6 KESALAHAN YANG PALING SERING DILAKUKAN SAAT MENDAKI GUNUNG

Mendaki gunung kini jadi aktivitas yang digemari banyak orang, terutama anak-anak muda. Tak sebatas hobi, wisata petualangan alam semacam ini seakan sudah menjadi tren dalam beberapa tahun terakhir.

Sayangnya, tak sedikit pendaki yang mengalami kecelakaan hingga berakibat fatal karena lengah dan melakukan kesalahan saat pendakian berikut.

  • Tidak Paham Upaya Pertolongan Pertama

Hal pertama yang mesti dipahami setiap pendaki adalah upaya pertolongan pertama, terutama untuk diri sendiri. Ini sangat penting jika sewaktu-waktu terjadi kecelakaan, sementara Sobat Akasaka terpisah dari rombongan.

Risiko hipotermia dan kecelakaan lain akan makin besar jika ketinggian gunung sudah mencapai 2.500 mdpl. Jadi sebelum mendaki, pastikan Sobat Akasaka tahu betul langkah-langkah pertolongan pertama, ya.

  • Membawa Terlalu Banyak Barang

Membawa terlalu banyak barang dalam ransel atau carrier saat mendaki ternyata bisa sangat berbahaya, lho. Beban yang berat akan membuat Sobat Akasaka mudah lelah dan kurang leluasa bergerak. Akhirnya, kegiatan pendakian jadi terganggu.

Bawalah barang-barang yang diperlukan secukupnya. Tidak usah membawa terlalu banyak baju ganti. Yang penting persediaan makanan dan minuman cukup untuk dibawa sampai ke puncak dan saat turun kembali.

  • Tidak Membawa Headlamp

Nah, kelihatannya sepele, tapi kesalahan ini masih sering dilakukan para pendaki. Ingat, tidak membawa lampu senter/headlamp adalah kesalahan fatal. Nantinya Sobat Akasaka bisa kesulitan menjelajah di malam hari karena kondisi medan yang gelap—dan bukan tidak mungkin akan tersesat.

Sandal jepit memang praktis, mudah kering jika terkena air, dan ringan dipakai jalan di medan yang terjal. Eits, anggapan ini tak selamanya benar lho. Nyatanya, sandal jepit justru bisa sangat berbahaya saat dipakai mendaki.

Selain menyebabkan kaki rawan terkena semak belukar berduri, risiko keseleo dan hipotermia juga sangat besar. Ingat, hawa di gunung sangat dingin. Sobat Akasaka perlu memakai kostum tertutup dari kaki ke kepala agar tubuh tetap hangat.

  • Salah Kostum

Kesalahan saat pendakian yang berikutnya adalah salah memilih pakaian. Padahal ini bisa berakibat fatal. Misalnya memakai celana jeans karena alasan modis dan praktis. Padahal bahan jeans justru akan membuat Sobat Akasaka gampang capek. Maka pilihlah kostum yang hangat dan nyaman dipakai saat mendaki.

  • Tidak Paham Medan Pendakian

Nah, poin terakhir ini penting tapi masih sering diabaikan para pendaki. Sebelum memulai pendakian, pastikan Sobat Akasaka paham betul mengenai medan dan objek, seperti tinggi gunung, berapa suhunya, seterjal apa jalurnya, berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk sampai ke puncak, dan lain-lain.

Dengan menghindari kesalahan-kesalahan saat pendakian di atas, risiko kecelakaan dan tersesat selama mendaki gunung pun dapat diminimalisir. Semoga bermanfaat, ya!

Baca Ini Juga Yuk!

BAGAIMANA CARA MELAKUKAN MANAJEMEN LANGKAH SAAT MENDAKI?
BAGAIMANA CARA MELAKUKAN MANAJEMEN LANGKAH SAAT MENDAKI?
Dalam pendakian, kesalahan melangkah sedikit apa pun bisa berdampak besar pada tubuh secara menyeluruh. Oleh karena itu Sobat Akasaka disarankan untuk lebih mengetahui bagaimana cara berjalan yang ...
Read More
7 ETIKA PENDAKIAN YANG HARUS DIMILIKI PENCINTA ALAM
7 ETIKA PENDAKIAN YANG HARUS DIMILIKI PENCINTA ALAM
Kita harus memiliki etika yang baik di mana saja kaki menginjak. Tidak terkecuali saat berada di atas gunung untuk melakukan pendakian. Etika tetap harus dimiliki dan dijunjung tinggi agar tidak me...
Read More
INILAH ALASAN MENGAPA HARUS HINDARI ALKOHOL SAAT DI GUNUNG
INILAH ALASAN MENGAPA HARUS HINDARI ALKOHOL SAAT DI GUNUNG
Mendaki gunung adalah salah satu aktivitas yang sedang digandrungi oleh banyak kalangan, dari tua sampai muda, dari berbagai latar profesi yang berbeda-beda. Banyak pengalaman menarik yang akan did...
Read More

Leave a comment

All comments are moderated before being published