SELAIN TANGGUH INI 8 FAKTA SHERPA EVEREST YANG JARANG DIKETAHUI

Sherpa Everest

Menyebut sherpa sebagai sherpa Everest mungkin kurang tepat karena sherpa tidak hanya menjadi pemandu di Everest saja. Para sherpa yang jumlahnya banyak ini, hampir selalu menjadi garda terdepan pasukan yang mencapai puncak-puncak gunung paling tinggi di dunia. Di Himalaya yang menjadi rumahnya, sherpa adalah rajanya.

Namun sherpa lebih dari sekedar pemandu pendaki gunung tinggi. Kehidupan sherpa dan keberanian mereka di atas gunung-gunung tak terkalahkan, membuat nama sherpa menjadi legenda. Dalam dunia pendakian gunung secara luas, sherpa dikenal sebagai simbol dari kekuatan dan ketangguhan.

Nah, dalam artikel kali ini Akasaka Journal akan mengajak kamu untuk mengenal beberapa hal menarik tentang sherpa. Apa sajakah itu?

Yuk, simak ulasannya lengkapnya berikut ini.

BACA JUGA:

8 Fakta Tentang Sherpa Everest yang Paling Jarang Diketahui

Sherpa Everest

Sherpa telah menjadi salah satu kata yang populer di dunia. Kata ini tidak hanya terkenal di dunia pendakian gunung, namun juga terkenal sebagai nama produk dan juga mungkin inspirasi berbagai merek dagang. Bahkan Sherpa adalah juga salah satu judul film dokumenter yang cukup populer pada tahun 2017.

Namun pertanyaan sederhananya kemudian adalah; apa Sherpa itu sebenarnya?

Berikut 8 fakta tentang sherpa yang mungkin belum kamu tahu.

Asal Muasal Sherpa

Sherpa Everest

Kata sherpa sebenarnya berasal dari kata Shar-wa, yang artinya adalah orang-orang dari Timur. Sherpa saat ini merupakan peralihan dari kata benda menjadi kata kerja. Atau dalam bahasa yang lebih mudah, sherpa juga telah berkembang pengertiannya menjadi sebuah profesi atau pekerjaan.

Suku sherpa berasal dari sekelompok orang yang bermigrasi dari wilayah Tibet Timur menuju Nepal sebelum kedua negeri tuan rumah Himalaya ini berpisah bahkan berperang.

Di Nepal, suku sherpa kemudian memantapkan diri di Lembah Pegunungan Solokhumbu. Salah satu desa tertua dari asal muasal sherpa yang bermigrasi dari Tibet Timur adalah Pangboche. Ini adalah desa yang cukup populer di Nepal.

Saat ini Solokhumbu dimana desa asal muasal para sherpa itu berada, telah menjadi salah satu bagian penting dalam pendakian Everest. Tempat ini adalah yang biasanya digunakan sebagai titik start hiking para pendaki menuju gunung Everest.

Tidak Semua Sherpa adalah Pendaki Gunung

Sherpa Everest

Selain identik sebagai sebuah kata benda, kata sherpa juga menjadi sebagai sebuah profesi atau pekerjaan. Namun sherpa sama sekali tidak sama dengan porter atau para pengangkut barang.

Profesi sherpa secara secara deskripsi pekerjaan adalah orang yang bertugas untuk mengatur porter, jumlah beban yang mereka bawa dan mengatur pembayaran upah mereka.

Di samping itu, sherpa juga bertanggung jawab mendirikan camp, memastikan keselamatan para pendaki, menjadi penghubung antara pendaki dan porter. Bahkan juga diserahi tanggung jawab untuk memastikan teh hangat sudah disediakan ketika para pendaki mencapai camp.

Namun, tidak semua orang yang bekerja di atas gunung seperti ini adalah sherpa dari etnis atau suku asli sherpa. Akan tetapi untuk pemandu pendakian yang sulit dan lebih tinggi memang pada umumnya berasal dari suku sherpa yang asli. Mereka secara natural memiliki ketahanan yang lebih baik di atas ketinggian.

Ketangguhan Sherpa Tercipta dari Adaptasi Genetika Selama Ribuan Tahun

Sherpa Everest

Tahun 1976 sebuah studi yang mempelajari ketangguhan para sherpa menyampaikan hipotesa bahwa sherpa memiliki kekuatan di dataran tinggi tidak secara tiba-tiba. Kondisi fisik sherpa ini tercipta melalui adaptasi genetika selama ribuan tahun setelah leluhur mereka memilih tempat bermukim di wilayah gunung tertinggi di dunia.

