MENGENAL ULTRALIGHT HIKING DAN SEPULUH PRINSIP UTAMA MELAKUKANNYA

Istilah pendakian ultralight adalah salah satu istilah yang cukup populer di Indonesia semenjak booming-nya aktivitas pendakian gunung. Lalu, apa sih sebenarnya yang dimaksud dengan ultralight hiking itu? Dan bagaimana pula mengukur spesifikasi dari ultralight hiking gear mau pun semangat dan prinsipnya sendiri?

Sekarang, jika kamu memiliki pertanyaan tentang hal tersebut, maka uraian berikut adalah jawaban yang kamu butuhkan.

Sejarah Ultralight hiking dan Backpacking serta Sepuluh Prinsipnya yang Paling Utama

perlengkapan ultralight hiking indonesia

Jika kamu menganggap ultralight hiking atau ultralight trekking dalam aktivitas outdoor adalah tentang perlengkapan-perlengkapan mendaki yang ringan dan multifungsi semata, mungkin kamu perlu merevisi pendapatmu. Karena hakikat sebenarnya ultralight hiking bukan mengenai perlengkapan atau gear-gear saja, akan tetapi esensi paling dasar dari istilah ini adalah mengenai prinsip dan cara pandang seseorang pendaki terhadap aktivitas pendakian yang ia lakukan.

Ultralight hiking adalah sebuah konsep yang sebenarnya sudah cukup lama dikenal dalam aktivitas mountaineering. Meskipun konsep ini dianggap lahir pada akhir-akhir ini seiring laju perkembangan teknologi perlengkapan bertualang, namun dilihat dari konsep dasarnya, prinsip ultralight sebenarnya telah lama digagas dalam aktivitas petualangan.

Sebagai pengingat dan pembanding konsep ini, tidak ada salahnya jika kemudian kamu juga mengetahui sejarah Ultralight adventure ini dalam dunia pendakian gunung sebelumnya. Sejarah ini akan membantu kamu untuk memahami bahwa ultralight pada dasarnya memang didasarkan pada prinsip dan konsep, bukan perlengkapan dan peralatan semata.

Sejarah Lahirnya Konsep Ultralight Dalam Dunia Pendakian Gunung

Source: Mountain Planet

Pada kisaran tahun 1880 – 1990 an, ada beberapa nama pendaki gunung dunia yang mempopulerkan sebuah pendakian yang mereka sebut dengan istilah light and fast atau ringan dan cepat. Beberapa nama yang cukup populer mempopulerkan konsep ini misalnya adalah Voytek Kurtyka dan Jerzy Kukuczka dari Polandia, lalu ada juga Alex Mac Intyre dan John Porter dari Inggris.

Dalam konsep pendakian light and fast, pendakian diprioritaskan untuk dilakukan seperti artinya; yakni dengan ringan dan juga cepat. Atas dasar itulah kemudian, konsep ini hanya memperkenankan praktiknya dengan membawa sedikit perlengkapan mendaki dan juga dengan jumlah personil yang kecil. Esensi utama dari pendakian gunung dengan menggunakan konsep light and fast adalah efektivitas, bukan peralatan atau pun jumlah anggotanya.

Pada perkembangannya light and fast inilah kemudian yang dikenal pula dengan istilah pendakian Alpine Style, khususnya di gunung-gunung besar seperti Himalaya dan Kakakoram.  Selanjutnya, konsep dan prinsip ini pula yang mendasari berbagai inovasi dalam produksi perlengkapan ultralight hiking yang kemudian populer saat ini.

Pionir atau Pelopor Lahirnya Konsep Ultralight Dalam Dunia Hiking

Source: Google Image

Tahun 1999 seorang petualangan dan juga pemanjat tebing bernama Ray Jardine membuat ulang judul bukunya yang berkisah tentang perjalanannya backpacking di PCT atau Pacific Crest Trail. Jardine mengatakan dirinya hanya membutuhkan perlengkapan seberat 4,5 kilogram untuk melewati rute hiking yang panjangnya membutuhkan waktu tempuh hingga berbulan-bulan.

Nah, Ray Jardine inilah kemudian yang dikenal sebagai bapak daripada ultralight hiking dunia. Buku Beyond Backpacking yang ia tulis menginspirasi banyak inovasi perkembangan produk alat petualangan yang orientasinya adalah, untuk mendukung aktivitas dan prinsip ultralight backpacking.

