TERNYATA INI 6 HAL TENTANG GUNUNG SINABUNG YANG PALING MENCENGANGKAN

gunung sinabung

Satu-satunya gunung berapi di Indonesia yang mampu menyamai bahkan menyaingi popularitas gunung Merapi di Jawa Tengah mungkin adalah gunung Sinabung di Sumatera Utara. Gunung sinabung dan aktivitasnya yang sangat signifikan memaksa perhatian Indonesia untuk melihatnya secara lebih khusus. Ketinggian gunung Sinabung dan dampak letusannya telah mempertontonkan hal yang tidak mungkin untuk diacuhkan.

Nah, seberapa menarik gunung Sinabung dan aktivitasnya sebagai gunung berapi?

Yuk, simak ulasannya berikut ini.

BACA JUGA:

6 Hal Tentang Gunung Sinabung yang Tidak Mungkin Bisa Diabaikan

gunung sinabung

Dengan aktivitas vulkaniknya yang sangat aktif, gunung Sinabung telah menarik perhatian masyarakat Indonesia secara luas. Gunung Sinabung hari ini bahkan masih tetap saja menunjukkan intensitas yang tinggi dalam hal statusnya sebagai gunung berapi aktif. Letusan dan erupsi-erupsi dengan skala kecil masih sering terjadi hingga sekarang.

Ketinggian gunung Sinabung adalah 2.451 meter dari permukaan laut dan merupakan gunung tertinggi kedua di Sumatera Utara setelah gunung Sibuatan yang memiliki ketinggian 2.450 mdpl. Tidak jauh dari tempat berdirinya gunung Sinabung, menjulang pula gunung Sibayak yang memiliki ketinggian 2.094 meter. Baik gunung Sinabung dan Sibayak, adalah gunung dengan pemandangan yang sangat indah.

Secara adminisitraif, gunung Sinabung berdiri di atas wilayah Dataran Tinggi Karo, Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Diketahui bahwa gunung Sinabung meletus baru-baru ini saja, dikarenakan sejak tahun 1.600, gunung ini tidak menunjukkan aktivitas vulkanik yang signifikan untuk dikhawatirkan.

Nah, selain data umum semacam itu, ternyata gunung Sinabung juga memiliki sederet fakta menarik lainnya, lho.

Lantas, apa sajakah fakta menarik tersebut?

Berikut beberapa di antaranya;

Gunung Sinabung Terbentuk dari Letusan Gunung Toba

gunung sinabung

Sebelum gunung Sinabung meletus lagi pada tahun 2010 hingga sekarang, gunung ini adalah gunung yang sangat indah untuk tujuan pendakian. Dengan bentuknya yang kerucut sempurna dan ketinggian nomor dua di Sumatera Utara, gunung Sinabung menyajikan petualangan pendakian yang tentu saja sangat menarik untuk para pendaki.

Namun, tahukah kamu darimana sebenarnya gunung yang cantik ini berasal?

Yap, benar sekali.

Jika kita membaca sejarahnya secara lebih komprehensif, gunung Sinabung dikatakan berasal dari letusan gunung Toba yang terjadi pada 74 ribu tahun yang lalu. Selain menghasilkan gunung Sinabung yang cantik, letusan dahsyat ini juga menghasilkan gunung Sibayak yang juga berstatus sebagai gunung berapi aktif.

Nah, kamu sendiri sudah pasti tahu kan, kalau di samping menghasilkan dua gunung api dengan aktivitask vulkanik yang tinggi, letusan gunung Toba saat itu juga membentuk sebuah kawah raksasa yang saat ini terisi air dan dikenal dengan Danau Toba?

Gunung Sinabung adalah Gunung Api Paling Aktif di Indonesia

gunung sinabung

Dilihat dari track record-nya, gunung Sinabung berasal dari pulau Sumatera tepatnya di Tanah Batak ini, adalah gunung yang paling aktif di Indonesia. Artinya gunung Sinabung secara aktivitas vulkanin juga mengalahkan keaktifan gunung-gunung api populer lainnya di Indonesia seperti Merapi, Semeru, Bromo, Rinjani dan juga Krakatau.

Lho, kok bisa seperti itu?