Adaptase genetika ini memberikan banyak hal istimewa dalam tubuh seorang sherpa.

Di atas ketinggian gunung yang kadar oksigennya rendah, paru-paru sherpa dapat bekerja lebih efisien. Adaptasi ini juga membentuk enzim unik yang mampu mengikat hemoglobin dengan lebih baik.

Di samping itu produksi oksida nitrat dalam tubuh sherpa juga dua kali lipat lebih baik daripada manusia normal sehingga organ vital mereka seperti hati dan jantung dapat bertahan lebih lama pada tingkat oksigen yang rendah.

Sherpa Bukan Malaikat Penjaga Tak Terkalahkan

Sherpa Everest

Banya orang menuliskan kisah sherpa Everest dan menyebut mereka sebagai manusia super tak terkalahkan dengan ketangguhan dan ketahanan yang luar biasa. Namun, tahukah kamu bahwa sherpa juga tidak ubahnya seperti para pendaki gunung lainnya meskipun mereka dianugrahi fisik dan kekuatan yang istimewa?

Oh ya, tahukan kamu pula bahwa dari semua kematian di Everest, sepertiganya adalah menimpa para sherpa?

Nah, ini memberikan kesimpulan lain di balik nama besar mereka bahwa kehidupan sebagai sherpa dalam artian profesi adalah pekerjaan yang sangat berisiko. Sherpa seringkali mempertaruhkan nyawa mereka sendiri untuk memastikan klien mereka selamat dan berhasil mencapai puncak.

Mirisnya kadang-kadang, semua pengorbanan sherpa ini tak pernah diingat sebagai sesuatu yang monumental. Pemuncakan dan popularitas membuat lupa bahwa ada beberapa nyawa sherpa yang dibayar untuk meraihnya.

Sherpa Memililki Beberapa Tokoh Terbesar

Sherpa Everest

Dengan reputasinya sebagai suku dari dataran tinggi paling tangguh di dunia, sherpa tentu memiliki banyak tokoh-tokoh yang populer dengan nama besar mereka. Di antara beberapa nama yang cukup familiar tersebut, Tenzing Norgay ada di urutan teratas.

Hayo, kamu pasti masih ingat siapa itu Tenzing Norgay, kan?

Yap, benar banget. Tenzing Norgay adalah pendaki gunung pertama di dunia yang berhasil mencapai puncak gunung Everest sebagai gunung tertinggi di dunia. Pencapaian monumental yang dilakukan oleh Tenzing itu diraihnya bersama seorang pendaki dari Selandia Baru bernama Sir Edmund Hillary.

Kisah sherpa Everest yang menjadi orang pertama di dunia mencapai puncak gunung tertinggi di dunia ini diabadikan dalam banyak cara. Beberapa buku, film dokumenter dan ribuan artikel dimuat untuk menceritakan profilnya.

Bahkan bandar udara utama negara Nepal menggunakan nama Tenzing Norgay Airport untuk mengabadikan kepahlawanannya.

Sherpa Tidak Selamanya Tinggal di Gunung

Sherpa Everest

Hanya karena ia tinggal di gunung Himalaya bukan berarti suku sherpa hanya menetap di sana dan tidak terbuka pada peradaban modern. Bahkan dalam satu laporan kependudukan yang aktual disebutkan bahwa setidaknya ada 5.000 orang sherpa yang saat ini tinggal di kota New York.

Interaksi sherpa dengan banyak pendaki gunung asing yang berasal dari berbagai belahan dunia, telah memberikan mereka ruang untuk berpencar ke berbagai negara pula. Tidak sedikit dari para sherpa ini yang kemudian menikah dengan para pendaki gunung yang mengunjungi Himalaya untuk kemudian ikut ke negara pasangannya.

Dengan kondisi ini dapat disimpulkan bahwa kehidupan sherpa di Nepal sudah sangat modern pada zaman sekarang. Kamu tidak dapat lagi membayangkan bahwa sherpa adalah para pendaki gunung dengan segala teknologi dan peralatan yang ketinggalan zaman.

