AMAZING! INI 11 PUNCAK PEGUNUNGAN ANDES YANG PALING TERKENAL DI DUNIA

Pegunungan Andes

Dengan reputasinya sebagai pegunungan terpanjang di dunia, Pegunungan Andes memang layak menjadi rumah bagi banyak puncak gunung yang paling menakjubkan. Kamu akan menemukan kombinasi ketinggian yang fantastis, alam yang memukau, dan juga puncak-puncak imajinatif di pegunungan ini. Atas dasar itu, ada banyak puncak gunung di Andes yang kemudian sangat terkenal di dunia.

Nah, apa saja puncak Pegunungan Andes yang paling terkenal di dunia dan apa saja keistimewaannya?

Simak ulasannya versi Akasaka Journal berikut ini, yuk.

11 Puncak Pegunungan Andes yang Memukau dan Paling Terkenal di Dunia

Pegunungan Andes

Secara geografis, Pegunungan Andes berada di negara-negara paling populer benua Amerika Selatan. Dengan panjang hingga sekitar 7.000 kilometer atau 4.350 mil, Pegunungan Andes seolah menjadi tembok raksasa yang membujur di Amerika Selatan. Negara-negara yang kemudian dilewati oleh pegunungan ini adalah; Argentina, Chili, Bolivia, Ekuador, Peru, Venezuela hingga Colombia.

Selain disebut Pegunungan Andes, wilayah ini dalam bahasa Spanyol disebut sebagai Cordilera de los Andes atau kadang disebut pula dengan istilah Andean Mountains. Sementara dalam bahasa asli suku Inca di Amerika Selatan, Pegunungan Andes disebut dengan Quechua.

Puncak tertinggi Pegunungan Andes tentu saja terletak di puncak gunung Aconcagua yang berdiri pada ketinggian 6.961 meter. Namun, selain Aconcagua yang terkenal, Pegunungan Andes juga dipenuhi olah ratusan puncak gunung dengan daya tarik yang sangat memukau.

Di antara demikian banyak puncak gunung paling menakjubkan di Andes tersebut, berikut Akasaka Journal telah mengumpulkan 11 yang paling menarik untuk kamu ketahui.

BACA PULA:

Puncak Gunung Aconcagua

Pegunungan Andes

Seperti yang pastinya sudah kamu tahu, Aconcagua adalah puncak tertinggi di Pegunungan Andes yang sekaligus menjadi puncak tertinggi di benua Amerika Selatan. Ketinggian Aconcagua adalah 6.961 meter dan menjadi salah satu puncak tujuan utama dalam sirkuit grand slam seven summits.

Pendakian ke gunung Aconcagua adalah salah satu pendakian yang paling banyak diminati di dunia. Ini tidak mengherankan mengingat Aconcagua adalah menara tertinggi dari Pegunungan Andes yang berada di Benua Amerika Selatan yang juga menjadi destinasi pendakian gunung 7 puncak dunia.

Puncak Aconcagua pertama kali dicapai pada tahun 1897 oleh sebuah ekspedisi dari Inggris yang dikepalai oleh Edward FitzGerald. Pendaki gunung yang kemudian berhasil mengabadikan namanya sebagai orang pertama yang mencapai puncak Aconcagua adalah Matthias Zurbriggen dari Swiss.

Satu bulan setelah keberhasilan Zurbriggen, dua rekannya juga berhasil mencapai puncak.

Puncak Gunung Cerro Fitz Roy

Pegunungan Andes

Setelah Aconcagua yang merupakan gunung tertinggi di Pegunungan Andes sekaligus juga menjadi yang tertinggi di Amerika Selatan, puncak lain yang juga tidak kalau menarik adalah Cerro Fitz Roy.

Selain dikenal dengan nama Cerro Fitz Roy, puncak gunung ini dikenal pula dengan nama Cerro Chalten. Ketinggiannya adalah 3.405 meter dan merupakan puncak gunung tertinggi di wilayah Patagonia yang membentang antara Argentina dan Chili.

Dalam peta Pegunungan Andes, kawasan Patagonia mungkin tidak begitu signifikan. Namun dalam dunia rock climbing dan pendakian bergaya alpine, Patagonia adalah salah satu tempat suci di dunia dimana para alpinis sejati dan rock climber terbaik membuat pendakian yang menakjubkan.

Cerro Fitz Roy sendiri adalah salah satu pegunungan yang menantang sebagai medan pendakian di Patagonia. Puncak gunung ini berhasil dicapai pertamakalinya pada tahun 1952 oleh ekspedisi Perancis dengan para pendakinya yaitu; Guide Magnone dan Lionel Terray.

Puncak Gunung Marmolejo

Pegunungan Andes

Ketinggian gunung Marmolejo adalah 6.108 meter atau 20.039 kaki. Sama seperti Patagonia dimana gunung-gunung spektakuler seperti Fitz Roy dan Cerro Torre berdiri, Marmolejo juga terletak di Pegunungan Andes Chili dan Argentina, tepatnya di wilayah perbatasan kedua negara Amerika Latin tersebut.

