Jangan Minder, Beberapa Fakta Tentang Wanita VS Rock Climbing Ini Akan Menyemangati Sobat untuk Terus Aktif Menekuni Olahraga Ini

Panjat tebing atau Rock climbing termasuk dalam salah satu kategori olahraga yang ekstrem dan berbahaya. Bayangkan saja, olahraga ini dilakukan dengan memanjat tebing batu yang tingginya mencapai ratusan meter hanya dengan menggunakan peralatan keamanan seadanya.

Melihat hal tersebut, maka wajar saja jika panjat tebing dinilai lebih cocok dilakukan oleh kaum laki-laki yang notabenenya memiliki tubuh yang lebih kuat, otot-otot yang kekar, dan keberanian yang di atas rata-rata.

Meski panjat tebing lebih dikenal dengan olahraga yang sangat maskulin, namun apakah wanita tidak boleh melakukannya? Tentu saja boleh. Saat ini telah banyak wanita-wanita muda yang menekuni olahraga ini. Srikandi, sepertinya merupakan istilah yang tepat bagi mereka yang berupaya melawan rasa takut dengan mengerahkan kekuatannya untuk menakhlukkan tebing-tebing batu.

Jika sobat akasaka adalah wanita dengan hobi menantang ini, beberapa fakta menarik tentang wanita vs rock climbing berikut dapat membantu memberikan semangat untuk terus maju menggeluti olahraga ini.

 

Setiap Individu Memiliki Hak untuk Memilih Olahraga yang Digemarinya


Wanita VS Rock Climbing - aquila-style.com

 

Hobi adalah kegemaran yang dilakukan untuk membahagiakan setiap diri. Tidak ada yang dapat memaksa seseorang untuk memiliki hobi tertentu karena masing-masing individu memiliki selera, kebiasaan, dan pandangan yang berbeda terhadap segala sesuatu.

Dalam hal olahraga misalnya, ada orang yang lebih senang bermain tenis meja dibandingkan harus berlari-lari di lapangan bermain bola kaki. Ada wanita yang hobi melakukan senam lantai, namun ada pula yang berprestasi di cabang pencak silat. Maka, tidak ada salahnya jika seorang wanita menyukai panjat tebing. Meski aktivitas ini lebih banyak menarik minat kaum laki-laki.

 

Olahraga Tidak Mengenal Gender


Wanita VS Rock Climbing - aquila-style.com

 

Sepertinya sudah bukan zamannya lagi membandingkan antara wanita dan laki-laki dalam dunia olahraga. Pasalnya, hampir semua olahraga yang identik dengan laki-laki, dapat dilakukan pula oleh wanita. Sebut saja sepak bola. Nyatanya, telah ada kejuaraan sepak bola tingkat dunia khusus untuk wanita bernama FIFA Women’s World Cup yang telah berjalan sejak tahun 1991 hingga saat ini.

Dalam dunia tinju yang terkesan penuh kekerasan, muncul pula nama petinju wanita seperti: Laila Ali, Christy Martin, dan Mia St. John yang telah berhasil mengukir namanya melalui banyak prestasi dalam kejuaraan tinju dunia.

Rock climbing pun telah menjadi cabang olahraga yang dibuka, baik untuk atlet laki-laki maupun wanita. PON, Asian Games, dan Climbing World Cup, adalah beberapa kejuaraan nasional hingga internasional yang menawarkan cabang olahraga panjat tebing untuk wanita.

 

Banyak Wanita Indonesia dan Luar Negeri yang Telah Berprestasi di Olahraga Panjat Tebing


Wanita VS Rock Climbing - aquila-style.com

 

Barangkali sobat akasaka sudah pernah mendengar nama Agung Etty Hendrawati. Ia adalah gadis kelahiran Gunung Kidul Yogyakarta yang telah berhasil menjuarai kompetisi panjat tebing nasional maupun internasional.

Selain keberhasilannya menyabet medali emas di ajang PON, wanita bernama Etty ini pun telah berkali-kali turut serta dan memenangkan lomba panjat tebing tingkat internasional. Nama atlet wanita berprestasi lain dari Indonesia yaitu Santi Wellyanti, yang pernah meraih juara pertama dalam lomba panjat tebing Asian Youth 2005 di Hongkong.

Pada ranah panjat tebing luar negeri, hadir beberapa nama atlet wanita seperti Ashima Siraishi. Ia adalah gadis imut keturunan Jepang yang berhasil menjadi boulderer wanita pertama karena sanggup menempuh jalur dengan tingkat kesulitan V15 di Gunung Hiei di Jepang. Sederetan atlet panjat wanita muda berprestasi lain yang dapat dijadikan panutan diantaranya adalah Sasha Digiulian, Sauna Coxsey, dan Hazel Findlay.

Nah, sekarang tidak perlu minder lagi ya. Sobat akasaka pun suatu hari nanti pasti bisa menjadi atlet wanita panjat tebing profesional. Jangan lupa selalu gunakan sandal panjat tebing yang nyaman seperti sandal gunung akasaka saat berlatih.

Leave a comment

All comments are moderated before being published