TERNYATA INI 7 JENIS JAKET OUTDOOR YANG PALING UMUM DIGUNAKAN

 

jenis jaket outdoor

Secara total, ada hampir 40 jenis jaket yang dikenal saat ini. Di antara jumlah yang banyak itu, ada pula jenis jaket outdoor atau yang fungsional dan penggunaannya secara khusus untuk kegiatan di alam terbuka. Dari jaket berbahan down atau bulu angsa, hingga parka yang biasa digunakan di Antartika, jaket outdoor dibuat dengan keistimewaannya sendiri-sendiri.

Nah, dalam artikel kali ini Akasaka Journal akan mengajak kamu semua untuk mengenal 7 jenis jaket outdoor yang paling banyak digunakan dalam aktivitas petualangan luar ruang.

Lantas apa saja jenis jaketnya?

Yuk, simak ulasan lengkapnya berikut ini, ya.

BACA JUGA:

7 Jenis Jaket Outdoor yang Paling Banyak Digunakan dalam Aktivitas Luar Ruang

jenis jaket outdoor

Dalam mountaineering di gunung-gunung tinggi, Sobat Akasaka mungkin sering melihat para pendaki yang menggunakan setelan jaket seperti astronot, lengkap dengan masker oksigen mereka. Atau Sobat Akasaka juga pasti pernah melhihat bagaimana para petualang kutub yang menggunakan jaket tebal dengan panjang hingga lutut dan bagian tengkuk ditutupi bulu?

Baik jaket untuk mountaineering atau pun jaket kutub, semuanya didesain secara khusus untuk menghadapi tantangan cuaca yang kejam. Dikarenakan pengertian jaket outdoor sendiri adalah sebagai proteksi tubuh dari paparan cuaca alam bebas yang memiliki pressure dan pengaruh massif bagi performance kesehatan seorang petualang.

Dengan banyaknnya jenis kegiatan petualangan, maka jaket untuk mendukung aktivitas ini pun beragam pula. Aktivitas mountaineering, hiking, fishing, winter exploring hingga hunting pun akan memiliki jenis jaket pendukungnya sendiri-sendiri.

Nah, di antara demikian banyak jenis jaket tersebut, 7 jenis yang dirangkum oleh Akasaka Journal berikut ini adalah yang paling umum dipergunakan.

Jaket Parka

jenis jaket outdoor

Jenis jaket outdoor pertama yang paling banyak digunakan dalam aktivitas alam bebas adalah parka atau jaket parka. Ini adalah jenis jaket yang paling direkomendasikan untuk kamu yang misalnya beraktivitas di wilayah dengan suhu dingin yang ekstrim.

Menarik juga untuk melihat ada banyak mis-persepsi di kalangan pegiat petualangan dalam mengartikan mana jaket dan mana parka karena keduanya adalah hal yang berbeda. Terutama jika kamu mamu menterjemahkannya secara spesifik.

Dilihat dari macam-macam bahan jaket outdoor, maka parka adalah jaket pertama yang mengkombinasikan material jaket water resistant tingkat atas dengan bulu pada bagian tudung atau hoodienya. Untuk dapat disebut sebagai parka yang sempurna, sebuah tudung dari jenis jaket ini harus memiliki bulu baik ia dari bulu binatang asli atau pun hanya  material bulu sintetis.

Ciri lain dari jaket parka adalah panjangnya sendiri.

Parka memiliki panjang di bawah pinggang, bisa setengah paha atau bahkan hingga lutut. Jadi, cakupan wilayah proteksi yang dicover oleh jaket parka secara umum lebih luas dibandingkan jaket biasa yang umumnya hanya sebatas garis pinggang.

Untuk Sobat Akasaka yang berencana bertualang di wilayah dengan iklim dingin yang ekstrim seperti Antartika, Alaska, Siberia atau musim dingin dimana saja, jaket parka adalah pilihan yang sempurna.

Down Suit

jenis jaket outdoor

Nah, ini adalah jaket yang digunakan oleh para pendaki gunung-gunung tinggi. Umumnya gunung dengan ketinggian hingga 8.000 meter seperti di Himalaya dan Karakoram memprioritaskan jaket pendakian seperti ini untuk digunakan.

Mudah untuk memahami down suit hanya dari istilahnya saja.

Down digunakan sebagai refresentasi dari material down atau bulu angsa yang digunakan sebagai lapisan insulasi. Sementara istilah suit merupakan gambaran bahwa jaket ini tidak hanya meng-cover tubuh bagian atas penggunannya saja.

Perlindungan yang dimiliki oleh jaket down suit meliputi keseluruhan tubuh para pendaki, dari kepala hingga ke kaki. Bagian yang tidak dicover oleh perlindungan down suit hanyalah wajah, telapak tangan dan juga bagian punggung kaki dan telapak kaki.