Tidak seperti puncak gunung Patagonia lainnya yang lebih teknis dan sulit untuk ditaklukkan, Marmolejo lebih cocok dikatakan sebagai gunung dengan kontur pendakian yang tidak begitu sulit. Pendakian ke puncak gunung ini sendiri terjadi pada tahun 1928 oleh sebuah ekspedisi Jerman.

Puncak Gunung Ojos del Salado

Pegunungan Andes

Oh ya, apakah kamu pernah mendengar istilah Second Seven Summits?

Nah, puncak Ojos del Salado yang memiliki ketinggian 6.893 meter atau 22.615 kaki ini adalah salah satu puncak yang termasuk dalam barisan 7 puncak gunung tertinggi kedua di tujuh benua. Atau dalam pengertian yang lebih spesifik, Ojos del Salado adalah puncak tertinggi Pegunungan Andes kedua setelah Aconcagua.

Ojos del Salado juga bukan gunung yang benar-benar teknis untuk didaki. Kontur gunung ini secara umum mungkin tidak begitu jauh berbeda dengan gunung Marmolejo.

Akan tetapi dengan ketinggiannya yang hampir mencapai 7 kilometer di atas permukaan laut, maka pendakian di Ojos del Salado juga memiliki risiko yang tinggi terkait penyakit ketinggian dan semacamnya.

Puncak Gunung Maipo

Pegunungan Andes

Puncak gunung selanjutnya di Pegunungan Andes dengan popularitas yang menakjubkan di dunia adalah gunung Maipo.

Ketinggian gunung Maipo adalah 5.264 meter dan menjadi salah satu gunung api tertinggi di dunia bersama dengan gunung Fuji di Jepang dan juga Gunung Kerinci di pulau Sumatera.

Gunung Maipo juga terletak di wilayah Pegunungan Andes dimana negara Chili dan Argentina berbatasan. Letak Pegunungan Andes dengan bentuknya yang memanjang laksana tembok raksasa, memberi keuntungan pula pada gunung Maipo di antara gunung-gunung lainnya di sekitar wilayah itu karena statusnya sebagai gunung Api.

Puncak Gunung Cayambe

Pegunungan Andes

Cayambe adalah salah satu puncak Pegunungan Andes yang cukup populer sebagai tujuan pendakian di dunia. Gunung ini memiliki ketinggian 5.790 meter atau sekitar 18.996 kaki. Dengan ketinggian seperti ini dan kontur pendakiannya yang tidak begitu teknis, gunung Cayambe menjadi destinasi favorit para pendaki gunung Amerika Selatan mau pun dari berbagai negara lain di dunia.

Puncak gunung Cayambe untuk pertamakalinya didaki pada tahun 1880 oleh ekspedisi Inggris dimana nama Edward Whymper dan Jean Antoine Carrel + Louis Carrel menjadi bintangnya.

Nah, kamu pasti familiar kan, dengan nama-nama tersebut?

Yap, benar banget!

Itu adalah nama-nama pendaki gunung yang berhasil mencapai puncak Matterhorn untuk yang pertamakali, sekaligus juga terlibat persaingan sengit sebelumnya. Kisah tentang ini bisa kamu baca dengan lengkap di buku Sejarah Pendakian Tebing Utara disini.

Puncak Gunung Cotopaxi

Pegunungan Andes

Bergandengan dengan gunung Cayambe, puncak gunung Cotopaxi juga adalah gunung populer di Amerika Selatan yang menjadi tujuan utama mountaineering. Cotopaxi memiliki ketinggian 5.897 meter atau sekitar 19.347 kaki.

Gunung Cotopaxi adalah salah satu puncak tertinggi Pegunungan Andes yang juga menjadi puncak gunung berapi tertinggi di dunia. Gunung Cotopaxi juga memiliki keunikan yang menarik dari sisi namanya.

Dalam bahasa Inca yang merupakan penduduk asli suku Amerika Selatan, kata ‘Coto’ memiliki arti sebagai leher, sedangkan kata ‘paxi’ memiliki arti sebagai bulan. Jika disambung secara sempurna maka pengertian gunung Cotopaxi adalah Gunung Leher Bulan.

Unik banget, kan?

Puncak Gunung Chimborazo

Pegunungan Andes

Biasanya dalam penawaran pendakian reguler di Amerika Selatan, pilihan yang paling banyak disodorkan adalah tiga gunung ini; Gunung Cayambe, Gunung Cotopaxi dan Gunung Chimborazo. Dengan ketinggian yang cukup signifikan namun memiliki tantangan teknis yang rendah, ketiga gunung tersebut dianggap cukup ideal bagi wisatawan atau pun para pendaki pemula sekali pun.

Gunung Chimborazo memiliki ketinggian 6.263 meter dan menjadi puncak gunung tertinggi di negara Ekuador. Dalam daftar puncak Pegunungan Andes, gunung Chimborazo menduduki urutan ke-36 sebagai yang tertinggi.

