BEGINI CARANYA MEMILIH RAINCOAT GUNUNG YANG BAGUS UNTUK BERTUALANG

Raincoat gunung

Raincoat adalah salah satu perlengkapan wajib untuk para petualang. Di tengah musim hujan akhir tahun seperti sekarang ini, pendakian di gunung manapun di Indonesia harus dibekali dengan raincoat gunung yang terbaik. Tanpa perlengkapan satu ini, acara mendaki gunung yang kamu lakukan bisa saja berubah menjadi mimpi buruk ketika hujan deras melanda.

Nah, bagaimana caranya memilih raincoat gunung yang paling tepat untuk menemani petualangan kamu?

Yuk, simak panduannya berikut ini.

BACA JUGA:

Panduan Memilih Raincoat Gunung yang Paling Bagus untuk Bertualang

Raincoat gunung

Raincoat untuk naik gunung merupakan perlengkapan esensial yang tidak boleh ketinggalan di tengah kondisi musim hujan seperti sekarang ini. Aktivitas pendakian gunung yang mulai kembali normal pasca pandemi Covid-19 tidak saja membutuhkan penyesuaikan fisik semata, namun juga perlengkapan untuk mendaki itu sendiri.

Ada banyak pilihan raincoat yang bisa kamu dapatkan dengan mudah di pasaran. Namun, raincoat yang tidak dipilih dengan seksama, kadang justru memiliki umur yang pendek. Raincoat atau jas hujan seperti ini memiliki risiko untuk cepat rusak, rembes, atau bahkan robek ketika digunakan.

Lantas, bagaimana caranya menemukan raincoat yang paling bagus untuk perlengkapan bertualangmu?

Mari kita mulai dengan menyimak istilah-istilah berikut ini.

Pengertian Waterproof, Water- Resistant, Windproof dan Breathable

Raincoat gunung

Dalam memilih raincoat yang terbaik, kamu juga perlu memahami bahan-bahan dan istilah yang paling umum digunakan untuk produk dengan jenis ini. Di antara berbagai istilah tersebut adalah waterproof, windproof, water resistant dan breathable.

Waterproof dan Water-Resistant

Waterproof adalah istilah yang digunakan untuk bahan yang mampu menjadi pelindung pada kondisi hujan deras dengan intensitas yang tinggi. Beberapa produk tidak setuju dengan pengertian yang berdasar pada standar pengujian semacam ini. Walaupun istilah waterproof memang lebih tepat untuk hujan dengan tingkat intensitas yang tinggi.

Dibandingkan waterproof, water resistant dalam industri perlengkapan bertualang dimaksudkan untuk produk yang mampu menahan hujan pada intensitas yang lebih ringan. Biasanya untuk material waterproof juga memiliki kemampuan breathable.

Bahan-bahan yang cukup familiar untuk istliah waterproof misalnya adalah raincoat, jaket outer layer, sepatu dan lain sebagainya. Sementara istilah resistant biasanya digunakan pada produk jaket berbahan bulu angsa atau pun windbreaker.

Breathable

Raincoat gunung

Breathable adalah istilah yang digunakan untuk bahan-bahan perlengkapan bertualang yang memiliki kemampuan sirkulasi. Material ini mampu melindungi penggunanya dari cuaca luar seperti hujan atau pun angin. Pada waktu yang sama juga mampu menahan suhu tubuh penggunanya dari penguapan yang bisa menyebabkan hipothermia.

Istilah breathable juga memiliki korelasi dengan istilah kombinasi seperti waterproof breathable yang artinya bahan tersebut mampu bertahan pada kondisi cuaca ekstrim dan hujan deras, sekaligus pula mampu bernapas untuk sirkulasi tubuh.

Sebaliknya, ada pula misalnya raincoat jaket gunung yang memberi keterangan pada bahannya sebagai waterproof non breathable. Nah, ini maknanya juga sederhana bahwa bahan tersebut mampu melindungi gempuran hujan dan cuaca dari luar, namun tidak memiliki kemampuan sirkulasi transfer panas tubuh penggunanya.

