DANAU TELAGA WARNA DAN MISTERI GUA DI DALAMNYA

Danau Telaga Warna

Berpetualang menjelajah destinasi baru memang menjadi aktivitas yang amat seru dan menyenangkan. Kali ini, destinasi menarik yang wajib kamu sambangi adalah Dataran Tinggi Dieng, yang berlokasi di Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, tepatnya 20 km dari Kota Wonosobo.

Sobat Akasaka, ada banyak sekali tempat menarik di Dataran Tinggi Dieng yang bisa kamu jelajahi. Salah satunya adalah Danau Telaga Warna, sebuah danau yang amat eksotik dan menawan. Keunikan danau ini ada pada warna airnya yang bisa berubah-ubah, bergantung pada kadar belerang yang ada saat itu, cuaca, waktu, juga jarak kamu memandangnya. Terkadang, air di danau ini akan berubah warna menjadi biru laut, hijau, putih kekuningan, bahkan beraneka warna laiknya pelangi.

Di sekeliling area danau, kamu akan menjumpai beberapa gua yang kabarnya diselimuti cerita mistis. Gua-gua ini masih jarang dikunjungi, padahal lokasinya tak jauh dari Danau Telaga Warna. Gua-gua tersebut di antaranya:

Gua Semar

Gua Semar

Pertama ada Gua Semar, atau yang bernama lengkap Gua Semar Pertapaan Mandalasari Begawan Sampurna Jati. Menurut cerita mitos yang beredar, gua dengan luas sekitar empat meter ini dijaga oleh Eyang Semar. Oleh karena itulah, gua ini dinamakan Gua Semar.

Kabarnya, gua yang letaknya tak jauh dari Danau Telaga Warna ini sering digunakan sebagai tempat bertapa dan semedi oleh para raja. Tak hanya itu, Presiden ke-2 Republik Indonesia, Soeharto, juga pernah menghabiskan waktunya untuk berdiam diri di gua ini kira-kira tahun 1974 silam.

Salah satu ciri khas dari Gua Semar adalah adanya sebuah patung semar di bagian pintu masuknya yang tampak seperti penanda sekaligus penjaga gua. Namun, Sobat Akasaka tidak bisa memasuki gua ini tanpa didampingi juru kunci setempat, karena akses menuju Gua Semar tertutup pintu dan terkunci.

Gua Sumur

Gua Sumur

Berikutnya, adalah Gua Sumur atau Gua Sumur Eyang Kumalasari. Gua ini letaknya tak jauh dari Gua Semar, sehingga akan sangat disayangkan kalau kamu melewatkannya. Laiknya Gua Semar, akses untuk memasuki Gua Sumur juga berpintu dan terkunci, jadi kamu harus menghubungi dan didampingi oleh juru kunci setempat jika ingin masuk dan melihat isi dalamnya.

Jika di bagian depan Gua Semar terdapat patung semar, Gua Sumur memiliki sebuah patung wanita berwarna menyerupai emas yang sedang membawa gentong air. Gua ini memiliki suasana yang lembap, karena terdapat genangan air di dalamnya yang dikenal dengan Tirta Prawitasari. Meskipun telah berusia ratusan tahun, air di gua ini masih tetap jernih. Bahkan, air ini konon dipercaya mampu menghaluskan kulit dan menyembuhkan berbagai penyakit.

Gua Jaran

Gua Jaran

Gua yang bernama lengkap Gua Jaran Resi Kendaliseto ini adalah satu-satunya gua yang bisa Sobat Akasaka jelajahi, karena pintu masuknya tidak terkunci. Alkisah, dulu di gua ini terdapat seekor kuda yang ingin berteduh di tengah derasnya hujan. Setelah mencari dan tak menemukan tempat, akhirnya kuda tersebut memutuskan untuk masuk ke dalam gua.

Keesokan harinya, sang kuda keluar dalam gua. Namun anehnya, kuda tersebut tengah bunting! Oleh karena itulah gua ini dipercaya mampu membuat kaum hawa yang memasukinya bisa mendapatkan keturunan.

Demikianlah informasi mengenai Danau Telaga Warna dan gua-gua yang terdapat di sekitarnya. Jangan lupa, kamu harus mengenakan perlengkapan hiking yang tepat, seperti mengenakan sandal gunung dari Akasaka. Dijamin, petualanganmu di Danau Telaga Warna akan semakin menyenangkan.

Leave a comment

All comments are moderated before being published