2 Pakistan dan Kematian Pendaki Vegetarian Atanas Skatov

gunung K2 Pakistan

Kamu yang mengikuti perkembangan dunia mountaineering pada satu bulan belakangan, pasti bersepakat jika segala sesuatu tentang aktivitas pendakian di K2 yang merupakan gunung tertinggi ke-2 di dunia setelah Everest, adalah yang paling banyak menyita perhatian.

Seperti yang sudah sering dibahas dalam tulisan-tulisan yang dimuat www.akasakaoutdoor.co.id, puncak gunung K2 adalah salah satu magnet paling kuat dalam dunia mountaineering secara keseluruhan hingga saat ini. Statusnya sebagai gunung yang paling sulit untuk didaki dan mungkin paling banyak pula membunuh para pendaki gunung terbaik dunia, benar-benar mengukuhkan nama K2 sebagai raja gunung dunia yang sebenarnya.

Dalam dua bulan terakhir ini, ada cukup banyak peristiwa mountaineering yang signifikan terjadi di K2. Peristiwa ini tumpang tindih antara kematian dan kemenangan, antara rasa sakit dan kejayaan, antara gegap gempita hadiah dengan muramnya pemakaman jenazah.

Nah, penasaran, kan, apa saja peristiwa paling monumental yang terjadi di gunung K2? Berikut informasinya selengkapnya untuk kamu.

Tercapainya Puncak Gunung K2 pada Musim Dingin untuk yang Pertama Kali

gunung K2 Pakistan

Peristiwa paling monumental dan menarik perhatian yang pertama tentu saja adalah tercapainya winter first ascent di K2 oleh 10 orang sherpa dari Nepal. Pada tanggal 17 Januari 2021 jam 17:00 waktu Pakistan, puncak musim dingin tak tersentuh K2 akhirnya takluk oleh kegigihan para sherpa gunung dari Nepal.

Beberapa hal yang cukup menarik mengenai keberhasilan winter first ascent di K2 oleh Sherpa Nepal ini dapat disampaikan dalam beberapa poin berikut ini;

  • Semua pendaki yang berhasil mencapai puncak K2 pada musim dingin untuk yang pertama kalinya adalah Sherpa dari Nepal. Orang-orang ini memang telah terbiasa hidup dan beradaptasi di elevasi delapan ribu meter pegunungan Himalaya.
  • Proses pemuncakan pada moment-moment paling penting dilakukan secara bersamaan dengan berjalan bersama menuju titik tertinggi gunung K2. Pada peristiwa ini 10 pendaki Nepal bergandengan kemudian melangkah bersama menuju puncak K2 sembari menyanyikan lagi kebangsaan Nepal. Luar biasa, heroik banget, kan?
  • Para pendaki Nepal ini pada awalnya bukanlah satu tim, namun tantangan di lapangan dan kondisi gunung K2 yang penuh kejutan mempersatukan mereka dalam sebuah pendakian nasional untuk Nepal.
  • Tim-tim yang melebur dalam pemuncakan first winter ascent di K2 adalah Nimsdai Team 7 orang sherpa, Mingma G Team 2 orang sherpa, dan Seven Summit Trek Team 1 orang sherpa.
  • Nama-nama sherpa yang mencapai puncak adalah; Nirmal Purja atau Nimsdai, Gelje Sherpa, Mingma David Sherpa, Mingma G, Sona Sherpa, Mingma Tenzi Sherpa, Pem Chirri Sherpa, Dawa Temba Sherpa, Kili Pemba Sherpa dan, Dawa Tenjing Sherpa

BACA JUGA:

Tewasnya Pendaki Gunung Terbaik Spanyol; Sergio Mingote

gunung K2 Pakistan

Bertepatan dengan tercapainya puncak K2 untuk yang pertama kali di musim dingin, raksasa dari pegunungan Karakoram ini juga memakan korbannya yang pertama di tahun 2021. Sergio Mingote, salah satu pendaki terbesar dari Spanyol, tewas di hari yang sama dengan pemuncakan winter first ascent.