Ponco, jas hujan super ringan dan berbahan plastik adalah contoh jas hujan yang waterproof dan non breathable. Kamu bisa berlindung di bawah terpaan hujan deras dengan ponco dan jas hujan plastik. Namun, kenyamanan untuk waktu yang lama tentu tidak bisa didapatkan.

Windproof dan Wind Resistant

Raincoat gunung

Sama seperti penggunaan istilah waterproof dan water-resistant, windproof juga dimaksudkan untuk bahan yang memiliki kemampuan shield terhadap angin yang penetrasinya jauh lebih kencang. Sementara wind resistant ada pada level yang lebih rendah berdasarkan kemampuan shield-nya.

Di Indonesia, wind resistant mungkin tidak begitu populer. Berbagai rekomendasi raincoat gunung atau jaket outdoor, pada umumnya hanya mencantumkan istilah windproof dan waterproof saja. Meskipun secara detail spesifikasi, istilah ini kadang tidak relevan.

Secara teknis, windproof dan wind resistance dipisahkan oleh limit kemampuan menahan angin bahan tersebut. Ini bisa berbeda pada banyak produk, tergantung standar yang mereka tetapkan.

Beberapa brand yang umum misalnya menetapkan bahwa untuk dapat disebut windproof satu material setidaknya harus mampu menahan kecepatan angin minimal hingga 60 Mph.

Berbagai Istilah Material Pelindung Cuaca pada Produk Raincoat, Jaket dan Sejenisnya

Di samping istilah waterproof, windproof, water resistant dan breathable, kamu mungkin pernah mendengar pula istilah soft shell, hard shell  dan lain sebagainya.

Nah, ini juga merupakan istilah lain dalam produk perlengkapan outdoor.

Lantas, apa maksudnya?

Hard shell

Raincoat gunung

Hard shell  biasanya digunakan sebagai sebutan lain untuk perlengkapan waterproof. Hard shell  diaplikasikan pada banyak produk sebagai perlindung garis terluar terhadap angin, hujan dan cuaca. Hard shell  yang baik pada umumnya sudah mencakup pula kemampuan breathable.

Pada umumnya hard shell sesuai dengan namanya yakni keras dan kaku. Hal ini karena hard shell  disesuaikan dengan fungsi utamanya sebagai pelindung terluar dalam aktivitas luar ruang. Raincoat jaket gunung, ponco dan sejenisnya adalah beberapa produk hard shell  yang umum.

Soft shell

Kebalikan dari hard shell  adalah soft shell dimana bahan yang digunakan memiliki tingkat kelenturan yang lebih baik. Dari sisi fisik dan teksturnya, bahan soft shell pada umumnya lebih lembut, fleksibel dan elastis.

Soft shell sangat dianjurkan untuk kamu yang membutuhkan banyak gerakan yang dinamis. Bahan yang lembut dan fleksibel memungkinkan bahan jenis ini untuk menjadi pilihan yang nyaman ketika kamu misalnya aktif bergerak.

Meskipun demikian, pengorbanannya adalah tingkat resistansi dan shield yang tentu saja tidak sebaik hard shell . Oleh sebab itu pula pada umumnya, bahan soft shell lebih banyak menggunakan teknologi water rapellent saja dibandingkan waterproof atau pun water resistant.

Hybrid Shell

Raincoat gunung

Nah, ini adalah teknologi kombinasi pada beberapa jaket gunung yang menggabungkan antara soft shell dan hard shell .

Pada bagian-bagian yang membutuhkan lebih banyak fleksibilitaa seperti bawah ketiak, siku dan bagian belakang, hyvrid shell akan memanfaatkan soft shell yang lebih elastis. Sementara untuk bagian yang lebih terekspos dan stabil, hybrid shell akan menggunakan material hard shell  untuk mendapatkan efek perlindungan sempurna.

