6 PERBEDAAN HIKING DAN TREKKING YANG PALING PENTING DAN JARANG DIKETAHUI

Di Indonesia, perbedaan hiking dan trekking  seringkali tidak begitu disoroti. Pada umumnya pegiat alam dan petualang menganggap bahwa aktivitas hiking adalah sama dengan aktivitis trekking. Padahal jika ditinjau secara utuh, ada cukup banyak perbedaan yang signifikan di antara hiking dan trekking.

Lantas, apa sajakah perbedaan antara hiking dan trekking? Lalu, apa saja pula manfaat bagi kamu yang melakukan aktivitas ini?

Yuk, baca penjelasan lengkapnya berikut ini.

Perbedaan Hiking dan Trekking, Pengertian, Manfaat dan Tips Penting Dalam Melakukannya

perbedaan hiking dan trekking

Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai perbedaan antara hiking dan trekking, perlu pula untuk diulas kembali hiking artinya apa yang sesungguhnya berdasarkan pengertian harfiah. Begitu pula juga dengan kata trekking, apa pula makna dan arti dari istilah ini yang sebenarnya?

Pengertian Hiking dan Trekking

Secara sederhana hiking dapat diartikan sebagai sebuah kegiatan berjalan menyusuri jalan setapak (hiking trails) atau rute alami yang dilakukan dalam waktu satu hari atau satu malam. Sementara trekking adalah perjalanan panjang di lingkungan alam liar selama beberapa hari yang dapat dilakukan pada rute yang telah ditetapkan, atau pun di luar jalur hiking pada umumnya.

Nah, melalui dua pengertian ini, Sobat Akasaka dapat melihat beberapa hal yang membuat hiking dan trekking memiliki makna yang berbeda, kan? Hiking dan trekking kadang diklasifikan juga berdasarkan rute yang digunakan, waktu yang dihabiskan, semangat dan motivasi yang mendorong, dan tujuan dari perjalanan petualangan itu sendiri.

Untuk lebih jelasnya, berikut adalah perbedaan di antara keduanya.

BACA JUGA:

Perbedaan Penting Antara Hiking dan Trekking

perbedaan hiking dan trekking

4 faktor yang paling menentukan perbedaan hiking dan mendaki dengan cara trekking adalah waktu, jalur, motivasi, dan juga tujuannya. Jalur memastikan bahwa hiking dilakukan pada rute yang telah ditentukan, sementara jalur pada trekking lebih bebas dan liar. Artinya kamu tidak perlu terpaku pada jalur yang sudah ada dalam melakukannya.

Secara prinsip, perbedaan tersebut dalam dijelaskan sebagai berikut;

Tujuan

Hiking: bertujuan untuk bersenang-senang dan menikmati keindahan alam. Atau untuk menenangkan pikiran dengan cara terhubung pada alam.

Trekking: Seringkali juga bertujuan untuk bersenang-senang dan menikmati alam, namun memiliki tujuan yang lebih banyak dan lebih besar daripada itu. Bisa misalnya untuk ziarah, atau pun untuk pencarian spiritual yang signifikan tentang diri sendiri.

Lokasi (Jalur yang Dipilih)

Hiking: Pada umumnya dilakukan pada rute yang sudah ada, sudah ditetapkan, atau pada jalan setapak yang memang sudah umum dipergunakan oleh hiker lainnya.

Trekking: Perjalanan dilakukan di berbagai medan, tidak hanya di jalan setapak atau jalur hiking yang sudah ada saja. Perjalanan tracking atau trekking kadang juga menyeberangi lintas wilayah, menjelajahi jalan berlumpur, mendaki gunung, jalan raya, atau sepenuhnya di dalam rimba liar yang tidak memiliki jalan setapak sama sekali.

Jarak Tempuh

perbedaan hiking dan trekking

Hiking: Hiking adalah suatu kegiatan yang dilakukan di jalur dengan maksimal lama  perjalanan satu hari hingga malam. Secara angka dapat disimpulkan bahwa perjalanan yang dilakukan di rute yang jelas pada jarak antara 4 kilometer sampai dengan 50 kilometer dapat disebut sebagai hiking.

