HERMAN LANTANG; PETUALANG SENIOR DAN PENDIRI MAPALA UI TUTUP USIA

Herman Lantang

Pegiat alam Indonesia baru saja kehilangan salah satu tokoh seniornya. Pagi hari tadi, Senin, 22 Maret 2021, Herman O Lantang, sosok yang terkenal bersanding erat dengan nama sang legenda Soe Hok Gie itu, dinyatakan meninggal dunia. Kabar duka ini pertama kali datang dari salah satu anggota senior Mapala UI yang lain bernama Syamsirwan Ichien.

Herman Lantang adalah sosok besar dalam dunia kepecinta-alaman di tanah air. Ia seperti sahabat-sahabatnya dalam Mapala UI, telah menjadi bagian penting dari berdirinya sebuah organisasi pemikiran anak muda terpelajar yang menjadikan alam dan gunung-gunung sebagai media untuk mengembangkan diri. Dari sosok Herman Lantang, tentu saja ada banyak hal yang dapat diteladani.

Nah Sobat Akasaka, sebagai seorang pecinta alam dan penikmat petualangan di alam bebas, seberapa baik kamu mengenal pribadi rendah hati satu ini? Lantas apa sajakah hal yang bisa diteladani dari sosok seorang Herman O Lantang?

Yuk, simak ulasannya berikut ini

Sosok Herman Lantang dan Ketokohannya Dalam Dunia Kepecinta Alaman Indonesia

Herman Lantang

Herman O Lantang dilahirkan pada tahun 1944 di kota kecil Tomohon, Sulawesi Utara. Nama babtis dari Herman Lantang adalah Herman Onesimus Lantang dan sejak kecil ia sudah terbiasa keluar masuk hutan. Ayahnya yang seorang tentara telah menginspirasi kecintaan yang dalam pada diri Herman Lantang kecil pada hutan dan petualangan di dalamnya.

Jauh sebelum film GIE yang dibintangi oleh Nicholas Saputra menjadi terkenal di Indonesia, Herman O Lantang sudah populer di kalangan para pegiat alam Indonesia. Ia dikenal sebagai seorang tokoh kharismatik yang rendah hati, cerdas, dan penuh filosofis. Bahkan kata-kata bijak Herman Lantang masih sering dikutip hingga kini oleh banyak pegiat alam.

Untuk mengenang dedikasi seorang Herman Lantang, dan sebagai bagian dari apresiasi ketokohan beliau dalam aktivitas kepecinta alaman di Indonesia, berikut Akasaka Journal telah meringkas 5 hal paling menarik terkait dengan sosok Herman O Lantang.

Nah, apakah kelima hal yang paling menarik tersebut?

Berikut informasi selengkapnya.

BACA JUGA:

Sahabat Dekat Soe Hok Gie

Herman Lantang

Ketika menyebut nama Herman Lantang, maka nama Soe Hok Gie seakan langsung muncul ke permukaan. Soe Hok Gie dan Herman Lantang, seperti dalam film yang menggambarkannya, adalah sepasang sahabat sejati yang memiliki ide, pendirian, dan kecintaan yang demikian kuat kepada alam.

Kedekatan antara Soe Hok Gie dan Herman Lantang ada dalam banyak bidang, bukan hanya dalam lingkup dunia mendaki gunung, sastra, puisi dan kata-kata bijak saja. Keduanya bahkan juga memiliki kesamaan yang erat mengenai pandangan politik dan kemerdekaan jiwa dalam meyampaikan aspirasinya.

Dalam dunia satra dan kepenulisan, Soe Hok Gie dan Herman Lantang juga sehaluan. Keahlian mereka dalam menggunakan kata dan diksi, telah dicurahkan untuk menyuarakan perenungan dan pemikiran mereka dengan cara yang paling menarik.

Pendiri Mapala UI

Herman Lantang

Hal kedua yang akan langsung muncul ketika menyebut nama Herman Lantang adalah tentang kiprahnya dalam membidani lahirnya salah satu organisasi mahasiswa pecinta alam paling senior di Indonesia yakni; Mapala UI.

Mapala UI sebagaimana yang kamu tahu, adalah sebuah organisasi pecinta alam tingkat mahasiswa paling awal di Indonesia. Organisasi ini melahirkan banyak para petualang tangguh negeri yang melanglang buana ke seluruh dunia.

Termasuk salah satu sosok paling familiar yang dilahirkan oleh Mapala UI adalah Norman Edwin yang merupakan legenda pendakian gunung di Indonesia dan penggagas ide project seven summit pertam untuk Indonesia.