Selain menggunakan kombinasi hard shell  dan soft shell, teknologi hybrid shell juga kadang-kadang memadukan material klasik yang lebih tahan lama seperti kulit untuk bagian-bagian yang memiliki tingkat keausan yang tinggi.

Insulated Shell

Insulated shell pada umumnya lebih banyak digunakan untuk perlindungan suhu dan temperatur. Jaket berbahan bulu angsa, dacron, puffy atau yang lainnya, adalah berbagai jenis jaket yang umum ada dalam wilayah insulated shell.

Teknologi pakaian oudoor yang mutakhir memungkinkan untuk meggabungkan dua manfaat sekaligus dalam insulated shell.

Pada saat yang sama, kamu akan mendapatkan perlindungan dari cuaca luar seperti angin dan hujan pada bagian terluarnya. Dan di saat yang sama pula, kamu juga mendapatkan perlindungan berupa kehangatan yang lebih baik dari insulasi yang dimilikinya.

Beberapa Tips Memilih Raincoat untuk Bertualang di Musim Hujan

Raincoat gunung

Nah, setelah kamu mengenal beberapa istilah mengenai bahan-bahan yang biasanya digunakan dalam produk bertualang tahan air. Sekarang bagaimana caranya memilih jas hujan atau raincoat yang bagus untuk bertualang?

5 tips berikut ini setidaknya bisa kamu aplikasikan.

Tentukan Apakah Kamu Hanya Butuh Raincoat atau Jaket Sekaligus?

Sebelum kamu memutuskan untuk membeli raincoat untuk naik gunung, tentukan apakah kamu hanya membutuhkan jas hujan saja atau jaket sekaligus?

Jika yang kamu butuhkan hanya jas hujan, maka kamu dapat memprioritaskan proteksi yang sempurna pada bagian hard shell -nya. Pastikan kamu memilih raincoat yang memiliki kualitas waterproof dengan performa yang paling baik.

Namun jika yang kamu cari adalah raincoat yang bisa berfungsi sekaligus sebagai jaket, maka kamu harus memperhitungkan faktor lain seperi kelenturan, kekuatan dan daya tahan terhadap penetrasi air hujan.

Jadi langkah yang pertama adalah; tentukan dulu jenis kebutuhan yang kamu inginkan. Hanya sebagai jas hujan atau raincoat, ataukah sekaligus sebagai jaket?

Pertimbangkan Material yang Terbaik Tingkat Perlindungannya

Raincoat gunung

Jas hujan gunung terbaik dari sisi proteksi terhadap hujan bisa saja adalah yang paling murah harganya. Material plastik tentu adalah yang paling murah. Namun pertanyaan selanjutnya adalah seberapa tahan jas hujan plastik dapat kamu gunakan di alam bebas?

Dengan material yang tipis dan cenderung mudah robek, jas hujan berbahan plastik sangat tidak efisien di atas pegunungan dengan batu-batu dan ranting tajam. Jas hujan plastik sekali pakai pada sisi lain juga sangat tidak ramah lingkungan.

Nah, kamu dapat mencari alternatif yang lebih baik dengan memilih jas hujan yang paling maksimum proteksinya dari hujan, sekaligus juga ramah lingkungan dan dapat dipergunakan dalam waktu yang lama.

Ada cukup banyak bahan seperti ini sekarang, Akasaka Laiba adalah salah satu contohnya.

Multifungsi, Mengapa Tidak?

Raincoat gunung

Dalam bertualang, tidak ada salahnya jika kamu memiliki sebuah jas hujan yang bisa dijadikan shelter darurat sekaligus sebagai flysheet dadakan.

Jas hujan dengan rain coat tentu saja tidak dapat memenuhi hal ini. Namun jas hujan berbentuk ponco yang bisa dibentangkan dan memiliki tingkat resistansi yang tinggi mampu melakukannya untukmu.

Dengan jas hujan yang multifungi, kamu akan lebih banyak menghemat tenaga dan juga biaya. Di samping itu, pada saat packing atau pun mendaki, perlengkapan multifungsi juga akan membuat perlengkapan bertualang kamu menjadi lebih ringan.