Bahkan lebih daripada itu, pada masa yang lebih up to date, sebagian besar penyelenggara pendakian gunung di Himalaya sudah diakomodasi oleh sherpa asli Nepal sendiri.

Tidak Semua Sherpa Suka Mendaki Gunung

Sherpa Everest

Apakah karena mereka tinggal di wilayah gunung tinggi menjadikan semua orang di suku sherpa suka mendaki gunung dan mencapai puncaknya?

Ternyata tidak, Sobat Akasaka.

Bahkan beberapa orang dari suku Sherpa berpendapat bahwa mendaki gunung dapat memicu kemarahan dewa-dewa. Dengan keyakinan mereka bahwa para dewa tertinggi bertahta di puncak gunung-gunung, maka mendaki gunung bisa saja mengundang petaka.

Namun kepercayaan ini tentu saja hanya dimiliki sebagian kecil anggota suku sherpa.

Kehidupan di lembah-lembah gunung tertinggi di dunia tidak memberi pilihan yang lebih mudah selain dengan menjadi pemandu atau porter bagi para pendaki gunung Eropa, Asia atau Amerika yang ingin mencapai puncak Himalaya.

Sherpa Memiliki Nama-Nama yang Unik

Sherpa Everest

Sekarang coba kamu sebutkan, apa saja nama-nama sherpa yang paling kamu ingat dan mungkin paling terkenal?

Yap, benar; ada Pasang Jangbu, Lopsang, Pemba, Pertemba, Gyalje dan lain sebagainya.

Nah, jika Sobat Akasaka sering membaca daftar nama-nama sherpa yang berhasil mencapai puncak Everest di pegunungan Himalaya lainnya, Sobat pasti akrab dengan nama-nama seperti di atas. Bahkan beberapa nama nampaknya sama saja meskipun orangnya berlainan.

Hal ini merupakan nama khas suku sherpa dan umum dipergunakan di wilayah mereka. Sama seperti di Indonesia yang umum menggunakan nama-nama seperti Andi, Bambang, Sugeng dan lain sebagainya.

BACA PULA:

Sherpa Everest

Nah, itu adalah beberapa fakta tentang sherpa Everest yang jarang diketahui. Bagaimana pun juga, kehidupan para sherpa dan popularitas ketangguhan mereka di atas pegunungan Himalaya memang seringkali menjadi legenda. Hal ini juga seringkali memunculkan kekaguman bagi orang-orang yang mendengarnya.

Oh ya, Sobat Akasaka, jika kamu berniat ke Himalaya dan bertemu dengan para sherpa untuk mendaki bersama mereka, jangan lupa untuk menggunakan produk Akasaka, ya. Ketangguhan produknya dan desainnya yang keren akan membuat petualanganmu di Himalaya semakin mengesankan dan istimewa.

TEMUKAN PRODUK AKASAKA OUTDOOR IMPIANMU DISINI

Baca Ini Juga Yuk!

CARA MEMILIH DAYPACK YANG BAGUS UNTUK HIKING DAN BERTUALANG
CARA MEMILIH DAYPACK YANG BAGUS UNTUK HIKING DAN BERTUALANG
  Apa pun bekal perjalanan petualangan yang kamu bawa akan tetap terasa nyaman jika kamu membawa daypack atau ransel yang nyaman pula. Oleh karena itu, mengerti cara memilih daypack yang bagus unt...
Read More
7 FILM SUNGAI AMAZON YANG PALING TERKENAL SEPANJANG MASA
7 FILM SUNGAI AMAZON YANG PALING TERKENAL SEPANJANG MASA
Di antara banyak film sungai Amazon yang menuturkan tentang petualangan di hutan hujan tropis yang ganas, Anaconda adalah salah satu yang terkenal. Namun, tahukah kamu kalau selain Anaconda ada ban...
Read More
10 OLAHRAGA VERTICAL PALING EKSTRIM DI MUKA BUMI YANG KAMU WAJIB COBA
10 OLAHRAGA VERTICAL PALING EKSTRIM DI MUKA BUMI YANG KAMU WAJIB COBA
Rock climbing, mendaki gunung, base jumping dan sejenisnya sudah pasti adalah olahraga vertical yang sangat menantang dan ektrim. Akan tetapi, tahukah kamu bahwa masih banyak jenis olahraga vertica...
Read More

Leave a comment

All comments are moderated before being published