SEJARAH MOUNTAIN CLIMBING  DAN JENIS-JENISNYA YANG SEHARUSNYA KAMU TAHU

 

mountain climbing

Coba kamu bayangkan; Apa sebenarnya yang mendorong manusia mengenal aktivitas mountain climbing  atau mountaineering?

Sejarah dunia pendakian gunung bermula dari pegunungan Alpen pada sekitar tahun 1492 ketika Antoine de Ville dari Perancis mendaki sebuah gunung atas perintah raja Charles VIII. Berdasarkan kesulitan teknikal yang dihadapinya saat itu, dapat disimpulkan bahwa pendakian Antoine de Ville inilah yang menjadi cikal bakal lahirnya aktivitas mountain climbing  atau pendakian gunung.

Lantas, bagaimana sih, sejarah lengkapnya aktivitas mountain climbing  ini? Apa saja bagian penting dan hal-hal yang patut untuk diketahui?

Nah, artikel kali ini Akasaka Journal akan membahasnya dengan lengkap.

Jadi, mari disimak sampai selesai, ya

Pengertian Mountain climbing , Sejarah, Jenis, dan Beberapa Hal Penting yang Harus Diketahui Tentangnya

mountain climbing

Sebelum lebih jauh membahas beberapa paling penting mengenai dunia pendakian gunung atau mountaineering, mengingat kembali pengertian dan beberapa wawasan dasar mountaineering penting untuk di-refresh bersama.

BACA JUGA:

Pengertian Mountain climbing  atau Mountaineering

mountain climbing

Secara bahasa, mountain climbing  artinya adalah aktivitas mendaki gunung. Akan tetapi untuk mendapatkan pengertian yang lebih ideal, perlu difahami pula bahwa mountain climbing  dibedakan pula berdasarkan tujuannya.

Mengambil sumber dari buku Dunia Dari Batas Langit yang ditulis oleh Anton Sujarwo dan diterbitkan pada tahun 2019, kata Mountaineering atau climbing mountain dapat diartikan sebagai segala aktivitas dan kegiatan dalam upaya mendaki sebuah gunung. Jadi pada prinsip pengertian sederhana ini, apa pun tujuannya, selama itu adalah aktivitas mendaki sebuah gunung, maka ia dapat disebut sebagai mountaineering atau mountain climbing .

Tujuan Mountain climbing

mountain climbing

Nah,  menurut kamu, apa yang menjadi tujuan orang mendaki gunung saat ini?

Tentu beragam banget, kan?

Namun berdasarkan tujuan pada masa lalu, aktivitas mountain climbing  itu sendiri dapat diklasifikasikan untuk berbagai tujuan paling signifikan. Empat tujuan yang paling utama dan paling umum dilakukan adalah;

  • Untuk riset dan ilmu pengetahuan.
  • Untuk kepentingan spiritual.
  • Untuk penegasan kekuasaan
  • Dan untuk berburu kebutuhan hidup.

Dalam materi rock climbing  dan sejarahnya, tujuan-tujuan ini disinggung sebagai pengetahuan saja. Pada masa yang lebih aktual seperti sekarang, tujuan paling dominan dari sebuah aktivitas mountain climbing  adalah untuk olahraga dan rekreasi.

Berbagai Bagian yang Termasuk dalam Aktivitas Mountain climbing

mountain climbing

Masih menurut buku Dunia dari Batas Langit, kata “alpinis” sendiri baru ditemukan pada abad ke-19 yang secara khusus menyoroti dunia pendakian gunung dari sisi tujuan olahraga saja. Nah, hal ini membuat  mountain climbing  sendiri berkembang secara lebih bebas namun memiliki semangat yang sama sebagi cara untuk mendaki dan memanjat sebuah gunung.

Beberapa jenis olahraga luar ruang yang termasuk dalam bagian mountain climbing  misalnya adalah; hiking , climbing wall, bouldering, ice climbing, Mixed climbing , trekking, bahkan juga indoor climbing yang notabene dilakukan di dalam sebuah ruangan.

Dari informasi ini dapat disimpulkan bahwa mountain climbing  merupakan aktivitas olahraga induk dari banyak aktivitas outdoor lainnya. Mendaki gunung, hiking , menamjat di wall climbing  , semuanya masih dapat dikatakan sebagai bagian dari mountaineering.