Bawa Perlindungan Cadangan

Raincoat gunung

Jika kamu kehujanan dalam waktu yang lama, proteksi sebaik apa pun bisa saja jebol dan kalah. Nah, alasan inilah yang mengharuskan kamu untuk membawa perlindungan cadangan.

Pada jas hujan atau rain coat dengan model jaket yang berbahan waterproof sekali pun, mungkin saja tidak akan bertahan jika disiram hujan selama lebih dari delapan jam terus menerus. Air hujan dengan intensitas tinggi dapat saja menembus jaket atau rain coat melalui jahitannya.

Dengan membawa perlindungan cadangan, kamu akan lebih nyaman dalam bertualang. Jadi ketika jas hujan atau raincoat utamamu berhasil ditembus oleh hujan atau pun angin, kamu masih memiliki proteksi lain yang membuatmu tetap aman.

Kombinasikan untuk Perlindungan Maksimal

Raincoat gunung

Nah, ini adalah tips yang terakhir dalam memilih dan menggunakan jas hujan.

Anggaplah misalnya kamu lebih tertarik pada jenis jas hujan yang dapat pula digunakan sebagai jaket. Supaya perlindungan sempurna, mengapa tidak misalnya mengkombinasikannya dengan ponco atau jas hujan yang lebih baik proteksinya namun lebih murah biayanya.

Dengan proteksi maksimal yang dikombinasikan, kamu akan mendapatkan tingkat kenyamanan yang lebih baik.

Kamu akan tetap kering meskipun seharian diguyur hujan dan kamu juga akan tetap nyaman bergerak dengan bahan yang lebih dinamis dan elastis untuk dikenakan.

BACA JUGA:

Raincoat gunung

Nah Sobat Akasaka, itu adalah beberapa hal yang perlu kamu ketahui tentang memilih raincoat gunung atau jaket gunung yang terbaik sebagai perlindungan terhadap cuaca dan hujan.

Sebagai penutup, Akasaka Journal akan merekomendasikan satu produk terbaik Akasaka Outdoor yang bisa juga kamu jadikan pilihan. Untuk lebih detailnya, kamu bisa melihat rekomendasinya pada tautan dibawah ini, ya.

LIHAT RAINCOAT GUNUNG TERBAIK DARI AKASAKA DISINI

 

Baca Ini Juga Yuk!

INI 10 SPOT ROCK CLIMBING DI INDONESIA YANG TERKENAL HINGGA MANCANEGARA
INI 10 SPOT ROCK CLIMBING DI INDONESIA YANG TERKENAL HINGGA MANCANEGARA
Aktivitas rock climbing atau panjat tebing, tentu bukan hal yang asing di Indonesia. Para pemanjat tebing tanah air, sudah sering berkompetisi di kelas dunia, menjadi juara dan bahkan memecahkan re...
Read More
PORTER GUNUNG ADALAH PAHLAWAN BAGI PARA PENDAKI; INI 7 FAKTANYA
PORTER GUNUNG ADALAH PAHLAWAN BAGI PARA PENDAKI; INI 7 FAKTANYA
Bagi beberapa pendaki, porter gunung adalah orang-orang yang menyewakan tenaga mereka untuk membawa barang-barang para pendaki dan tidak lebih dari itu. Padahal jika Sobat Akasaka berkenan untuk be...
Read More
TERNYATA INI 7 FAKTA PUNCAK CARTENZ YANG JARANG DIKETAHUI PARA PENDAKI
TERNYATA INI 7 FAKTA PUNCAK CARTENZ YANG JARANG DIKETAHUI PARA PENDAKI
Tidak hanya populer di Indonesia, puncak Cartenz Pyramid yang terletak di pegunungan Jaya Wijaya, Irian Jaya, juga tersohor hingga manca negara. Puncak ini menjadi salah satu destinasi utama dalam ...
Read More

Leave a comment

All comments are moderated before being published