Ya, memang benar bahwa ada jeda waktu yang sangat lama dimana gunung Sinabung tertidur atau ada dalam fase diam. Setelah terakhir meletus pada tahun 1.600, gunung ini tenang dan sama sekali tidak beraktivitas lebih dari empat abad lamanya.

Namun ketika ia mendadak meletus pada tahun 2010 silam, gunung Sinabung terus saja meletus hingga sekarang. Tidak pernah jeda walau pun hanya satu tahun saja. Hal inilah yang menyebabkan gunung Sinabung dianggap sebagai gunung api paling aktif di Indonesia.

Gunung Sinabung adalah Gunung Api Strato

gunung sinabung

Bentuk gunung berapi dapat dibedakan dalam tiga jenis yakni Gunung Api Maar, Gunung Api Perisai, dan Gunung Api Strato atau yang populer disebut strato volcano.

Gunung api Maar atau Mar adalah gunung api yang memiliki kawah atau danau di puncaknya. Mar sendiri bermakna sebagai danau tektonik yang besar dan terjal. Danau pada gunung api Mar terbentuk oleh sebuah letusan yang sangat kuat sehingga memuntahkan material di puncak gunung dan menciptakan sebuah lobang raksasa yang menjadi kawah.

Gunung api perisai memiliki bentuk lereng yang sangat landai dan juga alas yang luas. Gunung ini terbentuk lantaran erupsinya yang bergerak dimana magmanya mengalir atau menyebar dengan cepat. Gunung dengan bentuk satu ini dapat dilihat pada banyak gunung api di Hawaii seperti Mauna Kea, Mauna Loa, dan sebagainya.

Nah, yang terakhir adalah gunung api strato yang berbentuk kerucut. Gunung ini terbentuk oleh letusan-letusan sebelumnya yang membentuk kerucut berlapis-lapis. Bentuk gunung Sinabung dilihat dari faktor ini dapat dikategorikan sebagai gunung api strato.

Kamu pasti juga mengenali beberapa gunung dengan bentuk yang sama di Indonesia, kan?

Gunung Sinabung Merupakan Gunung dengan Akibat Letusan yang Paling Parah

gunung sinabung

Meskipun belum begitu lama, namun sejarah gunung Sinabung terkait dengan letusannya, telah memberikan catatan yang signifikan. Dapat dikatakan berdasarkan akibat letusan yang ditimbulkannya, gunung Sinabung ada pada tingkat yang paling parah.

Ada beberapa hal yang menjadikan munculnya klaim bahwa akibat letusan gunung Sinabung dianggap sebagai yang paling parah dibanding yang lainnya. Hal pertama adalah karena kolom asap yang ditimbulkan bisa sangat tinggi dan menyebar dalam radius yang begitu jauh. Hal kedua adalah hujan abu yang ditimbulkan oleh letusan gunung Sinabung bahkan bisa mencapai radius puluhan kilometer.

Ada banyak wilayah perkampungan di kaki gunung Sinabung yang dengan terpaksa tidak dapat didiami kembali karena telah hancur oleh dampak letusan. Bahkan kota Medan sendiri yang berjarak 80 kilometer dari gunung Sinabung, juga sempat diguyur hujan abu vulkanik pada letusannya di tahun 2013.

Oh ya, tahukah kamu berapa ketinggiannya kolom asapnya saat itu?

Yap, 8.000 meter!

Bayangkan, bagaimana asap letusan itu bisa membumbung tinggi hingga 8 kilometer jauhnya. Parah banget, kan?      

Gunung Sinabung adalah Gunung Api dengan Erupsi Menahun

gunung sinabung

Fakta selanjutnya dari gunung Sinabung adalah lama erupsinya yang menahun atau bertahun-tahun. Sejak meletus lagi pada tahun 2010 silam, gunung ini tak pernah libur walau pun satu tahun saja. Bahkan dalam beberapa tahun, gunung Sinabung bisa berkali-kali mengalami erupsi.

Sinabung meletus untuk pertamakalinya sejak tahun 1.600 adalah tahun 2010. Namun, akibat gunung Sinabung meletus 2013 mungkin adalah yang paling parah. Gunung ini erupsi berkali-kali selama bulan September dan November. Hujan abunya sendiri bahkan menjangkau kota Medan dan sekitarnya.

