LIBAS GELAR JUARA, INDONESIA PECAHKAN REKOR PEMANJAT TEBING TERCEPAT DUNIA

Kami tidak datang ke sini untuk menjadi juara. Tetapi kami datang ke kompetisi ini untuk memecahkan rekor -
Veddriq Leonardo

Membuat Dua Rekor yang Pertama

Tanggal 28 Mei 2021 kemarin di Salt Lake City, Utah, USA, dua pemanjat tebing Indonesia mendominasi kejuaraan speed climbing  yang diadakan oleh International Federation of Sport Climbing atau IFSC. Keduanya tidak hanya berhasil merajai kompetisi, namun juga memukau seluruh dunia dengan rekor yang diciptakannya.

Kiromal Katibin sebelumnya telah mengukir rekor baru dunia dengan mencatatkan waktu hanya 5.258. Rekor yang dibuat pemanjat tebing asal kota Gudeg Jogjakarta ini lebih cepat 0.222 detik dari rekor dunia sebelumnya yang dibuat oleh pemanjat tebing Iran, Reza Alipourshenazandifar, pada kompetisi di Beijing, 2017 silam.

Saat membuat rekor itu dalam momen kualifikasi, Kiromal Katibin yang berusia 20 tahun meninggalkan pemanjat tebing Amerika Serikat bernama Darren Skolnik. Pencapaian waktu yang sangat signifikan dari pemanjat tebing Indonesia telah membuat para atlit lain, wasit, dan juga penonton di arena, menjadi sangat terkesima.

Atlit tanah air lainnya yang menjadi rekan satu tim Kiromal Katibin, Veddriq Leonardo juga berhasil membuat rekor dengan catatan waktu 5.375. Rekor yang dibuat oleh Veddriq ini juga masih jauh lebih cepat daripada rekor sebelumnya yang diciptakan oleh atlit Iran.

Membuat Rekor Lagi!

Pencapaian Kiromal Katibin dan Veddriq Leonardo dalam beberapa round selanjutnya mengharuskan keduanya untuk bertemu pada putaran final memperebutkan medali emas. Dan lagi-lagi dunia dikagetkan dengan apa yang berhasil keduanya lakukan!

Kali ini Veddrig Leonardo mencapai puncak papan panjat setinggi 15 meter itu lebih dulu. Dan sekali lagi, Indonesia membuat rekor kecepatan yang mengagumkan. Veddriq menyapu bersih rute dalam final session itu hanya dalam waktu 5.208. Dan ini adalah waktu tercepat yang pernah ada!

Hasil kompetisi speed climbing   yang diadakan oleh IFSC di Salt Lake City ini menempatkan Veddrig Leonardo yang merupakan asal kota Pontianak sebagai peraih medali emas. Sementara itu medali perak jatuh ke tangan Kiromal Katibin, dan medali perunggu diraih oleh pemanjat tebing Polandia bernama Marcin Dzienski. Untuk posisi keempat dicapai oleh pemanjat tebing tuan rumah bernama John Brosler.

Luar biasa Veddriq Leonardo dan Kiromal Katibin. Pencapaiannya telah ikut mengharumkan nama bangsa Indonesia dalam kancah speed climbing  dunia. Sebelumnya nama Aries Susanti Rahayu juga pernah membuat Indonesia bangga dengan berhasil membuat rekor 6.995 dalam IFSC World Cup di Xiamen, China, tahun 2019 silam.

Selamat, ya, untuk Veddriq Leonardo dan Kiromal Katibin!

Source: IFSC Website

KLIK DISINI SEKARANG DAN DAPATKAN BERBAGAI APPARELS KEREN UNTUK MENEMANIMU BERTUALANG

Leave a comment

All comments are moderated before being published