Pesona Ciletuh, Geopark Dunia Pertama Di Jawa Barat

Terletak di ujung barat daya Jawa Barat, Ciletuh Geopark memiliki relief istimewa. Di taman nasional ini, Sobat Akasaka bisa menyaksikan keindahan di area yang sangat luas. Seluruh panorama di Ciletuh Geopark adalah fenomena alam; bukan spot buatan manusia.

Kemurnian alam yang dimiliki Ciletuh Geopark membuahkan hasil manis. Taman bumi tersebut mendapatkan pengakuan resmi dari United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO). Ciletuh pun menjadi bagian dari UNESCO Global Geopark pertama di Jawa Barat.

 

Cara Menuju Ciletuh Geopark


Cara menuju ciletuh geopark - Pesona Ciletuh, Geopark Dunia Pertama Di Jawa Barat - bobocantik.com

 

Ciletuh Geopark kini memiliki rute baru yang lebih singkat. Kalau melewati rute lama, waktu tempuh dari Bogor ke Ciletuh mencapai 6-7 jam. Namun, dengan adanya jalur anyar tersebut, Sobat Akasaka hanya perlu 4 jam untuk tiba di lokasi.

Soal transportasi umum, Ciletuh Geopark tergolong mudah diakses bus mini dan ojek. Mengawali perjalanan, Sobat Akasaka bisa naik kereta api atau bus dari Bogor menuju Sukabumi. Tiba di terminal Lembursitu Sukabumi, gunakan elf tujuan Ciletuh. Setelah sampai di Ciletuh, carilah ojek yang mau mengantar ke lokasi geopark.

 

Spot Menarik di Ciletuh Geopark


Spot menarik di ciletuh geopark - Pesona Ciletuh, Geopark Dunia Pertama Di Jawa Barat - sukabumiekspres.com

 

Ciletuh Geopark membentang di atas kawasan seluas 128 ribu hektare. Taman nasional ini mencakup 74 desa dan 8 kecamatan. Maka tak heran, Taman Bumi Ciletuh memiliki beragam atraksi dengan lanskap mengagumkan. Berikut ini beberapa spot yang paling populer di Ciletuh Geopark.

  • Curug Cikanteh

Berbentuk undakan dan melebar; itulah keunikan Curug Cikanteh. Untuk menyambangi Curug Cikanteh, Sobat Akasaka mesti melewati hutan tropis dan jembatan kayu di kawasan Ciletuh Geopark. Di bawah jembatan itu mengalir sungai jernih yang terhubung dengan curug.

  • Curug Puncak Manik

Curug Puncak Manik berada di tingkatan terbawah dari semua air terjun yang ada di Ciletuh Geopark. Jadi, ketika berada di sana, Sobat Akasaka bisa melihat seluruh undakan curug. Konon, saking indahnya, banyak pengunjung yang betah berada di tempat ini.

  • Curug Tengah

Dinamakan Curug Tengah karena lokasi diapit dua air terjun. Tumpahan airnya begitu bening dan luas. Kontras dengan lanskap di sekitarnya yang bernuansa hijau cerah.

Curug Tengah memiliki ketinggian kurang lebih 5 meter. Secara umum, kontur kawasan ini lebih sempit ketimbang curug lainnya. Meski begitu, Curug Tengah punya keunikan. Di tempat tersebut terdapat danau yang cukup luas dan dalam.

  • Panenjoan

Panenjoan merupakan sebuah bukit yang menyuguhkan lanskap alam bak permadani hijau. Dari tempat ini, Sobat Akasaka bisa menyaksikan areal persawahan, pepohonan, serta perbukitan.

Di Bukit Panenjoan juga terdapat spot instagramable untuk swafoto. Sebagai contoh, spot berupa jembatan bambu dengan dekorasi berbentuk hari di ujung sebelah kiri. Jembatan itu menjorok ke jurang sehingga memberikan sensasi berbeda.

  • Pantai Palangpang

Pantai Palangpang berada di area depan Ciletuh Geopark. Bisa dikatakan, Palangpang merupakan pintu masuk menuju kawasan wisata Ciletuh. Pantai tersebut menghampar luas dengan pasir hitam kecokelatan.

Momen paling dinantikan di Pantai Palangpang, yakni ketika matahari tenggelam. Saat itu, langit perlahan memerah; awan tampak bergerombol; secara bertahap membenamkan sang surya.

  • Curug Cimarinjung

Inilah curug pertama yang akan Sobat Akasaka lihat ketika pertama kali memasuki Ciletuh Geopark. Tebing-tebingnya tinggi menjulang; berwarna kecokelatan; beberapa helai dedaunan menyelimuti puncak curug. Tidak ketinggalan, air jernih mengalir deras dari celah tebing. Lalu, tumpah ke sungai kecil di bawahnya.

 

Demikian ulasan seputar Ciletuh Geopark; taman nasional dunia pertama di Provinsi Jawa Barat yang menjadi kebanggaan Nusantara. Keutuhan ekosistem di Ciletuh Geopark, keragaman hayati, serta kemurnian alam; menjadi tanggung jawab seluruh masyarakat Indonesia. Mari kita jaga dan lestarikan bersama.

Leave a comment

All comments are moderated before being published