BEGINI CARA MEMILIH KOMPOR GUNUNG TERBAIK UNTUK MENEMANI PETUALANGANMU

Kompor Gunung

Jika kamu adalah tipe petualang yang suka merebus mie instan pada malam hari dan menyeduh tes atau kopi panas di pagi harinya, maka kamu membutuhkan kompor gunung. Kompor outdoor atau kompor gunung ini didesain sedemikian rupa untuk membuat kamu tetap merasa nyaman memasak dalam petualangan apa pun yang kamu lakukan.

Di Indonesia ada cukup banyak kompor lapangan atau kompor outdoor yanag bisa kamu dapatkan dengan mudah. Sebelum kamu menentukan pilihan kompor gunung terbaik yang mana untuk menemani kamu bertualang atau mendaki gunung, yuk, simak dulu beberapa tipsnya berikut ini.

BACA JUGA:

Cara Memilih Kompor Gunung Terbaik dan Beberapa Pertimbangannya

Kompor Gunung

Kompor gunung portable adalah yang paling banyak digunakan oleh pegiat alam Indonesia, baik ia pendaki gunung atau pun hanya berkemah di tepi pantai. Dengan kemampuan untuk dibawa kemana-mana, kompor sebagai perangkat utama untuk memasak menjadi lebih mobile untuk jenis petualangan apa pun.

Dalam memilih sebuah kompor untuk aktivitas mendaki gunung atau bertualang, pilihanmu mungkin akan dipengaruhi oleh beberapa pertimbangan, di antaranya adalah;

  • Seberapa ringan kompor yang kamu butuhkan?
  • Apakah kamu membutuhkan kompor yang serbaguna?
  • Apakah kamu membutuhkan kompor dengan pembakaran yang membuat air cepat mendidih?
  • Untuk berapa orang kamu akan memasak?
  • Apakah kamu akan membawa kompormu ke daerah tertentu? Jika iya, bahan bakar apa yang tersedia di tempat tujuan tersebut?
Kompor Gunung

Ketika kamu memilih apakah menggunakan kompor gunung spirtus, kompor gunung gas atau kompor jenis yang lainnya. Pengetahuan mengenai jenis-jenis kompor berikut mungkin dapat membantu kamu mendapatkan yang paling ideal.

  • Jenis Kompor – Secara sederhana tipe kompor gunung dibedakan berdasarkan jenis bahan bakar yang digunakan dan bagaimana cara penyimpanan bakar tersebut. Oleh karena itu kamu pastinya familiar dengan istilah kompor gunung parafin, kompor gunung gas atau fuel dan juga kompor spirtus, kan?
  • Kelengkapan dan Spesifikasi Kompor – Hal ini meliputi waktu rata-rata pembakaran untuk mencapai titik didih, berat kompor, model tungku, ketersediaan pemantik, ketersediaan wind shield dan lain sebagainya.
  • Mekanisme Penggunaan – Semakin baik pemahamanmu mengenai bagaimana sebuah kompor gunung bekerja, maka itu semakin bagus. Di lapangan dan di atas gunung saat kamu membutuhkan sebuah kompor berfungsi dengan maksimal, pemahaman yang baik kan membantu kamu untuk memilih kompor gunung yang terbaik.

Berbagai Jenis Kompor Gunung yang Populer di Indonesia + Keunggulan dan Kekurangannya

Kompor Gunung

Secara umum dikenal beberapa jenis kompor gunung yang paling banyak dipergunakan di Indonesia, misalnya kompor fuel, kompor parafin, dan kompor spirtus.

Namun, dalam lingkup dunia outdoor yang lebih luas, kompor untuk kegiatan outdoor ini terdiri dari tiga macam yang paling penting yaitu; kompor berbahan bakar gas dan cairan, kompor canister atau kompor tabung, dan kompor berbahan bakar alternatif.

Berikut penjelasannya satu persatu.

Kompor Gunung dengan Bahan Bakar Gas

Kompor Gunung

Ini adalah jenis kompor lapangan yang paling banyak digunakan di Indonesia.

