ALASAN KENAPA HARUS MENDAKI GUNUNG MINIMAL SEKALI SEUMUR HIDUP

Mendaki gunung merupakan kegiatan yang seru sekaligus penuh risiko. Seru karena bisa menjelajah sembari menikmati indahnya alam ciptaan Tuhan. Penuh risiko karena medan yang terjal dan dapat menyebabkan kecelakaan sewaktu-waktu.

Nah, pengalaman-pengalaman tak terlupakan itulah yang membuat banyak orang ketagihan mendaki. Buat Sobat Akasaka yang masih ragu-ragu, ini beberapa alasan kenapa mendaki adalah goal yang harus dicapai minimal sekali seumur hidup.

  • Mengenal Diri Sendiri

Mendaki gunung adalah salah satu cara terbaik untuk mengenal diri sendiri. Saat melakukan pendakian, Sobat Akasaka akan menyadari apa saja kelemahan yang dimiliki dan bagaimana menghadapinya.

Selain itu, mendaki gunung juga akan mengajarkan banyak hal, bahkan menguak potensi diri yang selama ini terpendam, misalnya membaca arah, life survival, problem solving dalam keadaan genting, dan lain-lain.

  • Menambah Pengalaman

Pengalaman yang berharga takkan pernah bisa ditukar dengan apa pun, bahkan dengan uang sekalipun. Itulah yang akan Sobat Akasaka rasakan saat mendaki gunung. Cerita-cerita seru, sedih, darurat, dan lucu selama mendaki pasti akan terus terpatri dalam ingatan sampai tua.

Kelak, Sobat Akasaka bisa menjadikan pengalaman ini sebagai bahan cerita kepada anak cucu. Cerita petualangan semasa muda pasti akan sangat berkesan dan penuh kenangan.

  • Menambah Teman

Mendaki gunung adalah kegiatan yang bagus untuk melatih jiwa sosial. Selama pendakian, Sobat Akasaka harus bekerja sama dengan teman sesama pendaki agar bisa sampai puncak dan kembali dengan selamat.

Di sini, ego pribadi dikesampingkan dan jiwa sosial diasah. Sobat Akasaka pasti akan bertemu dengan banyak teman baru, saling tolong-menolong, dan kompak melakukan pendakian agar tujuan pendakian tercapai bersama-sama.

  • Obat Hati yang Ampuh

Sobat Akasaka sering merasa resah, galau, dan tidak bersemangat karena suatu hal? Mendaki bisa jadi obat yang ampuh, lho. Sepanjang pendakian, pikiranmu akan lebih sibuk dan teralihkan, sehingga tidak sempat lagi bergalau ria.

Pemandangan indah di sepanjang jalur pendakian dan puncak seperti sunrise, padang sabana, terang bulan, hijaunya pepohonan, danau biru, sampai lautan awan adalah anugerah Tuhan yang akan membuatmu menangis haru.

  • Belajar Bertahan

Mendaki gunung bukan pekerjaan mudah. Sobat Akasaka perlu menyiapkan fisik dan mental sebaik mungkin agar bisa sampai puncak tanpa kendala. Medan yang sangat terjal dan penuh risiko akan mengajarkan Sobat Akasaka arti bertahan di segala aspek kehidupan. Bertahan sampai apa yang dicita-citakan tercapai, seberat apa pun rintangan yang dihadapi.

Nah, setelah membaca alasan-alasan di atas, apakah Sobat Akasaka makin mantap melanjutkan niat untuk mendaki gunung? Cobalah agar tak menyesal, setidaknya sekali seumur hidup.

Baca Ini Juga Yuk!

BAGAIMANA CARA MELAKUKAN MANAJEMEN LANGKAH SAAT MENDAKI?
BAGAIMANA CARA MELAKUKAN MANAJEMEN LANGKAH SAAT MENDAKI?
Dalam pendakian, kesalahan melangkah sedikit apa pun bisa berdampak besar pada tubuh secara menyeluruh. Oleh karena itu Sobat Akasaka disarankan untuk lebih mengetahui bagaimana cara berjalan yang ...
Read More
7 ETIKA PENDAKIAN YANG HARUS DIMILIKI PENCINTA ALAM
7 ETIKA PENDAKIAN YANG HARUS DIMILIKI PENCINTA ALAM
Kita harus memiliki etika yang baik di mana saja kaki menginjak. Tidak terkecuali saat berada di atas gunung untuk melakukan pendakian. Etika tetap harus dimiliki dan dijunjung tinggi agar tidak me...
Read More
INILAH ALASAN MENGAPA HARUS HINDARI ALKOHOL SAAT DI GUNUNG
INILAH ALASAN MENGAPA HARUS HINDARI ALKOHOL SAAT DI GUNUNG
Mendaki gunung adalah salah satu aktivitas yang sedang digandrungi oleh banyak kalangan, dari tua sampai muda, dari berbagai latar profesi yang berbeda-beda. Banyak pengalaman menarik yang akan did...
Read More

Leave a comment

All comments are moderated before being published