Trekking: Jarak yang ditempuh pada umumnya lebih dari 50 kilometer. Bisa hingga 15.000 kilometer, atau bahkan 24.000 kilometer, atau lebih daripada itu.

Lama Perjalanan

Hiking: Dilakukan dalam durasi waktu yang singkat, satu hari atau dua hari. Dua hari adalah waktu maksimal sebuah perjalanan di alam bebas yang umum disebut sebagai hiking.

Trekking: Dilakukan dalam waktu yang lebih lama, lebih dari dua hari. Perjalanan trekking bisa dilakukan hingga satu minggu, satu bulan atau bahkan lebih lama daripada itu.

Kamu pasti sudah pernah mendengar perjalanan hiking yang dilakukan di atas waktu 3 bulan lebih, kan? Nah, itu adalah contoh trekking yang sejati berdasarkan durasi perjalanannya.

Perlengkapan atau Gear

perbedaan hiking dan trekking

Hiking: Untuk hiking dalam waktu satu hari, biasanya kamu hanya membutuhkan satu daypack ukuran medium 26 – 30 ltr saja, satu botol air minum Akasaka tumbler, dan pakaian cadangan jika memang dibutuhkan. Jika bermalam, perlengkapan hiking-mu dapat ditambah dengan pakaian ganti, logistik, tenda, sleeping bag, sandal gunung Akasaka, sepatu gunung, atau pun perlengkapan lain yang menyesuaikan.

Trekking: Untuk trekking solo saja misalnya, kamu setidaknya harus mempersiapkan sebuah ransel ukuran 50 – 60 ltr seperti Akasaka Ceeta 50 + 5 yang merupakan pilihan paling ideal. Selain itu kamu juga membutuhkan tenda, pakaian ganti, perlengkapan memasak, logistik untuk beberapa hari, alat navigasi, obat-obatan dan lain sebagainya.

Jika kemudian perjalanan yang kamu lakukan lebih dari satu minggu atau bahkan memakan waktu hingga satu bulan, maka kamu juga perlu memperhitungkan tempat-tempat tertentu untuk membeli logistik dan mengisi bahan bakar kembali.

Selain itu alas kaki pun perlu mendapat perhatian ekstra dalam trek yang panjang karena terdapat perbedaan sepatu hiking dan trekking yang seharusknya kamu gunakan. Sepatu untuk trekking sebaiknya memiliki model yang lebih tinggi sebagai perlindungan bagi pergelangan kakimu melangkah dalam waktu yang lama.

Tantangan

Hiking: Kamu mungkin saja akan berjalan kaki hingga 5 jam atau lebih daripada itu. Untuk hal ini persiapan fisik yang cukup tentu saja dibutuhkan.

Trekking: Perjalanan yang lama tentu saja sangat menantang dari sisi fisik, mental dan juga emosi. Kamu tentu saja harus mempersiapkan diri untuk berjalan kaki minimal misalnya 7 jam dalam satu hari dan menempuh jarak yang beraneka ragam.

Manfaat Besar Hiking dan Trekking Bagi Kesehatan

perbedaan hiking dan trekking

Sobat Akasaka, setelah mengetahui berbagai perbedaan yang cukup detail mengenai hiking dan trekking, lantas apa sih, manfaat dari aktivitas ini?

Berikut adalah beberapa manfaat paling penting dari hiking dan trekking bagi kesehatan manusia. Data-data ini menunjukkan bahwa hiking bisa menjadi metode olahraga sekaligus terapi yang paling ampuh untuk kesehatan seseorang.

Hiking dan Trekking Lebih Baik daripada Fitness Secara Keseluruhan

perbedaan hiking dan trekking

Ketika kamu melakukan aktivitas hiking atau pun trekking, maka kamu menggerakkan hampir keseluruhan otot pada tubuhmu. Otot paha saat kamu melangkah, otot lengan, otot kaki, otot bagian atas, otot pinggul dan hampir semua otot pada anggota tubuhmu akan aktif bergerak. Aktivitas gerakan ini tentu saja akan sangat baik bagi kesehatan tubuhmu.