Diketahui saat itu Sergio Mingote dan beberapa rekan ekspedisinya seperti Tamara Lunger dari Italia, sedang dalam upaya turun dari Camp III menuju Base Camp. Setelah mencapai Camp I dan kembali melanjutkan perjalanan turunnya kembali, Mingote tiba-tiba terjatuh dan meluncur ke kaki gunung dengan cepat. Nyawanya tidak tertolong dalam peristiwa tragis itu.

Sergio Mingote adalah salah satu pendaki kawakan dari negeri Catalan dengan catatan mountaineering yang luar biasa. Ia pernah mencapai puncak gunung Everest pada tahun 2001 melalui Tibet, kemudian menggandakan pencapaiannya di gunung tertinggi di dunia itu pada tahun 2003 melalui sisi Nepal. Dan dua-duanya dilakukan Mingote tanpa menggunakan tabung oksigen.

Selain Everest, puncak gunung tertinggi di dunia yang juga pernah dicapai oleh Mingote adalah; Broad Peak, K2, Manaslu, Nanga Parbat, Gasherbrum II dan juga Dhaulagiri.

BACA JUGA:

Hadirnya Pendaki Ayah dan Anak di Gunung K2

gunung K2 Pakistan

Kehadiran pendaki gunung dengan hubungan darah sama sekali bukan hal yang baru di K2. Sebelum Muhammad Hasan Sadpara dan puteranya, Sajid Sadpara, K2 telah lebih dulu kedatangan nama-nama seperti Marty Schmid dan Denali Schmid (ayah dan anak), Liliane Barrard dan Maurice Barrard (suami isteri), Nives Meroi dan Romano Benet (suami isteri), Ralf Dujmovits dan Gerlinde Kaltenbrunner (suami isteri), dan beberapa nama lainnya lagi.

Sejauh ini, K2 bisa dibilang tidak begitu ramah bagi banyak pendaki gunung dengan hubungan apa pun juga. Gunung sulit seperti K2 terkenal karena tidak memiliki belas kasihan. Siapa pun yang datang ke puncaknya akan diperlakukan secara sama. Keberuntungan dan nasib dari Tuhan saja yang mungkin memberikan para pendaki itu perbedaan.

Hasan Sadpara dan anaknya adalah pendaki lokal pertama yang menjelajahi gletser abadi di pegunungan Karakoram dan menargetkan puncak musim gunung paling kejam di dunia dalam tujuan mereka. Bersamaan dengan berita ini ditulis Hasan Sadpara juga sedang melakukan upaya pemuncakan bersama anaknya dan salah satu pendaki Islandia bernama John Snorri.

Semoga saja mereka berhasil, ya.

Tewasnya Pendaki Vegetarian Terbaik di Dunia dari Bulgaria

gunung K2 Pakistan

Nah, ini adalah kabar tragis terakhir dari K2 yang diterima dunia pada tanggal 5 Februari 2021, hari Jum’at. Seorang pendaki gunung dari Bulgaria bernama Atanas Skatov, terjatuh di gunung K2 dan tewas. Seperti halnya Sergio Mingote, kejadian tragis ini juga menimpa Skatov saat ia dalam perjalanan turun dari Camp III menuju Base Camp.

Atanas Skatov menarik untuk diketahui karena ia adalah pendaki gunung terbaik dunia yang benar-benar memegang teguh gaya hidup vegetarian. Sejak tahun 2012, Skatov memutuskan untuk tidak akan mengkonsumsi makanan apa pun yang yang berasal dari daging binatang. Dan prinsip ini kemudian tetap ia pegang teguh dalam kiprahnya sebagai salah satu pendaki gunung tertinggi di dunia.

Sebagaimana para pendaki gunung terbaik dunia lainnya, Atanas Skatov juga memiliki rencana untuk memuncaki 14 puncak tertinggi di muka bumi yang terkenal dengan istilah Mahkota Himalaya. Dan untuk merealisasikan impiannya itu, Skatov hingga bulan Februari 2021 setidaknya telah berhasil mendaki 10 dari 14 puncak tertinggi di dunia yang ada.