Perlengkapan dalam Aktivitas Mountain climbing

mountain climbing

Dengan berjalannya waktu, aktivitas mountain climbing  semakin luas jangkauannya dan semakin banyak pula menggunakan perlengkapan dalam melakukannya. Kamu mungkin sudah familiar kan, dengan pendakian gunung yang menggunakan tali, jumar, pasak tebing dan lain sebagainya. Bahkan jika kamu juga sering mengamati pendakian di gunung bersalju, kapak es dan cakar sepatu atau crampon juga adalah perlengkapan dalam mountain climbing .

Para rock climber menggunakan climbing rope, harness, carabiner dan banyak hal lainnya untuk dapat melewati sebuah tebing dengan aman. Sementara dalam hiking , perlengkapan vertikal semacam itu mungkin tidak begitu dibutuhkan. Sebagai gantinya kamu mungkin akan lebih akrab menggunakan hiking  pole atau trekking pole, sepatu hiking , dan berbagai alat hiking  lainnya.

Untuk melatih keterampilan dalam menggunakan berbagai macam peralatan mountain climbing  dan juga membiasakan otot dengan medan-medan pendakian yang berat, seorang rock climber biasanya melatih diri pula dalam arena climbing gym.

tempat ini mereka akan diperkenalkan dengan berbagai alat memanjat, sekaligus juga mengakrabkan diri dengan dunia mountain climbing  yang bersifat indoor.

Jenis-Jenis Aktivitas Mountain climbing  yang Populer

Sebagai induk dari aktivitas umum mendaki gunung, maka mountain climbing  dapat dibagi kembali berdasarkan berbagai jenis cabang aktivitas yang lebih spesifik. Beberapa jenis yang perlu untuk kamu ketahui misalnya adalah sebagai berikut;

Alpine climbing

mountain climbing

Cabang pertama dari aktivitas olahraga mountain climbing  adalah alpine climbing. Alpine tentu saja berasal dari kata Alpen atau Alps yang merupakan pegunungan yang terletak di Eropa dan menjadi tempat lahirnya olahraga mountain climbing .

Alpine climbing memiliki tujuan untuk mencapai puncak gunung yang dapat saja dilakukan selama satu hari atau lebih. Alpine climbing secara teknik membutuhkan perlengkapan yang lebih lengkap seperti tali, harness, pasak tebing, dan lain sebagainya. Medan pendakian alpine climbing adalah campuran dari es, batu dan juga salju, seperti khas di pegunungan Alpen.

Speed climbing

mountain climbing

Speed climbing merupakan olahraga pendakian gunung atau mountain climbing  yang lebih sulit dan mungkin juga tidak pernah benar-benar dilombakan. Speed climbing di atas gunung yang sebenarnya terlalu berbahaya untuk dipraktikkan dan karenanya hanya ada sedikit orang yang bisa melakukannya.

Speed climbing berurusan dengan kecepatan dan tujuan utama melakukannya adalah bagaimana bisa mencapai puncak gunung secepat mungkin.

Nah, kamu mungkin masih ingat salah satu tokoh pendakian Speed climbing yang paling terkenal di dunia bernama Ueli Steck dari Swiss, kan?

Rock climbing

mountain climbing

Nah, ini adalah jenis mountain climbing  yang paling umum dan populer di Indonesia. Jika disebut kata mountain climbing , climbing atau apa pun saja yang berhubungan dengan istilah climbing, maka gambaran umum masyarakat adalah rock climbing  ini.

Rock climbing  atau panjat tebing adalah sebuah aktivitas olahraga memanjat tebing menggunakan peralatan yang khusus. Medan dari pendakian rock climbing  tentu saja adalah batuan tebing alam.

Beberapa contoh tempat rock climbing  di Indonesia yang cukup populer misalnya adalah Gunung Parang, Gunung Kelud, dan juga Tebing Citatah.

Wall climbing  

mountain climbing

Versi urban dari rock climbing  adalah wall climbing   yang juga kadang ditempatkan sebagai indoor climbing. Wall climbing   dilakukan pada dinding buatan yang didesain sedemikian rupa sehingga menjadi medan memanjat yang menyenangkan.

Wall climbing   sendiri kemudian memiliki banyak cabang yang sering pula dilombakan pada tingkat dunia. Kamu pasti pernah mendengar istilah lead climbing, bouldering, alpine climbing, dan yang lainnya, kan?