Dengan temperature pegunungan 8.000 meter yang sangat ektrim dan dapat berubah dalam hitungan menit, down suit memiliki kemampuan perlindungan yang lebih maksimum.

Insulasi berbahan bulu alami atau pun bulu sintetis yang ada dalam pakaian pelindung ini, akan membantun tubuh untuk bertahan lebih baik dalam kondisi alam pegunungan tinggi yang ganas.

Anorak

jenis jaket outdoor

Ini mungkin agak asing di Indonesia dan hanya sedikit yang sudah terbiasa dengan istilahnya. Beberapa para pegiat alam juga kadang mempersepsikan bahwa Anorak sebagai sebuah merek, seperti halnya jaket hiking eiger, jaket hiking Akasaka dana lain sebagainya. Padahal, anorak itu sama seperti parka, merupakan satu jenis jaket dengan spesifikasi tertentu.

Anorak adalah sebuah tipe outerwear yang memiliki beberapa ciri-ciri khusus yang dapat dengan mudah kamu kenali.

Ciri khas pertama dari Anorak adalah ia tidak memiliki resleting pada bagian depan. Dengan spesifikasi seperti ini, maka satu-satunya akses untuk menggunakan Anorak adalah seperti menggunakan t-shirt atau kaos oblong pada umumnya.

Meskipun demikian, ada beberapa Anorak yang memiliki half zipper atau resleting yang hanya sampai dada saja. Sementara pada bagian bawah hingga ujung Anorak di garis pinggang, bagian depan sepenuhnya tertutup dan tidak memiliki akses layaknya jaket pada umumnya.

Ciri khas lain dari Anorak adalah keberadaan kantong pada bagian depan.

Ini seperti kangaroo pocket pada bagian perut yang membuat kamu dapat dengan mudah meraih apa pun yang kamu simpan di dalamnya. Saku anorak juga biasanya dilengkapi dengan penutup untuk memastikan barang yang kamu simpan tetap aman.

Puffer

jenis jaket outdoor

Jenis jaket ketiga yang juga sangat populer dalam dunia petualangan adalah puffer. Seperti istilah yang digunakannya, puffer adalah jaket dengan model yang ‘puffy’ dan montok (empuk). Insulasi yang digunakan dalam puffer bisa berubah dacron, sintetis atau bahan apa pun yang setara dengan itu.

Puffer memiliki fungsi yang hampir setara dengan jaket berbahan down atau bulu angsa. Dari sisi desain dan model, ada banyak kesamaan antara jaket puffer dan jaket down. Perbedaan paling mencolok dari kedua jaket ini memang hanya insulasi yang ada di dalamnya.

Penyebutan istilah puffer ini bukanlah sesuatu yang mengikat. Jadi, dengan konstruksi yang sama dan model yang serupa, kamu juga dapat menyebut jaket down dengan sebutan puffer atau puffy jacket.

Menariknya lagi, puffer dapat memiliki desain yang sangat beragam.

Kamu mungkin akan menemukan jaket puffer dengan desain seperti parka, atau seperti jaket hiking pada umumnya, atau bahkan hanya sebuah vest atau rompi.

Akan tetapi konstruksi terpenting dari puffer adalah sama. Jaket satu ini memiliki model yang menggembung berisi dacron, down atau jenis yang lainnya.

Jaket Hiking

jenis jaket outdoor

Nah, ini adalah jenis jaket outdoor yang paling umum dan paling banyak digunakan. Bahkan beberapa memasukkan jenis parka, windbreaker, jaket windproof dan sejenisnya sebagai bagian dari jaket hiking secara umum.

Jaket untuk hiking hanya dapat diartikan berdasarkan spesifikasi aktivitasnya saja. Praktiknya jaket ini memiliki banyak turunan yang lebih kaya.

Namun, sebagai referensi yang sederhana bagi kamu yang mungkin sedang mencari jaket hiking untuk aktivitas yang kamu lakukan, kamu bisa memperhatikan spesikasi berikut untuk mendapatkan yang terbaik.

  • Material – Bahan yang digunakan oleh jaket hiking juga beragam sekali. Kamu mungkin akan menemukan jaket gunung bahan goretex, taslan, canvas, parasit dan lain sebagainya. Namun secara sederhana, jaket hiking yang baik harus terbuat dari bahan yang waterproof, windproof dan kuat.
  • Teknologi – Hal kedua dari ciri umum jaket hiking adalah teknologinya sendiri. Dalam hal ini kamu mungkin akan diajak berkenalan dengan beberapa istilah seperti lightweight, breathable, drylite, omniheat, dan lain sebagainya. Hal penting sebagai esensi dari istilah ini adalah jaket hiking dibuat dengan teknologi yang mendukung aktivitas petualangan secara maksimum.
  • Kelengkapan – Bagian selanjutnya yang menjadi ciri khas jaket untuk aktivitas petualangan adalah aksesoris pelengkapnya sendiri. Kamu mungkin akan menemukan beberapa istilah seperti hoodie, cord line, mesh, dan lain sebagainya sebagai bentuk kelengkapan jaket ini untuk mendukung aktivitas hiking yang kamu lakukan.