Dalam proses dan juga prinsipnya, ultralight menekankan bahwa berat adalah segalanya. Dikarenakan hal tersebutlah kemudian, konsep ini melahirkan pula beberapa prinsip cukup penting dalam dunia ultralight hiking dan backpacking terkait dengan barang bawaan.

10 Prinsip dan Filosofi Utama Dalam Aktivitas Ultralight hiking atau Backpacking

ultralight hiking gear indonesia

Setidaknya ada sepuluh poin prinsip yang selama ini dianggap sebagai faktor utama dalam ultralight hiking atau pun ultralight backpacking. Sepuluh poin ini hampir semuanya berbicara tentang peralatan ultralight hiking itu sendiri.

Lantas, apa sajakah kesepuluh poin tersebut? Berikut rinciannya;

Timbang Semua Perlengkapan

Prinsip pertama dalam ultralight hiking atau backpacking adalah dengan menganjurkan para pelakunya untuk menimbang semua perlengkapan yang mereka gunakan. Setelah ditimbang, prinsip pertama ini juga meminta mereka untuk mencatat berat masing-masing barang yang akan dibawa. Tujuan dari prinsip ini adalah mengidentifikasi perlengkapan mana yang bisa dikurangi paling banyak dari sisi bobotnya.

Kurangi Bobot Masing-Masing Perlengkapan

Selanjutnya yang harus dilakukan lagi adalah dengan mengurangi bobot semua item perlengkapan backpacking yang akan dibawa. Mengurangi bobot ini dapat berarti dengan mengganti gear yang berat dengan gear yang bobotnya lebih ringan. Atau pun misalnya dengan, mengganti pula gear complete feature dengan gear yang lebih minimalis.

Atur Secara Mendetail Jatah Kebutuhan atau Ransum

Prinsip Ultralight hiking seterusnya adalah dengan menganjurkan para hiker yang mempraktikkan teknik ini untuk mempertimbangkan secara cermat barang sekali pakai yang akan mereka bawa. Nah, jika kamu misalnya mendaki dalam waktu beberapa hari, prinsip ketiga ini menganjurkan kamu untuk meperhitungkan secara cermat kebutuhanmu setiap harinya, baik itu makanan, bahan bakar untuk memasak, perlengkapan mandi dan lain sebagainya.

Gunakan Perlengkapan Bersama

Jika kamu melakukan pendakian dengan konsep ultralight hiking bersama dengan beberapa orang rekanmu, maka gunakan perlengkapan yang fungsinya dapat dimanfaatkan secara bersama-sama. Hal ini misalnya adalah penggunaan satu tenda sebagai tempat berlindung bersama, satu kompor untuk tempat masak bersama, atau perlengkapan lain yang fungsinya juga bisa kamu gunakan secara bersama.

Gunakan Alas Kaki yang Ringan

ultralight hiking gear indonesia

Selanjutnya adalah tentang sepatu ultralight hiking yang juga harus menggunakan yang paling ringan dan nyaman. Sepatu dengan tipe hiking shoes tentu memiliki bobot yang lebih ringan dibandingkan model hiking boots. Atau jika di Indonesia, sandal gunung dengan kualitas terbaik seperti dari Akasaka Outdoor juga bisa kamu pertimbangkan untuk digunakan.

Gunakan Perlengkapan Multifungsi

Selanjutnya prinsip yang bisa kamu terapkan dalam konsep ultralight hiking dan backpacking adalah dengan menggunakan peralatan yang bersifat multifungsi. Beberapa gear multifungsi yang paling umum dalam ultralight misalnya adalah jas hujan yang sekaligus dapat digunakan sebagai tenda, trekking pole atau walking stick yang bisa digunakan sebagai tiang shelter, dan lain sebagainya.

Asah Keterampilan Untuk Menggantikan Peralatan

Buat kamu yang tertarik mempraktikkan konsep ultralight hiking, prinsip selanjutnya adalah dengan mengasah skill atau keterampilan kamu dalam bertualang. Keterampilan ini secara khusus digunakan untuk menggantikan peralatan yang mungkin bisa kamu tinggalkan di rumah. Contoh daripada skill ini adalah dengan berlatih cara mendapatkan air dengan kondensasi dan lain sebagainya, yang tujuannya bisa membuat kamu membawa lebih sedikit persediaan air dari rumah.

