Serunya Body Rafting

Ingin menikmati serunya olahraga air yang cukup menantang meski tak harus bersama kawan-kawan? Kalau ya, Sobat Akasaka perlu mencoba body rafting. Eits, tunggu dulu. Walaupun ada kata-kata rafting, jangan dibayangkan aktivitas yang satu ini seperti arung jeram pada umumnya, ya!

Pengertian Body Rafting


Pengertian Body Rafting - Ayokepangandaran

 

Di Indonesia sendiri, istilah body rafting mungkin masih sedikit asing walau sebenarnya kegiatan outdoor ini sudah ada sejak cukup lama. Tidak seperti rafting yang harus berpacu dengan arus deras dan membutuhkan kekompakan dari seluruh anggota, saat body rafting kamu justru hanya perlu menghanyutkan diri mengikuti arus.

Namun, kamu tidak perlu takut tenggelam. Bahkan sekalipun tidak bisa berenang, kamu tetap dapat menikmati serunya olahraga ini selama mengikuti prosedur keamanan yang benar. Kamu hanya harus mengenakan pelampung dan dilengkapi helm serta decker. Lalu sejalan dengan arus sungai, kamu akan menyusuri aliran sungai dan melalui beberapa jeram atau spot loncat dengan ketinggian bervariasi yang memacu adrenalin.

 

Tempat Melakukan Body Rafting


Tempat Melakukan Body Rafting - cukang-taneuh-menikmati-panorama-grand-canyon-di-indonesia

 

Secara internasional, body rafting lebih dikenal dengan istilah canyoning atau canyoneering. Istilah ini berasal dari kata canyon atau yang dalam bahasa Indonesia berarti ngarai, yakni cerukan yang terbentuk dari pengikisan sungai yang terjadi terus menerus sehingga membentuk dinding tebing.

Karena itulah, tempat untuk melakukan body rafting biasanya pada canyon yang juga memiliki pemandangan cantik. Di Indonesia, salah satu tempat yang populer sekaligus boleh dibilang sebagai pionir body rafting adalah Green Canyon, Pangandaran, Jawa Barat.

Green Canyon sendiri merupakan sebuah objek wisata yang banyak dikunjungi wisatawan. Pesona wisata alam ini sangat menakjubkan dengan aliran air berwarna hijau yang diapit oleh tebing-tebing tinggi berikut gua dengan stalaktit dan stalakmit yang eskotis. Tak lupa, rimbunnya pepohonan di sisi kanan dan kiri juga menjadikan pemandangan Green Canyon semakin mengesankan.

Selain Green Canyon, kamu juga bisa melakukan body rafting di Sungai Citumang. Di Sungai Citumang, airnya lebih tenang sehingga bila ingin lebih santai, kamu bisa memilih di sini. Selain itu, air sungai ini berasal dari mata air bawah tanah yang keluar dari sebuah gua dan mengalir melalui bebatuan kapur. Akibatnya, air sungai yang dihasilkan memiliki warna yang sangat cantik dan unik, yakni hijau toska.

 

Body Rafting di Green Canyon


Body Rafting di Green Canyon - mypangandaran

 

Di antara dua lokasi tersebut, Green Canyon lebih banyak dipilih untuk body rafting karena medannya yang memang lebih menantang, Tarif yang ditawarkan untuk olahraga individual ini berkisar antara Rp150.000,00 sampai Rp250.000,00. Siapa pun yang berusia antara 7 hingga 55 tahun dengan kondisi yang sehat bisa menikmati serunya body rafting di sini.

Normalnya, lamanya waktu yang diperlukan untuk menuntaskan body rafting di Green Canyon sekitar 2,5 hingga 3 jam. Selama itu pula, kamu akan merasakan serunya menaklukkan jeram dengan tingkat kesulitan yang berbeda-beda sebelum akhirnya mencapai titik istirahat.

Kalau ini pertama kalinya kamu mencoba body rafting, jangan khawatir. Pemandu akan lebih dulu membekalimu dan ikut mendampingi selama perjalanan di air. Yang lebih seru, kamu akan melakukan tracking lebih dahulu dengan menuruni bukit sejauh kurang lebih 200 meter. Kegiatan ini tidaklah melelahkan, apalagi sepanjang perjalanan kamu hanya akan disuguhi oleh panorama yang memanjakan mata.

 

Itulah sepintas tentang body rafting, alternatif olahraga air yang memacu adrenalin tetapi relatif aman. Siap mencoba?

Leave a comment

All comments are moderated before being published