AWAS! KESALAHAN SAAT RAPPELING BERIKUT INI BISA BERAKIBAT FATAL

Rappeling

Rappeling adalah salah satu bagian dari aktivitas olahraga panjat tebing atau rock climbing. Rappeling merupakan bagian paling krusial untuk dipahami dan dilakukan sebaik mungkin. Sedikit saja ada kesalahan saat rappeling berlangsung, risikonya bisa menjadi sangat serius. Untuk kamu yang tertarik dengan olahraga rock climbing, cermati informasi penting tentang rappeling berikut ini, ya.

Beberapa Kesalahan Saat Rappeling yang Harus Dihindari

Meski tergolong ekstrem, olahraga panjat tebing semakin banyak digemari. Pasalnya, selain mengandalkan kekuatan fisik, jam terbang yang tinggi, dan skill, ketangguhan mental juga berperan sangat penting dalam melakukan rock climbing. Agar pendakian aman, setiap pendaki harus mengerti dan memahami betul teknik-teknik yang dilakukan dalam rock climbing. Salah satunya adalah rappeling, yakni sebuah teknik yang digunakan untuk menuruni tebing.

Bagi orang awam, menuruni tebing terlihat tidak semelelahkan atau semengerikan saat proses mendaki. Namun kenyataannya, rappeling adalah teknik paling berbahaya, berisiko, sekaligus paling penting untuk dikuasai dalam aktivitas panjat tebing.

Nah, bagi Sobat Akasaka yang ingin melakukan rock climbing, pastikan mengikuti tips rappeling yang benar. Jangan mengabaikan hal-hal kecil berikut ini yang kerap menjadi kesalahan dalam rappeling yang justru berisiko sangat fatal.

Anchor yang Tidak Tepat

Anchor Yang Tidak Tepat

Anchor merupakan alat yang digunakan sebagai penahan beban. Ada dua jenis anchor yang dikenal dalam rock climbing, yakni natural anchor (seperti celah atau lubang pada permukaan tebing, tonjolan bebatuan, pohon, dan sebagainya) dan artificial anchor (merupakan anchor buatan seperti chock, piton, bolt, dan lain-lain. Anchor buatan ini diletakkan sendiri oleh pendaki pada tebing).

Saat rappeling, anchor benar-benar menjadi lifeline. Karena itu, saat menentukan lokasi anchor, pastikan bahwa penahan beban ini cukup kuat. Bila menggunakan pohon misalnya, pilih pohon yang memang cukup kuat untuk menahan berat badanmu, pilih pohon yang batangnya yang besar dan memiliki akar kuat. Untuk artifical anchor, periksa paling tidak tiga kali bahwa alat tersebut tidak rusak dan masih kuat.

Pakaian dan Sepatu yang Tidak Sesuai

Pakaian Dan Sepatu Yang Tidak Sesuai Saat Rappeling

Kesalahan lain yang umum terjadi adalah pakaian yang dikenakan pendaki tersangkut pada peralatan rappeling. Saat hal ini terjadi, konsentrasi akan terpecah dan berimbas pada keseimbangan. Karena itu, pastikan baju yang kamu kenakan cukup ringkas dan nyaman alih-alih baju yang terlalu longgar.

Pun soal sepatu, kenakanlah sepatu yang pas dan nyaman untuk membuat pijakan semakin mudah dan lancar. Sebagai pilihan, kamu bisa menggunakan sepatu untuk hiking atau sepatu untuk tenis yang kokoh. Dua jenis sepatu ini cukup sesuai dengan berbagai jenis rappel. Tak lupa, kenakan kaus kaki yang nyaman dan mudah menyerap keringat.

Ikatan Rambut dan Helm yang Mengganggu

Ikatan Rambut Dan Helm Yang Mengganggu

Tips rappeling yang satu ini boleh jadi terlihat sangat sederhana, tetapi tidak sedikit pendaki yang kewalahan lantaran helai-helai rambut yang mengganggu penglihatan atau bahkan tersangkut. Hal ini paling umum dialami oleh pendaki yang berambut panjang, baik laki-laki mau pun perempuan. Karena itu, bila kamu memiliki rambut yang panjang, ikatlah dengan rapi sehingga tidak menggangggu pandangan.

Jangan remehkan pula penggunaan helm. Lindungi kepalamu dari berbagai risiko cedera akibat benturan. Pastikan kamu sudah mengaitkannya dengan pas, tidak terlalu longgar dan tidak terlalu erat karena hanya akan membuat kepalamu sakit.

Selain memastikan tidak adanya kesalahan rappeling seperti di atas, Sobat Aksaka juga harus memastikan perlengkapan yang dibawa sudah lengkap. Beberapa alat kelengkapan rock climbing yang paling esensial seperti tali karmentel, ascender, descender, sling, harnes, dan carabiner  harus selalu ada dalam daftar perlengkapanmu.

Oya, untuk memastikan aktivitas rappelingmu semakin aman dan nyaman, Akasaka Outdoor memiliki beberapa topi terbaik yang dapat menjaga rambutmu tidak menggangu proses rappeling. Topi gunung dari Akasaka Outdoor tidak hanya membuat kamu terlihat istimewa dan bergaya, namun memastikan pula aktivitas petualanganmu semakin berkesan dan tetap nyaman.

Jadi, silahkan dicoba, ya!

Leave a comment

All comments are moderated before being published