Perlengkapan Saat Rock Climbing

Sobat Akasaka suka melakukan rock climbing? Olahraga ekstrem yang satu ini memang sangat seru dan menantang. Agar berhasil menyelesaikan panjatan hingga ke titik puncak, kekuatan yang dibutuhkan tidaklah fisik semata, tetapi juga mental yang tangguh.

Aktivitas outdoor yang satu ini juga memiliki risiko tinggi. Bukan main-main, nyawa yang menjadi taruhannya. Karena itulah, safety procedure sangat penting untuk diaplikasikan, termasuk pengetahuan dan penggunaan alat rock climbing yang jumlahnya tidak sedikit.

Nah, bagi kamu yang gemar atau ingin mencoba serunya rock climbing, ketahui apa saja perlengkapan yang dibutuhkan untuk melakukan kegiatan ini. Meski jumlahnya banyak, masing-masing tool ini penting untuk kamu pahami demi menjaga keamanan dan keselamatan.

 

Kernmantle Rope


Kernmantle Rope - bigbensafety

 

Dalam bahasa Indonesia, perlengkapan ini lebih sering disebut tali karmantel. Fungsi utama tali ini adalah untuk mengamankan kamu dari kejatuhan dengan jarak ketinggian tertentu. Rata-rata, tali karmantel memiliki panjang antara 50 sampai 70 meter.

Tali karmantel juga terbagi atas daya lentur yang dimilikinya: dynamic rope dan static rope. Dynamic rope memiliki daya lentur sampai 25% dan biasa digunakan untuk pemanjatan yang menggunakan teknik lead. Sementara itu,  static rope memiliki daya lentur yang berkisar antara 6% sampai 9% dan cenderung tidak disarankan untuk digunakan.

 

Ascender


Ascender - blackdiamondequipment

 

Peralatan mekanik ini akan membantumu dalam menaiki lintasan. Secara otomatis, ascender akan menjadi longgar bila tidak diberi beban dan justru semakin mengunci bila diberi beban. Menurut pegangannya, ascender dibagi ke dalam dua macam, yakni heandle ascender (SRT, Petzi Expedition, Ascention) dan non-heandle ascener (Gibbs Shunt, Petzi Basic, Croll).

 

Descender


Descender - Aliexpress

 

Berkebalikan dari ascender, descender justru akan membantu kamu saat menuruni tali. Tool ini akan menahan laju alat dengan tali sehingga kamu tidak akan meluncur bebas ke bawah. Berdasarkan cara kerjanya, descender dibagi menjadi dua, yakni manual dan otomatis.

 

Harness


Harness - rockface

 

Alat ini memiliki fungsi sebagai penopang dan pengaman tubuh. Penggunaannya pada bagian pinggang dan akat diikatkan pada tali. Betdasarkan bentuknya, harness dibedakan menjadi tiga, yakni full body harness (melilit seluruh tubuh yang dilengkapi sangkutan alat di sekeliling pinggang, biasanya digunakan oleh pekerja bangunan yang berada di ketinggian), seat harness (yang paling banyak digunakan), dan webbing harness.

 

Carabiner


Carabiner - wikimedia

 

Cincin kait ini menjadi penghubung antara satu alat dengan alat yang lain. Bahannya terbuat dari aluminium alloy yang ringan tetapi memiliki kekuatan tinggi. Adapun kekuatan carabiner terletak pada pen-nya. Bila pen sudah longgar, sebaiknya kamu tidak lagi menggunakan carabiner tersebut.

 

Webbing


Webbing - Life-hacker

 

Tali yang satu ini berbentuk seperti pita. Bahannya terbuat dari bahan nilon yang tidak terlalu kaku dan lentur, tetapi sangat kuat. Webbing memiliki fungsi yang cukup banyak, antara lain dapat digunakan sebagai pengganti harness, anchor, dan lain-lain.

 

Chock and Friend


Chock and Friend - Alpinetrek

 

Chock merupakan sebuah pengaman sisip yang dimasukkan pada celah-celah batu sehingga dapat menahan berat badan dari arah tertentu. Ukuran alat ini berbeda-beda dan biasanya langsung tersedia dalam bentuk satu set. Chock juga memiliki bentuk yang berbeda, yakni simetris, segi enam, dan paruh burung. Untuk bentuk yang berbeda-beda ini, friend sebagai alat pengapitnya dibuat bisa menyesuaikan dengan bentuk celah.

 

Chalk Bag


Chalk Bag - etsystatic

 

Kantong ini akan kamu perlukan untuk menampung bubuk magnesium karbonat. Bahan yang juga kerap disebut tepung antikeringat ini sangat membantumu dalam mengurangi kelembapan akibat keringat pada telapak tangan saat memanjat. Dengan demikian, cengkeramanmu akan tetap stabil dan kuat.

 

Itulah beberapa alat rock climbing dasar yang perlu Sobat Akasaka tahu dan gunakan jika akan melakukan olahrga ini. Tak lupa, pastikan kamu menggunakan sepatu yang tepat agar tetap nyaman dan aman dari berbagai risiko cedera.

Leave a comment

All comments are moderated before being published