Sementara dari tujuannya sendiri, climbing wall dapat hanya berupa sebagai olahraga semata, pengganti gym, atau pun untuk kompetisi.

Mixed climbing

mountain climbing

Mixed atau campuran dalam olahraga mountain climbing  didasarkan pada medan yang menjadi tempat dimana olahraga ini dilakukan. Mixed climbing  yang paling terkenal dan populer adalah gabungan dari tiga jenis medan pendakian seperti pada alpen climbing yakni; rock climbing , ice climbing, dan snow climbing.

Seorang yang menekuni aktivitas mixed climbing  membutuhkan kemampuan mendaki yang baik di tiga medan berbeda tersebut. Penguasaan alat-alat, pengetahuan potensi bahaya dan risiko juga sangat dianjurkan sebelum kamu mencoba melakukan mixed climbing .

High Altitude Mountain climbing

mountain climbing

Nah ini adalah jenis yang paling populer dan dianggap paling berbahaya dalam semua olahraga mountain climbing . Selain memiliki potensi bahaya berupa jatuh yang berasal dari gravitasi, high altitude climbing juga harus berhadapan dengan ketinggian, kadar oksigen yang terbatas, penyakit ketinggian dan juga risiko eksternal seperti badai dan longsoran.

Medan high altitude climbing sebenarnya banyak dan tidak hanya di Himalaya saja. pegunungan Karakoram yang merupakan salah satu pegunungan tertinggi di dunia juga adalah medan populer dalam aktivitas pendakian gunung tinggi.

Hiking  dan Trekking

mountain climbing

Hiking  dan trekking adalah jenis yang paling ringan dan paling banyak peminatnya dalam aktivitas mountain climbing . Di Indonesia dan kontur gunung-gunung Indonesia, hiking  dan trekking ini juga adalah yang paling populer dilakukan.

Akan tetapi, meskipun hiking  dan trekking termasuk aktivitas yang lebih mudah dan ringan dibanding jenis mountain climbing  yang lainnya, hal ini juga sama sekali tidak bisa menjadi alasan untuk meremehkannya, lho.

Hayo, kamu pasti tahu kan, bagaimana banyaknya risiko dan kematian para pendaki di gunung-gunung Indonesia?

BACA JUGA:

mountain climbing

Nah, itu adalah beberapa catatan penting mengenai mountain climbing  yang seharusnya kamu tahu. Pengetahun semacam ini akan semakin membuat kamu yang mencintai olahraga mendaki gunung, akan semakin senang lagi untuk menggemari aktivitas ini.

Oh ya, jika kamu ingin membaca lebih banyak literatur mountaineering di Indonesia yang berkualitas, kamu bisa men-download-nya dengan mudah pada link di bawah ini, ya.

KLIK DISINI SEKARANG DAN DOWNLOAD BUKU-BUKU MOUNTAIN CLIMBING  DI INDONESIA DENGAN MUDAH

Baca Ini Juga Yuk!

19 PANORAMA ALAM TERINDAH DI DUNIA TUJUAN WAJIB TRAVELER SEJATI
19 PANORAMA ALAM TERINDAH DI DUNIA TUJUAN WAJIB TRAVELER SEJATI
  Sebagai tujuan wisata yang populer, tempat-tempat berikut ini memang memiliki banyak hal menarik untuk  dikunjungi. Di tempat ini, kamu dapat menikmati panorama alam terindah di dunia sampai den...
Read More
8 REKOMENDASI FILM ADVENTURE TERBAIK UNTUK PENDAKI GUNUNG
8 REKOMENDASI FILM ADVENTURE TERBAIK UNTUK PENDAKI GUNUNG
Halo, Sobat Akasaka yang suka menonton film,  dalam artikel kali Akasaka Journal akan membagikan rekomendasi film  adventure  terbaik yang tentu saja bisa kamu saksikan. Film-film berikut memiliki ...
Read More
PENDAKI MENINGGAL DI LATIMOJONG, MUNGKIN INI PENYEBABNYA
PENDAKI MENINGGAL DI LATIMOJONG, MUNGKIN INI PENYEBABNYA
Kabar duka kembali menerpa dunia petualangan Indonesia ketika informasi pendaki meninggal di Latimojong memenuhi laman sosial media sejak kemarin. Pendaki tersebut yang diketahui bernama Basuki Rac...
Read More

Leave a comment

All comments are moderated before being published