KENALI WAKTU TERBAIK UNTUK PENDAKIAN DEMI MENDAPAT PENGALAMAN TERBAIK

Pendakian Bersama

Aktivitas luar ruang seperti bertualang harus memperhatikan beberapa aspek agar bisa mengeksplorasi suatu tempat dengan baik. Ketika mengunjungi suatu gunung, sobat Akasaka sebaiknya mengetahui waktu terbaik untuk pendakian guna menghindari hal-hal yang menghambat perjalanan.

Pilih Pagi, Siang, atau Malam?

Waktu Mendaki

Melakukan perjalanan di tiga waktu ini memiliki pertimbangan masing-masing. Pagi, membuat tubuh lebih bersemangat karena udara masih terasa sejuk. Sementara itu, siang membutuhkan tekad ekstra mengingat sinar matahari dapat memicu dehidrasi. Pilihan terakhir adalah malam yang terlihat ideal, mengingat suhu lebih bersahabat dan bonusnya bisa menyaksikan matahari terbit di esok hari. Namun, perlu diingat bahwa setiap gunung memiliki kebijakan masing-masing tentang kedatangan. Sebagai contoh, di puncak Mahameru, pendaki harus sampai sebelum pukul sembilan agar tidak bertemu angin pembawa gas beracun.

Lantas, bagaimana memilih waktu yang tepat sesuai kebutuhan? Jika suatu gunung memiliki trek relatif singkat, sebaiknya dilakukan pada malam hari. Pada saat ini, pastikan ada anggota berpengalaman agar tidak tersesat, mengingat peralatan navigasi akan terganggu fungsinya.

Kalau lebih panjang, berangkat awal adalah pilihan terbaik. Kemudian, lakukan perjalanan sampai matahari akan tenggelam. Lanjutkan kembali saat malam hari untuk menyaksikan indahnya pemandangan langit dari puncak gunung.

Musim Hujan atau Kemarau?

Musim Saat Mendaki

Melakukan pendakian di musim hujan memang lebih nyaman karena langit cenderung mendung. Namun, hal ini akan sangat mengganggu perjalanan, apalagi soal keamanan barang-barang yang dibawa. Di sisi lain, kemarau dengan terik mataharinya menawarkan penampakan langit biru bersih serta indahnya malam penuh bintang.

Bulan ideal untuk pendakian adalah musim panas yang jatuh pada akhir April sampai awal Oktober. Pada periode ini, banyak pendaki merayakan berbagai momen seperti hari peringatan kemerdekaan Indonesia.

Lantaran menjadi periode favorit banyak pendaki, bulan itu cenderung ramai sehingga lebih sulit menemukan titik kemah terbaik. Sebagai alternatif, ganti keberangkatan pada Mei sampai Juni atau pertengahan sampai akhir Oktober. Meski sudah memasuki musim hujan, tapi intensitasnya belum terlalu banyak.

Mengunjungi Gunung Tertentu, Inilah Saat-Saat Terbaiknya

Saat-Saat Terbaik Mendaki Gunung

Setiap gunung memiliki “peraturan alam” berbeda-beda. Oleh karena itu, wajib bagi pendaki mengetahui saat-saat terbaik untuk mengunjungi agar tidak ada halangan yang berarti. Di Indonesia sendiri, terdapat 12 gunung pendakian terfavorit sehingga masing-masing memiliki “jatah” per bulan.

Di Jawa Timur, ada gunung Semeru dan Ijen yang ideal untuk didaki pada Mei dan Juli. Bergeser ke bagian tengah, Sindoro, Merbabu, dan Prau, mendapat waktu kunjung dimulai dari awal tahun, Maret, dan November. Selanjutnya, Papandayan dan Gede Pangrango berada di Jawa Barat dengan saat terbaik eksplorasi pada Februari dan April.

Pulau Sumatera memiliki dua gunung andalan yaitu Kerinci dan Dempo. Keduanya lebih direkomendasikan untuk dikunjungi pada Juni dan Desember.

Sementara Sulawesi, gunung Bawakaraeng dengan sajian hamparan panorama hijau cocok dieksplorasi pada bulan kesembilan, September.

Siapa yang tidak kenal gunung Rinjani? Terletak di pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat, pemandangan eksotiknya lebih seru dinikmati pada Agustus.

Terakhir, berada nun jauh di sana, Puncak Cartenz di Papua direkomendasikan didaki pada Oktober karena merupakan peralihan musim kemarau ke hujan.

Sobat Akasaka, itulah waktu terbaik untuk pendakian. Pemilihan antara pagi, siang, dan malam didasarkan pada panjang pendeknya trek. Sementara itu, pemilihan bulan ditujukan untuk kenyamanan sekaligus keamanan. Namun, lantaran setiap gunung memiliki “peraturan alam” berbeda-beda, terdapat saat-saat tertentu yang direkomendasikan.

Baca Ini Juga Yuk!

7 ETIKA PENDAKIAN YANG HARUS DIMILIKI PENCINTA ALAM
7 ETIKA PENDAKIAN YANG HARUS DIMILIKI PENCINTA ALAM
Kita harus memiliki etika yang baik di mana saja kaki menginjak. Tidak terkecuali saat berada di atas gunung untuk melakukan pendakian. Etika tetap harus dimiliki dan dijunjung tinggi agar tidak me...
Read More
INILAH ALASAN MENGAPA HARUS HINDARI ALKOHOL SAAT DI GUNUNG
INILAH ALASAN MENGAPA HARUS HINDARI ALKOHOL SAAT DI GUNUNG
Mendaki gunung adalah salah satu aktivitas yang sedang digandrungi oleh banyak kalangan, dari tua sampai muda, dari berbagai latar profesi yang berbeda-beda. Banyak pengalaman menarik yang akan did...
Read More
INDAHNYA STALAKTIT DI GOA GONG PACITAN
INDAHNYA STALAKTIT DI GOA GONG PACITAN
Saat ini geowisata sedang digemari, mungkin karena sensasi yang berbeda ketika menelusuri keunikan rangkaian bentang alam yang terbentuk dari proses geologis selama jutaan tahun. Salah-satunya adal...
Read More

Leave a comment

All comments are moderated before being published