Kompor yang menggunakan bahan bakar gas pada umumnya dapat bekerja dengan baik dibawah suhu dingin. Pembakaran dari gas juga menghasilkan panas yang maksimal dan cepat mencapai titik didih. Di samping itu, bahan bakar gas juga memastikan perlengkapan masak yang kamu gunakan menjadi lebih bersih.

Kompor dengan bahan bakar gas mendapat banyak istilah dan penyebutan di Indonesia.

Ada yang menyebut kompor ini dengan sebutan kompor kupu-kupu yang mengacu pada bentuk tungkunya yang kecil dan dapat dilipat. Ada pula sebutan kompor gunung kotak yang kembali lagi mengacu pada bentuknya berupa kotak kecil dengan kaki-kaki dan tungku yang dapat dilipat.

Perbedaan antara kompor jenis istilah kupu-kupu dan istilah kotak juga terletak pada asupan gas sebagai bahan bakarnya. Kompor butterfly pada umumnya antara tabung gas portable dan tungku dihubungkan oleh sebuah hose penghantar gas. Sementara pada kompor dengan desain kotak, hose ini tidak ada. Sebagai gantinya, kepala gas dan valve suply bahan bakar yang langsung dapat dihubungkan.

Kompor Gunung

Keunggulan kompor gunung berbahan bakar gas;

  • Performance api kompor menggunakan bahan bakar gas lebih stabil dan lebih baik dalam kondisi apa pun. Apakah dalam suhu dingin atau suhu panas sekalipun, pembakaran kompor dengan bahan bakar gas tetap maksimum.
  • Kompor gas lebih praktis digunakan, lebih bersih dan memberikan panas yang lebih cepat.
  • Memiliki stablilitas pengapian yang baik meksipun ditempatkan pada permukaan yang tidak rata.
  • Lebih mudah memperkirakan bahan bakar yang tersisa dengan mempertimbangkan berat botol atau melalui indikator otomatis.
  • Terdapat banyak pilihan model, jenis, dan juga harga.
  • Dapat dengan mudah diperoleh secara offline atau secara

Kekurangan kompor gunung berbahan bakar gas;

  • Pada beberapa jenis kompor lapangan berbahan bakar gas, pengetahuan dan perawatan yang rumit mungkin dibutuhkan.
  • Kemungkinan kebocoran bahan bakar sangat mungkin untuk terjadi.
  • Kompor dengan bakar gas tertentu kadang cenderung lebih mahal.
  • Jika bahan bakar utama bukanlah bakar bakar yang paling direkomendasikan untuk digunakan, risiko penyumbatan saluran gas akan selalu ada.

Kompor Gunung Tabung atau Kompor Canister

Kompor Gunung

Harga kompor gunung dan nesting memiliki variasi yang cukup banyak, namun harga yang kompetitif akan selalu menjadi pilihan yang paling menarik.

Beberapa tahun lalu, kompor canister dengan badan tabung bahan bakar berbentuk lebih pendek dan besar daripada badan tabung gas biasa ini masih jarang dipergunakan. Di samping memang belum populer, harga adalah salah satu alasannya.

Sekarang, kompor canister sudah cukup ramai dan penggunaannya di kalangan para pegiat aktivitas alam bebas di Indonesia juga semakin marak. Dengan prinsip kerja yang lebih sederhana, kompor tabung canister pada beberapa sisi dianggap lebih unggul dibandingkan dengan kompor berbahan bakar liquid gas atau pun berbahan bakar alternatif seperti spirtus dan parafin.