Beban ransel atau daypack juga akan melatihmu dalam nenahan beban. Di samping itu, penggunaan trekking pole atau tongkat dalam pendakian juga akan menambah gerakan tanganmu menjadi lebih aktif lagi.

Hiking dan Trekking Mampu Meningkatkan Kesehatan Mental

perbedaan hiking dan trekking

Kepenatan dalam bekerja dan rutinitas pada banyak kondisi lebih sering memicu stress dan depresi. Nah, cara paling menyenangkan, mudah dan juga murah untuk menghindari hal ini adalah dengan melakukan hiking atau trekking.

Alam bebas memiliki mekanisme yang sangat efektif untuk mengurangi stress dan depressi yang kamu alami. Adaptive hiking adalah salah satu cara paling disarankan untuk me-reduce kepenatan akibat rutinitas yang dilakukan.

Hiking dan Trekking Mampu Menurunkan Risiko Stroke, Penyakit Jantung dan Membantu Memperlancar Peredaran Darah

perbedaan hiking dan trekking

Sebuah lembaga riset kesehatan CDC merilis sebuah hasil penilitian yang merekomendasikan kamu untuk berjalan kaki setidaknya satu jam dalam satu hari, dan 5 kali dalam satu minggu. Hiking dan trekking diketahui mampu menurunkan risiko stroke, penyakit jantung hingga lebih dari 50%. Selain itu masih menurut CDC, aktivitas hiking juga mampu memperlancar tekanan darah pada tubuh.

Hiking dan Trekking Mampu Membakar Kalori

perbedaan hiking dan trekking

Oya, apakah kamu ingin diet dengan cara yang menyenangkan?

Salah satu cara paling mudah dan terbukti efektif untuk menurunkan berat badan adalah dengan hiking secara rutin. Hasilnya akan jauh lebih terlihat misalnya kamu mengikuti perjalanan trekking yang memakan waktu lebih lama. Aktivitas ini tentu saja akan membakar kalori di tubuhmu dengan hasil yang lebih memuaskan.

Hiking dan Trekking Dapat Meningkatkan Kreativitas

perbedaan hiking dan trekking

Di atas semua manfaat kesehatan yang bisa kamu dapatkan dari aktivitas hiking dan trekking, kegiatan ini juga sangat baik untuk kreativitasmu lho, Sobat Akasaka.

Berjalan di antara rimbunnya hutan dan alam bebas akan memberikan kamu akses lebih besar pada vitamin D. Dan Vitamin D sendiri pada porsi yang cukup, terbukti mampu meningkatkan perhatian, fokus dan juga kreativitas manusia.

Rekomendasi Jalur Hiking dan Trekking Terbaik di Indonesia

Di Indonesia sendiri, kamu tentu saja memiliki banyak pilihan untuk hiking. Dengan mendaki gunung, berjalan mengelilingi danau, atau camping di bumi perkemahan, kamu akan dapat melakukan aktivitas hiking yang ringan.

Sementara untuk trekking, kamu setidaknya bisa memilih beberapa rekomendasi paling menarik dari Akasaka Journal berikut ini.

MMA Hiking Trail di Jawa Tengah

perbedaan hiking dan trekking

Nah, ini adalah rute hiking terbaik dan paling direkomendasikan di Indonesia saat ini. Kamu setidaknya membutuhkan waktu 7 – 10 hari untuk menyelesaikan rute ini yang membentang dari Gunung Merapi, Gunung Merbabu, Gunung Andong, Gunung Telomoyo dan juga Danau Rawapening.

Keistimewaan dari MMA Trail adalah rute hiking dan trekking satu ini sangat populer untuk dijalani. Di samping itu, jalur yang dipilih akan mempertemukan kamu dengan berbagai lokasi paling cantik dalam pendakian gunung di Jawa Tengah. Konsep tanpa kendaraan yang dicetuskan pada rute ini juga akan membuatmu semakin asyik dalam menjalaninya.

Oya, MMA Trail sudah dibukukan lho, Sobat Akasaka. Selain membahas rute ini secara lengkap, buku ini juga mengemukakan pengertian solo hiking dan tips yang bisa kamu lakukan untuk mencobanya. Untuk buku MMA Trail sendiri dapat kamu download dengan mudah disini.