Kamu pasti tahu tentang Norman Edwin, kan?

Seorang Mud Doctor

Herman Lantang

Selanjutnya hal yang juga melekat dengan nama Herman Lantang adalah julukannya sebagai seorang Mud Doctor.  Nah, kamu tahu nggak kira-kira kenapa salah satu tokoh pecinta alam dan pendaki gunung Indonesia ini bisa dipanggil sebagai seorang Doktor Lumpur atau Mud Doctor?

Mud Doctor adalah julukan yang diberikan oleh rekan seprofesi Herman Lantang sewaktu masih bekerja pada berbagai perusahaan minyak kelas dunia. Hal ini selain menjadi panggilan yang unik, juga merupakan sebuah pengakuan akan kapasitas dan reputasi Herman O Lantang dalam menangani pengeboran minyak dengan medan-medan penuh lumpur.

Dalam urusan menangani kesulitan pengeboran minyak dengan medan lumpur dan lain semacamnya, Herman O Lantang adalah ahlinya. Dan atas dasar itulah julukan sebagai Mud Doctor itu melekat pada dirinya.

Koki Handal Kue Klasik

Herman Lantang

Kamu mungkin saja tidak menyangka jika seorang Herman O Lantang ternyata juga sangat jago dalam urusan masak-memasak, kan?

Nah, setelah tidak lagi aktif bertualang dan mendaki gunung karena faktor usianya, Herman Lantang ternyata lebih banyak mengalihkan fokusnya pada urusan masak dan mengolah makanan. Dan luar biasanya, bidang ini juga tidak dipilih sebagai cara beliau untuk main-main saja. Terbukti Herman O Lantang telah membangun sebuah toko kue yang cukup sukses yang ia beri nama sebagai Kelapa Tiga Taart Tempoe Doeloe.

Ternyata Sobat Akasaka, jiwa pelestarian seorang Herman O Lantang tidak hanya dalam ruang lingkup alam bebas dan gunung-gunung saja. Dalam ranah industri makanan yang digelutinya, Herman Lantang juga sangat idealis dengan tujuannya yang ingin melestarikan berbagai kue dan panganan klasik untuk dinikmati masyarakat modern.

Pemilik Herman Lantang Camp

Herman Lantang

Hal kelima atau yang terakhir jika kamu menyebut nama Herman Lantang adalah tentang Herman Lantang Camp yang terletak di kawasan Bogor, Jawa Barat.

Mungkin benar jika Herman Lantang bukan yang pertama penggagas bisnis penginapan yang berbasis kegiatan luar ruang di Indonesia. Akan tetapi tidak dapat disangkal pula bahwa namanya sangat melekat dengan bisnis model ini. Nama besarnya, jejak sejarah yang ia ukir, seakan ikut menghidupkan nama camp Herman Lantang yang ia miliki.

Tentu saja masih banyak hal lain jika kita berbicara mengenai sosok seorang Herman Lantang. Perenungannya yang dalam di antara langkah-langkahnya mengarungi alam raya yang luhur telah menerbitkan pengertian yang menarik dalam dirinya. Kemampuan yang sangat baik dalam sastra dan antropolgi juga memberikan bekal bagi dirinya dalam memproduksi Herman Lantang quotes yang masih sering sekali oleh para pendaki hinga saat ini.

BACA JUGA:

Herman Lantang

Nah Sobat Akasaka, itu adalah 5 hal yang paling populer ketika kita menyebut nama seorang Herman O Lantang. Sebagai seorang pionir atau perintis dalam dunia pecinta alam dan pendaki gunung di Indonesia, sosok Herman Lantang benar-benar kaya untuk diteladani.

Terakhir, melalui tulisan ini Akasaka Journal mewakili seluruh tim dan manajemen Akasaka Outdoor Indonesia ingin menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas berpulangnya Herman O Lantang, sang legenda petualang Indonesia.

Semoga semangat beliau, keteguhan beliau, pemikiran beliau serta dedikasinya yang sangat luar biasa dalam khazanah dunia pecinta alam Indonesia, dapat menjadi teladan petualang muda tanah air untuk melanjutkan perjuangan dan penjelajahan beliau.

Selamat jalan, Opa Herman Lantang. Terimakasih atas persembahanmu untuk Indonesia.

KLIK DISINI DAN DAPATKAN BERBAGAI PRODUK PALING ISTIMEWA DARI AKASAKA DENGAN HARGA PALING GILA!

Referensi berita:

Leave a comment

All comments are moderated before being published