Kompor Gunung

Beberapa keunggulan penggunaan kompor tabung canister adalah sebagai berikut;

  • Tabung canister akan otomatis menutup sendiri ketika pada proses membuka tutup kompor sehingga menghindari kebocoran lebih efektif.
  • Pada beberapa jenis kompor tabung canister sudah dilengkapi dengan pengatur tekanan seperti halnya pada kompor gas di rumah. Dengan pengatur ini, besarnya pengapian dapat diatur lebih konsisten.
  • Cukup efektif digunakan dalam berbagai kondisi cuaca, baik dingin atau pun panas.
  • Nyala api secara umum dapat disesuaikan sehingga lebih cepat mencapai titik didih.
  • Memiliki bentuk yang lebih kecil dan ringan.
  • Mudah dinyalakan hanya dengan memutar katup dan pada beberapa model ditambahkan dengan pemantik atau korek api.

Kekurangan kompor gunung jenis tabung atau canister;

  • Sulit untuk mengetahui berapa banyak persediaan gas yang masih tersimpan di dalam canister. Hal ini tentu saja membuat kamu harus membawa canister cadangan jika pendakianmu dalam waktu yang cukup lama.
  • Tungku kompor pada umumnya kecil dan mungkin tidak akan kuat menahan alat masak yang besar dan berat.
  • Dalam cuaca yang dingin, tekanan tabung dapat berkurang yang juga berpengaruh pada nyala api yang lebih kecil.
  • Biaya bahan bakar lebih mahal jika dibandingkan dengan kompor gunung berbahan bakar gas.
  • Tidak ramah lingkungan karena beberapa model dari kompor canister memiliki konsekuensi pada penumpukan limbah tabung.

Kompor Gunung Berbahan Bakar Alternatif (Spirtus dan Parafin)

Kompor Gunung

Di samping kompor dengan bahan bakar gas cair dan tabung canister, kompor dengan bahan bakar alternatif juga banyak dipergunakan di Indonesia. Untuk bahan bakar spirtus, kamu pastinya sudah tidak asing dengan penyebutan kompor Trangia, kan?

Harga kompor gunung dengan bahan bakar alternatif seperti ini juga memiliki perbedaan yang tinggi antara yang satu dengan yang lainnya. Namun, jika dilihat dari bahan bakar alternatif yang digunakannya, kompor gunung jenis ini dapat dibagi dalam tiga macam yaitu kompor gunung bahan bakar spirtus, kompor gunung bahan bakar parafin dan kompor gunung bahan bakar kayu.

Berikut keterangan dan keunggulan masing-masing jenis kompor tersebut;

Kompor Gunung Bahan Bakar Spirtus dan Alkohol

Kompor Gunung

Bagaimana pun juga, popularitas nama kompor gunung Trangia sudah sangat melekat di dunia. Di Indonesia, produk kompor Trangia identik dengan bahan bakar alkohol dan spirtus. 

Beberapa kelebihan kompor gunung dengan bahan spirtus atau alkohol adalah;

  • Bahan bakar alkohol atau spirtus memiliki harga yang cukup murah.
  • Pembakarannya menyala tanpa suara.
  • Perawatan kompor lebih mudah dan praktis.

Kekurangan kompor gunung bahan bakar spirtus atau alkohol:

  • Alkohol dan spirtus tidak mampu membakar dengan suhu sepanas bahan bakar gas sehingga membutuhkan waktu yang lebih lama untuk mencapai titik didih.
  • Pada beberapa kondisi kekurangan nomor satu juga membuat bahan bakar lebih boros.
  • Di beberapa tempat, spirtus bisa saja tidak mudah ditemukan.

Kompor Gunung Bahan Bakar Parafin atau Tablet

Kompor Gunung

Di kalangan pegiat pramuka, penggunaan kompor parafin sangat populer. Kompor ini disebut kompor lipat, kompor meja atau kompor saku kadang-kadang karena sifatnya yang sangat ringan, mudah dibawa juga kecil.

Beberapa kelebihan kompor gunung dengan bahan bakar parafin adalah;

  • Harga kompor gunung murah jika dibandingkang dengan model lainnya.
  • Sangat ringan
  • Praktis
  • Bahan bakar parafin mudah menyala, mudah pula dipadamkan dan dapat digunakan kembali setelahnya.