Windbreaker

jenis jaket outdoor

Selanjutnya model jaket untuk aktivitas petualangan adalah windbreaker. Kamu sudah pasti dapat memahaminya hanya dengan mendengar namanya, bukan?

Wind breaker secara umum adalah sebutan jaket yang memiliki kemampuan sebagai wind break atau penahan angin. Di samping disebut sebagai wind breaker, jaket jenis ini juga kadang disebut dengan wind stopper, wind wall, dan lain sebagainya.

Menariknya Sobat Akasaka, tidak semua jaket windproof memiliki kemampuan waterproof atau water resistance. Ada cukup banyak jenis jaket outdoor yang sangat efisien dalam menahan hembusan angin, namun tidak memiliki kemampuan yang sama dalam hal menahan penetrasi air hujan.

Nah, untuk kamu yang menginginkan perlindungan sempurna dalam sebuah jaket bertualang, pastikan pula bahwa jaket hiking yang kamu gunakan juga memiliki kemampuan windrproof dan waterproof sekaligus, ya.

Raincoat & Ponco

jenis jaket outdoor

Jenis jaket yang terakhir dan banyak dipergunakan sebagai proteksi dalam kegiatan alam bebas adalah jas hujan. Nah, jas hujan sendiri memiliki beberapa jenis baik bentuk, model mau pun fungsinya. Dua jenis yang paling populer mungkin adalah ponco dan raincoat.

Raincoat pada umumnya adalah sebutan untuk pakaian perlindungan dari hujan yang bentuknya adalah sepasang, terdiri dari celana dan jaket.

Sementara ponco adalah perlindungan dari hujan yang hanya berbentuk jaket tanpa celana. Hanya saja pada ponco, bentuknya seperti jubah besar dan lebar yang memastikan tubuh bagian bawah juga terlindungi saat berkegiatan di bawah hujan.

Jika kamu mempertimbangkan sebuah produk perlindungan yang multiguna, kamu mungkin sebaiknya memilih ponco. Ponco dengan kategori tertentu bahkan didesain memiliki perlindungan untuk hujan, sejaligus juga dapat menjadi flysheet dan shelter darurat.

BACA JUGA:

jenis jaket outdoor

Nah, itu adalah beberapa jenis jaket outdoor yang paling banyak digunakan dalam aktivitas alam bebas. Sobat Akasaka sudah pasti memiliki salah satu di antaranya, bukan?

Oh ya sebagai salah satu referensi yang bisa kamu pilih untuk kegiatan bertualang, Akasaka Outdoor memiliki satu koleksi menarik untuk kamu gunakan. Lebih lengkapnya kamu bisa langsung melihat ketangguhannya melalui link dibawah ini, ya!

BUKTIKAN KETANGGUHAN RAINCOAT/PONCO AKASAKA DISINI

 

Baca Ini Juga Yuk!

10 FAKTA FILM 14 PEAKS NOTHING IS IMPOSSIBLE YANG TIAP PENDAKI HARUS TAHU
10 FAKTA FILM 14 PEAKS NOTHING IS IMPOSSIBLE YANG TIAP PENDAKI HARUS TAHU
Halo, Sobat Akasaka! Kamu pastinya sudah nonton film 14 Peaks Nothing Is Impossible yang lagi ramai diperbincangkan itu, kan? Bagaimana filmnya? keren dan inspiratif benget, bukan? Nah, ternyata da...
Read More
INI 9 TEMPAT DENGAN AURA CAMP VIBES PALING TERKENAL DI INDONESIA
INI 9 TEMPAT DENGAN AURA CAMP VIBES PALING TERKENAL DI INDONESIA
Istilah camp vibes beberapa tahun terakhir semakin populer di Indonesia. Istilah ini tidak hanya diartikan sebagai suasana camping dengan segala unsurnya. Namun, camp vibes juga kadang diperluas la...
Read More
INI 7 FAKTA GUNUNG LEMBU SUPER MENARIK UNTUK KAMU KETAHUI
INI 7 FAKTA GUNUNG LEMBU SUPER MENARIK UNTUK KAMU KETAHUI
Di antara Gunung Parang dan Gunung Bongkok di kabupaten Purwakarta, terdapat sebuah gunung lain yang tidak kalah menarik bernama gunung Lembu. Gunung dengan nama unik ini merupakan salah satu desti...
Read More

Leave a comment

All comments are moderated before being published