10 gunung tertinggi dunia yang telah berhasil didaki oleh Skatov adalah; Gunung Everest, Manaslu, Annapurna I, Dhaulagiri, Makalu, Lhotse, Cho Oyu, gunung Kangchenjunga, Gasherbrum I dan juga Gasherbrum II. Bahkan beberapa pendakian yang dilakukan oleh Skatov adalah pendakian alpine style, solo, tanpa sherpa dan tabung oksigen.

BACA JUGA:

Pendakian Atanas Skatov di K2 dan Penyebab Kematiannya

gunung K2 Pakistan

Musim dingin tahun 2020/2021 Atanas Skatov ikut serta dalam ekspedisi musim dingin di K2 bersama dengan tim Seven Summit Trek pimpinan Chhang Dawa Sherpa. Dalam beberapa rotasi aklimatisasi, Skatov telah mencapai Camp III. Namun, pada tanggal 5 Februari 2021 cuaca memburuk dan ia memutuskan untuk turun ke base camp. Malang tak dapat dicegah, Atanas terjatuh dan tewas dalam perjalanan turun tersebut.

Ada beberapa pertanyaan yang muncul terkait penyebab jatuhnya Skatov di gunung tertinggi Karakoram ini misalnya; apakah ada hubungannya dengan gaya hidup Skatov sebagai seorang vegetarian?

Tubuh tentu saja membutuhkan lebih banyak sumber panas pada musim dingin, dan daging adalah sumber protein utama yang bisa mensuplai kebutuhan panas tersebut. Lalu, ketika Skatov tidak mau menyentuh daging, apakah itu berpengaruh dengan kondisi tubuhnya?

Ternyata tidak, kematian Atanas Skatov di gunung terkejam di dunia bukan karena ia seorang vegan atau begetarian. Chhang Dawa Sherpa sebagai kepala ekspedisi Seven Summit Trek memberi klarifikasi bahwa Skatov tewas ketika berusaha berganti tali yang ia gunakan pada proses descending. Sebuah kesalahan kecil di atas 8000 meter gunung K2 telah mengantarkannya pada kematian.

Tubuh Atanas Skatov meluncur jatuh, menabrak maut di bebatuan K2. Ia jatuh di tempat yang tak mungkin dijangkau oleh tim penyelamat dan sherpa sehingga upaya rescue kemudian terpaksa melibatkan tim helikopter militer dari Pakistan.

Tidak lama kemudian, tim rescue helikopter Pakistan bertindak cepat dan mereka berhasil mengangkat jasad tak bernyawa Atanas Skatov.

gunung k2 pakistan

MAU TAHU LEBIH BANYAK KISAH-KISAH LUAR BIASA DALAM DUNIA MOUNTAINEERING? DOWNLOAD BUKU LENGKAPNYA DISINI

Nah, itulah rentetan beberapa peristiwa paling signifikan di gunung K2 Pakistan dalam satu bulan terakhir ini. Apakah ini sudah berakhir?

Nampaknya belum juga, karena bertepatan dengan Akasaka Outdoor merilis kabar ini untuk Sobat semua, 3 pendaki gunung terbaik dunia telah hilang kontak di puncak K2 selama lebih dari 30 jam! Dan salah satunya adalah Muhammad Hasan Sadpara dari Pakistan.

Oya, sembari mengikuti perkembangan cerita tentang berbagai kisah mountaineering dunia di blog Akasaka, yuk temukan pula produk impianmu dalam koleksi terbaru Akasaka Outdoor berikut ini. Beberapa item di bulan Februari 2021 malah bisa kamu dapatkan hanya dengan setengah harga.

Nggak percaya? Klik saja disini

PRODUK TERBARU INI SUDAH DIPAKAI OLEH RATUSAN PENDAKI GUNUNG DI INDONESIA, KAMU JUGA MAU COBA? SILAHKAN KLIK TAUTAN INI

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Leave a comment

All comments are moderated before being published