Kekurangan kompor bahan bakar parafin;

  • Membutuhkan waktu lama untuk memasak karena suhu api yang dihasilkan tidak seperti bahan bakar gas atau canister.
  • Bekas pembakaran parafin dapat membekas pada alat masak dan mungkin sulit dihilangkan.
  • Pembakaran parafin memiliki bau yang mungkin saja akan mengganggu selera makan.

Komppor Gunung Bahan Bakar Kayu

Kompor Gunung

Kompor jenis ini mungkin masih sangat jarang penggunaannya di Indonesia. Kompor ini dengan ukurannya yang tidak begitu besar didesain sedemikian rupa untuk mampu membakar dedaunan dan ranting-ranting kecil.

Dengan kemampuan ini, jika kamu melakukan petualangan ke pedalaman dalam waktu yang lama dan tidak mudah mendapatkan bahan bakar, kompor ini akan menjadi teman perjalanan yang menyenangkan.

Beberapa keunggulan kompor gunung dengan bahan bakar kayu adalah;

  • Cukup ringan dan sederhana.
  • Pada beberapa model kompor yang lebih modern, pembakaran dalam wadah pengapiannya dapat menghasilkan listrik yang bisa kamu gunakan untuk re-charge USB atau handphone.
  • Beberapa model juga dilengkapi dengan alat untuk memanggang.

Kekurangan penggunaan kompor gunung bahan bakar kayu;

  • Dalam kondisi basah dan lembab, menemukan bahan bakar yang kering bisa menjadi tantangan yang serius.
  • Di beberapa gunung, memasak menggunakan bahan bakar kayu mungkin tidak diperbolehkan meskipun untuk kompor dengan jenis ini mungkin dapat dikecualikan.

BACA JUGA:

 

Kompor Gunung

Nah, itu adalah beberapa jenis kompor gunung yang dapat kamu pilih untuk menemani perjalanan petualangan dan pendakianmu.

Dengan mempertimbangkan keunggulan dan kekurangan yang dimiliki masing-masing kompor, kamu tentu saja dapat memilih yang paling ideal untuk kamu gunakan.

Nah, supaya acara memasak dan menyeduh kopi di alam bebas yang kamu lakukan semakin istimewa, yuk, gunakan selalu produk-produk terbaik dari Akasaka Outdoor, ya. Dari sandal gunung hingga sajadah untuk sholat, Akasaka Outdoor akan membuat petualanganmu semakin mengesankan.

LIHAT KOLEKSI TERBARU PRODUK AKASAKA SEKARANG 

 

Baca Ini Juga Yuk!

GILA! TERNYATA INI 5 LEGENDA GUNUNG TERBESAR DI PULAU JAWA
GILA! TERNYATA INI 5 LEGENDA GUNUNG TERBESAR DI PULAU JAWA
Jika Sobat Akasaka mencari informasi apa gunung terbesar di pulau Jawa, maka sudah pasti jawabannya adalah gunung Slamet. Namun, jika Sobat Akasaka misalnya mencari informasi ini untuk catatan wakt...
Read More
TERNYATA INI 7 JENIS JAKET OUTDOOR YANG PALING UMUM DIGUNAKAN
TERNYATA INI 7 JENIS JAKET OUTDOOR YANG PALING UMUM DIGUNAKAN
  Secara total, ada hampir 40 jenis jaket yang dikenal saat ini. Di antara jumlah yang banyak itu, ada pula jenis jaket outdoor atau yang fungsional dan penggunaannya secara khusus untuk kegiatan ...
Read More
TERNYATA INI PERBEDAAN JAKET PARKA DAN JAKET GUNUNG BIASA
TERNYATA INI PERBEDAAN JAKET PARKA DAN JAKET GUNUNG BIASA
Dalam petualangan seperti mendaki gunung, camping, hiking atau pun memancing, kamu pasti sering melihat jaket parka, bukan? Pemahaman yang awam menganggap bahwa antara parka dan jaket adalah sesuat...
Read More

Leave a comment

All comments are moderated before being published