Gunung Sinabung meletus 2020 terjadi pada bulan Agustus dan Nopember. Sementara letusan gunung Sinabung pada tahun 2021 yang baru berjalan setengah tahun ini, terjadi pada Januari dan Maret.

Berdasarkan pengamatan vulkanologi, aktivitas gunung Sinabung seperti ini belum akan berhenti dalam waktu dekat.

Gunung Sinabung Memiliki Banyak Kesamaan dengan Gunung Merapi

gunung sinabung

Nah, fakta keenam atau terakhir dari gunung Sinabung yang cukup mencengangkan adalah ternyata gunung ini memiliki banyak kesamaan dengan gunung api paling terkenal di Indonesia, yaitu gunung Merapi di Jawa Tengah.

Sebagai sama-sama gunung api, gunung berapi Sinabung dan Merapi memiliki karakteristik yang hampir mirip. Kedua gunung ini memiliki dampak letusan yang sangat signifikan bagi warga sekitar. Ketika Sinabung memuntahkan laharnya dan membuat ribuan penduduk harus mengungsi, Merapi pun sama. Bahkan kamu mungkin masih ingat bagaimana kampung Mbah Maridjan luluh lantak disapu wedhus gembel gunung Merapi, bukan?

Walaupun tidak seagresif gunung Sinabung, namun aktivitas vulkanik gunung Merapi juga sudah menahun. Sejak dinyatakan dalam status waspada beberapa tahun lalu, gunung Merapi masih terus bergejolak dan tidak stabil hingga hari ini.

Persis seperti Sinabung juga, kan?

BACA JUGA:

 

gunung sinabung

Nah, itu adalah 6 hal dari gunung Sinabung yang tidak banyak diketahui. Dari asal usulnya hingga letusannya yang luar biasa, gunung Sinabung telah menjadi perhatian yang dikagumi sekaligus juga ditakuti oleh masyarakat.

Oh ya, jika kamu ingin menyaksikan keindahan gunung-gunung di Sumatera seperti Sinabung, Sibayak, Sibuatan dan yang lainnya, tetap gunakan selalu produk Akasaka Outdoor, ya.

Dengan kualitas terbaik di kelasnya, Akasaka Outdoor akan membuat petualangan kamu semakin istimewa dimana pun saja.

KLIK DISINI DAN BUKTIKAN KETANGGUHAN PRODUK AKASAKA OUTDOOR SEKARANG JUGA

Baca Ini Juga Yuk!

8 DANAU DI PEGUNUNGAN DENGAN PEMANDANGAN PALING MEMUKAU
8 DANAU DI PEGUNUNGAN DENGAN PEMANDANGAN PALING MEMUKAU
Menurut kamu, apa danau di pegunungan Indonesia yang paling cantik untuk dikunjungi? Danau Gunung Tujuh di Kerinci, Danau Segara Anak di gunung Rinjani, atau danau Ranu Kumbolo di gunung Semeru? Ap...
Read More
INI DAFTAR LENGKAP PEGUNUNGAN DI INDONESIA DARI SUMATERA HINGGA PAPUA
INI DAFTAR LENGKAP PEGUNUNGAN DI INDONESIA DARI SUMATERA HINGGA PAPUA
Sebagai negara kepulauan dan berdiri di atas rangkaian cincin api, Indonesia tentu saja memiliki banyak keistimewaan. Salah satu keistimewaan Indonesia yang mungkin tidak banyak dimiliki negara lai...
Read More
9 FAKTA MENAKJUBKAN TENTANG PEGUNUNGAN URAL YANG JARANG DIKETAHUI
9 FAKTA MENAKJUBKAN TENTANG PEGUNUNGAN URAL YANG JARANG DIKETAHUI
Dibandingkan pegunungan populer di dunia lainnya, Pegunungan Uralmemang tidak begitu dikenal. Akan tetapi, pegunungan ini juga tidak kalah istimewa dengan pegunungan-pegunungan lainnya. Di Pegunung...
Read More

Leave a comment

All comments are moderated before being published