Puncak Gunung Alpamayo

Pegunungan Andes

Dengan bentuknya yang sangat atraktif, gunung Alpamayo adalah salah satu gunung di Amerika Selatan yang menarik untuk dijelajahi. Misteri Pegunungan Andes dengan jalur panjang membentang, tidak bisa untuk tidak mengikutkan nama Alpamayo sebagai salah satu pesona yang paling menakjubkan.

Gunung Alpamayo memiliki ketinggian 5.947 meter dari permukaan laut atau sekitar 19.511 kaki. Gunung ini merupakan gunung yang cukup populer untuk tujuan pendakian di Andes.

Bahkan pada tahun 1966, majalah petualangan dari Jerman bernama Alpinismus, menggelari gunung Alpamayo ini sebagai gunung yang paling cantik di dunia.

Lihat saja fotonya, memang keren banget, bukan?

Puncak Gunung Siula Grande

Pegunungan Andes

Panjang Pegunungan Andes yang mencapai 7.000 kilometer memungkinkan pegunungan ini memiliki ribuan kisah yang menarik. Nah, salah satu di antaranya adalah kisah yang terjadi di gunung Siula Grande ini.

Hayo, kamu masih ingat, kan, kisah apa yang terjadi di gunung setinggi 6.344 meter ini?

Seperti yang sudah kamu tahu, gunung Siula Grande adalah setting dimana kisah survival paling mengagumkan pernah terjadi. Joe Simpson dan Simon Yates yang mendaki gunung ini pada tahun 1985 dan mengguratkan sebuah kisah yang sangat populer dimana Joe terpaksa bertahan hidup dengan satu kaki yang patah.

Kisah selengkapnya tentang hal ini ditulis dalam buku Touching The Void oleh Joe Simpson. Namun, di Indonesia kamu juga bisa membaca ulasan menariknya dalam buku Dunia Batas Langit karya Anton Sujarwo disini.

Puncak Gunung Yerupaja

Pegunungan Andes

Nah, gunung terakhir dengan pesona yang tidak kalah menakjubkan di Pegunungan Andes adalah gunung Yerupaja. Gunung ini bisa dibilang sangat teknis dan cukup sulit untuk didaki dibandingkan gunung-gunung lain seperti Cotopaxi, Maipo dan juga Cayambe.

Ketinggian gunung Yerupaja adalah 6.635 meter atau sekitar 21.768 kaki.

Meskipun tidak menjadi latar legenda Touching The Void seperti Siula Grande, atau tidak juga menjadi latar kisah pesawat jatuh di Pegunungan Andes yang melejitkan nama Nando Parrado, akam tetapi gunung Yerupaja juga sangat populer sebagai salah satu tujuan pendakian gunung di Amerika Selatan.

BACA JUGA:

 

Pegunungan Andes

Nah, itu adalah 11 puncak gunung di Pegunungan Andes yang paling terkenal di dunia sebagai tujuan pendakian yang populer.

Bagaimana, kamu pasti tertarik untuk mendakinya, kan?

Supaya petualangan kamu di Pegunungan Andes semakin menyenangkan, yuk, gunakan selalu produk-produk dari Akasaka Outdoor, ya. Kenyamanan, kekuatan dan desainnya yang sangat out of the box, akan membuat setiap petualang kamu semakin tak terlupakan.

YUK, DAPATKAN PRODUK AKASAKA OUTDOOR DISINI SEKARANG

Baca Ini Juga Yuk!

SERAM! INI 9 BUKTI KENGERIAN HUTAN AMAZON YANG PALING MENAKUTKAN
SERAM! INI 9 BUKTI KENGERIAN HUTAN AMAZON YANG PALING MENAKUTKAN
Jika berbicara tentang kengerian hutan Amazon, apa saja yang terbayang dalam benak Sobat Akasaka? Anaconda raksasa, katak beracun, ikan piranha yang ganas, atau buaya ukuran raksasa yang ganas dan ...
Read More
BEGINI CARANYA MEMILIH RAINCOAT GUNUNG YANG BAGUS UNTUK BERTUALANG
BEGINI CARANYA MEMILIH RAINCOAT GUNUNG YANG BAGUS UNTUK BERTUALANG
Raincoat adalah salah satu perlengkapan wajib untuk para petualang. Di tengah musim hujan akhir tahun seperti sekarang ini, pendakian di gunung manapun di Indonesia harus dibekali dengan raincoat g...
Read More
SELAIN TANGGUH INI 8 FAKTA SHERPA EVEREST YANG JARANG DIKETAHUI
SELAIN TANGGUH INI 8 FAKTA SHERPA EVEREST YANG JARANG DIKETAHUI
Menyebut sherpa sebagai sherpa Everest mungkin kurang tepat karena sherpa tidak hanya menjadi pemandu di Everest saja. Para sherpa yang jumlahnya banyak ini, hampir selalu menjadi garda terdepan pa...
Read More

Leave a comment

All comments are moderated before being published