Tingkatkan Endurance dan Kekuatan Fisik

ultralight hiking gear Indonesia

Poin selanjutnya dari prinsip ultralight ini bisa jadi sangat menarik, dan tidak banyak mendapat perhatian para pelakunya sendiri. Kamu yang ingin mencoba konsep pendakian ultralight dianjurkan untuk meningkatkan kekuatan dan ketahanan tubuhmu dengan cara berlatih dan berolahraga secara rutin.

Pada kondisi dimana kamu memabawa perlengkapan yang minimal di atas gunung, maka kenyamanan kamu pun mungkin saja akan tidak seperti biasanya. Misalnya selama ini kamu mendaki menggunakan tenda yang hangat dan nyaman, kemudian dalam ultralight kamu hanya tidur di sebuah shelter bivvy dengan dinding yang terbuka. Pada kondisi semacam ini, tanpa didukung oleh fisik yang prima dan daya tahah tubuh yang baik, kamu akan kesulitan melakukannya.

Bawa Lebih Sedikit Perlengkapan Mendaki

Membawa lebih sedikit perlengkapan, tentu saja adalah langkah yang paling efisien dalam mengurangi berat barang bawaan. Dengan membawa perlengkapan seperlunya saja, selain dapat mengurangi bobot, kamu juga dapat membuat perjalananmu menjadi lebih cepat.

Akan tetapi seperti yang sudah disampaikan sebelumnya, pilihan ini akan berpengaruh pada kenyamanan kamu dalam menjalaninya. Karena semakin sedikit barang yang kamu bawa, maka akan semakin rentan pula kamu dengan segala risikonya. Termasuk dalam hal ini adalah risiko karena cuaca, karena asupan yang terbatas, atau bahkan karena daya tahan tubuh yang diporsir terlalu jauh.

Ganti Semua Perlengkapan Mendakimu dengan Perlengkapan Ultralight hiking

Jika dilihat secara spesifik, mungkin kemajuan teknologi ultralight hiking gear Indonesia belum bisa disamakan dengan di negara Eropa atau Amerika sana. Namun demikian, kamu tetap bisa mendapatkan perlengkapan mendaki ultralight di Indonesia yang, bisa kamu gunakan untuk pendakian bergaya ringanmu.

Mengganti semua perlengkapan mendaki pada dasarnya juga membutuhkan lebih banyak biaya. Apalagi telah umum diketahui bahwa perlengkapan ultralight hiking murah dan berkualitas tinggi itu masih cukup sulit ditemui. Kebanyakan perlengkapan mendaki yang ultralight dan ringan, terlebih lagi imported, dibanderol dengan harga yang cukup tinggi.

Beberarapa Rekomendasi Perlengkapan Ultralight Hiking Terbaik dari Akasaka Outdoor

Nah, sebagai penutup postingan tentang ultralight hiking ini, Akasaka Outdoor memiliki setidaknya 5 rekomendasi produk terbaik yang dapat mendukung aktivitas pendakian kamu yang menganut konsep ultralight. Apa saja produknya? Berikut ini rekomendasinya buat kamu;

Topi Ultralight Hiking Akasaka Raku Cap

ultralight hiking gear indonesia

Raku Cap adalah salah satu produk terbaru dari Akasaka Outdoor yang diluncurkan pada awal Oktober 2020 ini. Raku Cap berbahan dasar polyester dengan kualitas premium yang kenyamanannya sangat terjamin. Dari sisi keringanan dan ultralight, topi dari Akasaka Outdoor satu ini sangat ringan dan memenuhi syarat untuk kamu gunakan.

Klik disini untuk informasi lengkap Akasaka Raku Cap; Perlengkapan ultralight hiking indonesia Akasaka Raku Cap

Jaket Ultralight Hiking Akasaka Rhys Jacket

Produk selanjutnya yang sangat recommended untuk kamu gunakan dalam pendakian ultralight adalah Akasaka Rhys Jacket.  Jaket mendaki gunung dan outdoor satu ini sangat ringan dari sisi bobot, namun juga sangat nyaman digunakan dalam berkegiatan di alam bebas. Dengan modelnya yang bergaya light parka, Rhys jaket dari Akasaka Outdoor akan membuat pendakian ultralight-mu semakin menyenangkan.

