5 Tempat Rafting Terbaik Versi Akasaka

Halo Sobat Akasaka! Sudah merencanakan aktivitas apa yang akan dilakukan di waktu libur kali ini? Kalau masih bingung, cobalah untuk menjajal rafting. Olahraga outdoor yang satu ini akan memacu adrenalin sekaligus menambah kekompakan.

Sebagai negara kepulauan, Indonesia memiliki banyak spot untuk melakukan kegiatan ini. Namun bila ingin melakukan di tempat rafting terbaik, berikut adalah rekomendasinya.

 

Sungai Asahan, Sumatera Utara


Sungai Asahan, Sumatera Utara - Gedeleo

 

Sungai Asahan memiliki hulu di Danau Toba dan disebut-sebut sebagai tempat rafting terbaik ketiga dalam skala internasional. Debit air sungai ini sangat melimpah. Pada kondisi normal, debitnya mencapai 120m3 dengan kedalaman rata-rata 5 hingga 7 meter. Tingkat kecuraman Asahan juga cukup besar dan termasuk dalam grade IV sampai V.

Rute Sungai Asahan membentang hingga 22 km dan memiliki 4 etape yang sambung menyambung dan menjadi rute alternatif. Rute pertama sejauh 3 km dari Desa Tangga hingga Jembatan Parhitean dan dilanjutkan rute kedua yang berakhir di Zivana Rapid. Berikutnya, rute ketiga yang merupakan etape paling berbahaya ini berakhir di Jeram Nightmare, lalu diakhir oleh rute keempat yang berakhir di Desa Bandar Pulo.

 

Sungai Alas, Aceh


Sungai Alas, Aceh - Exploresumatera

 

Sungai ini merupakan sungai terpanjang di Aceh yang membelah mulai Taman Nasional Gunung Leuser dan berujung di Samudera Hindia. Sungai Alas memiliki tingkat kesulitan yang sangat bervariasi, mulai dari I hingga VI. Dengan demikian, meski bukan seorang profesional sekalipun, kamu bisa menjajal arusnya.

Untuk pemula, rute untuk mencicipi rafting sini bisa dimulai dari Muarasitulan di Kota Kutacane dan berakhir di Kota Gelombang. Sementara untuk kalangan profesional, adventure ini dapat melalui rute yang lebih jauh, mulai dari Angusan. Secara total, rafting di Sungai Asahan dapat dilakoni dalam waktu 6 jam.

 

Sungai Citarik, Jawa Barat


Sungai Citarik, Jawa Barat - raftingsukabumicitarik

 

Di Jawa Barat, Sungai Citarik bisa jadi opsi yang mantap. Seperti Sungai Alas, Citarik juga cocok bagi pemula maupun profesional. Lokasinya sendiri masih berada di dalam kawasan Taman Nasional Gunung Halimun yang terkenal.

Secara umum, tingkat kesulitan pada sungai ini ada pada grade III. Panjang aliran sungai sejauh 9 KM dan estimasi waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan petualangan di sini adalah 2 jam. Rute pengarungan Citarik juga telah memenuhi standar International Rafting Federation (IRF).

 

Sungai Progo, Yogyakarta


Sungai Progo, Yogyakarta - sportourism

 

Sejak tahun 1997, ratusan ribu wisatawan penikmat rafting sudah mencoba serunya aktivitas yang satu ini di Sungai Progo. Gradenya yang cukup beragam juga memungkinkan pemula untuk mencari pengalaman arung jeram di sini.

Sungai Progo terbagi menjadi Progo Bawah, Progo Atas, dan Progo Hulu yang memiliki tingkat kesulitan berbeda-beda. Tingkat yang paling sulit ada pada Progo Bawah. Di sini, kamu akan menempuh perjalanan 16 km di atas sungai yang berarus menantang dengan grade V. Sisanya relatif aman dengan grade III. Bila ingin menikmati puasnya rafting, rute Progo Hulu bisa yang terbentang sepanjang 26 km bisa jadi pilihan.

 

Sungai Sa’dan, Sulawesi Selatan


Sungai Sa’dan, Sulawesi Selatan - roketin

 

Di kawasan Toraja yang eksotis, Sungai Sa’dan menjadi pilihan yang tempat untuk memuaskan hasrat raftingmu.  Sungai yang termasuk sebagai salah satu yang terpanjang di Sulawesi ini memiliki sumber di Pegunungan Utara Rantepao dan mengalir sepanjang 182 km.

Tingkat kesulitan di Sungai Sa’dan adalah II dan V sehingga cukup menantang. Para pemula pun sebaiknya tidak memilih tempat ini. Adapun pemandangan selama rafting adalah persawahan yang hijau, desa tradisional yang kuno, ngarai yang curam, serta pegunungan berbatu yang tinggi.

 

Nah, itulah lima tempat rafting terbaik versi Asakasa. Siap mencoba?

Leave a comment

All comments are moderated before being published