Pendakian Gunung Leuser di Aceh

perbedaan hiking dan trekking

Pilihan kedua untuk kamu yang ingin melakukan trekking adalah dengan mengunjungi gunung Leuser yang terdapat di pulau Sumatera.

Tahu sendiri kan, jika pendakian menuju puncak Leuser dan turun kembali membutuhkan waktu hampir dua minggu. Nah, durasi yang lama ini tentu saja sangat memenuhi syarat untuk kamu yang ingin mencoba melakukan trekking yang sebenarnya. Di samping itu, pendakian ke Leuser mungkin dapat juga menjadi cara bagi kamu untuk memahami lebih jauh perbedaan hiking dan mendaki gunung seperti yang dikenal pada umumnya.

Creative Hiking Destination

perbedaan hiking dan trekking

Selanjutnya, apakah kamu masih ingat dengan Mas Abu yang berjalan kaki dari Semarang ke Jambi hanya untuk mendaki gunung Kerinci?

Atau kamu juga masih ingat seorang pemuda yang memutuskan berjalan kaki dari Ciputat ke gunung Rinjani di Lombok?

Nah, jika kamu benar-benar ingin merasakan sensasi trekking yang lebih menantang, kamu tentu saja bisa melakukan kreativitas semacam ini. Mendaki gunung yang jauh kemudian berjalan kaki menjangkaunya dari kota asalmu.

Tips Paling Efektif untuk Kamu yang Ingin Melakukan Hiking dan Trekking untuk Pertama-kalinya

perbedaan hiking dan trekking

Buat kamu yang belum pernah melakukan aktivitas hiking atau trekking sebelumnya, tips berikut ini bisa kamu lakukan;

  • Mulailah hiking pada siang hari; Jika kamu benar-benar ingin berkenalan dengan dunia hiking secara lebih baik, maka kamu dapat memulainya dengan hiking di siang hari. Tempuhlah jarak yang sedang sebelum kamu langsung mengambil rute yang lebih jauh.
  • Bergabunglah dalam komunitas hiking yang ada di sekitarmu; Dengan bergabung dalam komunitas kamu akan menemukan teman-teman baru yang akan mendukung dan memotivasimu untuk terus meningkatkan kemampuan dalam hiking.
  • Cobalah menginap sesekali; Jik kamu sudah merasa nyaman dengan hiking tek tok atau seharian, maka kamu dapat mencoba menginap di alam bebas. Untuk itu kamu mungkin perlu menambah perbekalanmu berupa tenda dan juga sleeping bag.
  • Dapatkan alas kaki hiking yang tepat; Kamu tentu saja dapat menggunakan sepatu sebagai pilihan alas kaki untuk hiking. Namun jika kamu ingin lebih simpel dan ringan, maka sandal gunung atau sandal outdoor cukup nyaman untuk gunakan. Di Indonesia, sandal gunung terbaik yang paling direkomendasikan adalah Akasaka Outdoor. Kamu dapat membaca panduan memilih sandal gunung yang paling tepat untuk kamu gunakan di sini.

BACA JUGA:

perbedaan hiking dan trekking

Nah, itu adalah mengenai perbedaan hiking dan trekking yang lengkap dan kamu pelajari kembali. Meskipun memiliki perbedaan yang cukup signifikan dari sisi jarak, waktu, motivasi dan juga gear yang digunakan, baik hiking atau pun trekking, sama-sama memiliki banyak manfaat untuk kamu lakukan.

Sekarang, buat kamu yang ingin mencoba hiking dan trekking atau sudah terbiasa dengan aktivitas tersebut, di bawah ini adalah beberapa perlengkapan terbaru dari Akasaka Outdoor yang dapat kamu pilih. Dengan kualifikasi dan kualitas yang terbaik, produk-produk dari Akasaka sudah jelas sangat direkomendasikan untuk menemani perjalanan hiking dan trekking yang kamu lakukan.

Jadi, selamat bertualang, ya!

KLIK DISINI DAN DAPATKAN BERBAGAI PERLENGKAPAN HIKING DAN TREKKING TERBAIK UNTUK MENEMANI PETUALANGANMU

 

 

 

 

 

Leave a comment

All comments are moderated before being published