Klik disini untuk informasi lengkap Akasaka Rhys Jacket; Perlengkapan ultralight hiking Indonesia Akasaka Rhys Jacket

T-shirt Ultralight Hiking Akasaka Haze Tee

Produk-produk tshirt atau kaos mendaki gunung dari Akasaka Outdoor terkenal sangat ringan dan juga nyaman, sehingga ideal untuk kamu yang menyukai aktivitas ultralight hiking. Di antara banyak kaos mendaki gunung terbaik Akasaka Outdoor ini, Akasaka Haze Tee bisa menjadi pilihan menarik buat kamu. Dengan pilihan warna titanium dan brick, ringan dan nyamannya Akasaka Haze Tee akan menambah cozy pendakian ultralight-mu.

Klik disini untuk informasi lengkap Akasaka Haze Tee; Perlengkapan ultralight hiking Indonesia Akasaka Haze Tee

Tempat Minum Ultralight Hiking Akasaka Kai Tumbler SW 350 Ml

Air adalah sesuatu yang sangat krusial dalam aktivitas hiking, termasuk juga dalam konsep ultralight yang akan kamu lakukan. Karena pertimbangan bobot adalah bagian paling esensi dari filosofi pendakian ultralight, maka Akasaka Kai Tumbler SW 350 Ml yang berbahan plastik dengan kualitas terbaik dan bebas BPA ini, adalah salah satu rekomendasi terbaik yang bisa kamu dapatkan.

Klik disini untuk informasi lengkap Akasaka Kai Tumbler SW 350 Ml; Perlengkapan ultralight hiking Indonesia Akasaka Kai Tumbler 350 Ml

Sandal Gunung Ultralight Hiking Akasaka Keitha TBS

Nah, sebagai produk rekomendasi terakhir dari Akasaka Outdoor buat kamu yang ingin mendaki secara ultralight, berikut ini sandal Akasaka Keitha TBS yang merupakan generasi paling baru dari alas kaki juara Akasaka.

Akasaka Keitha TBS memiliki bobot yang lebih ringan dibandingkan sandal gunung atau sandal outdoor pada umumnya. Selain itu, penggunaan material terbaik, teknologi perekatan sol terbaik, juga jahitan webbingnya yang sangat solid, akan membuat Akasaka Keitha TBS sangat nyaman dan empuk ketika digunakan.

Klik disini untuk informasi lengkap Akasaka Keitha TBS; Perlengkapan ultralight hiking Indonesia Akasaka Keitha TBS

Oke, itu adalah beberapa produk rekomended dari Akasaka Outoor untuk kamu yang ingin bertualangan secara ultralight hiking. Yang pasti dan yang paling penting, bagaimana pun prinsip dan gaya mendaki yang ingin kamu terapkan, tetap utamakan keselamatan, ya!

Jadi, selamat bertualang dan ber-ultralight ria!

 

 

 

Baca Ini Juga Yuk!

REKOMENDASI MEMILIH TOPI GUNUNG NYAMAN UNTUK AKTIVITAS  PETUALANGAN
REKOMENDASI MEMILIH TOPI GUNUNG NYAMAN UNTUK AKTIVITAS  PETUALANGAN
 Istilah topi gunung sebenarnya digunakan untuk menyebutkan beberapa jenis topi yang pada umumnya banyak digunakan dalam aktivitas pendakian gunung. Berdasarkan pengertian ini maka topi gunung kupl...
Read More
10 DESAIN BOTOL MINUM PENDAKI GUNUNG YANG PALING POPULER
10 DESAIN BOTOL MINUM PENDAKI GUNUNG YANG PALING POPULER
  Ada banyak botol minum pendaki gunung yang didesain khusus untuk digunakan dalam aktivitas mountaineering mau pun dalam aktivitas outdoor lainnya. Pada umumnya tumblr outdoor memiliki ciri yang s...
Read More
REKOMENDASI TERBAIK SANDAL CASUAL PRIA DAN WANITA UNTUK SEGALA AKTIVITAS
REKOMENDASI TERBAIK SANDAL CASUAL PRIA DAN WANITA UNTUK SEGALA AKTIVITAS
Sandal casual adalah alas kaki yang paling banyak digunakan di seluruh dunia dibandingkan alas kaki model lainnya. Di Indonesia, sandal casual pria dan juga sandal casual untuk wanita tersedia dala...
Read More

Leave a comment

All comments are moderated before being published