5 REKOMENDASI TERBAIK DALAM MEMILIH SANDAL JEPIT GUNUNG UNTUK PENDAKIAN

Banyak pegiat alam atau pendaki gunung yang memilih sandal jepit gunung sebagai pilihan alas kaki mereka dalam bertualang. Dari sekian banyak jenis, merek dan harga, ada beberapa sandal jepit outdoor yang dianggap paling baik untuk aktivitas pendakian. Nah, apa saja rekomendasi sandal jepit gunung terbaik untuk pendakian? Berikut uraian lengkapnya.

Spesifikasi & Rekomendasi Sandal Jepit Gunung yang Terbaik Untuk Aktivitas Pendakian dan Petualangan

Pendakian dan petualangan mengharuskan penggunaan perlengkapan yang memadai, termasuk juga dalam urusan alas kaki. Di gunung Indonesia dengan tekstur medan yang lebih ramah, sandal gunung dianggap masih memenuhi syarat untuk aktivitas pendakian. Walau pun tentu saja, tidak sembarang sandal yang dapat dijadikan sebagai pilihan nyaman untuk aktivitas petualangan.

Spesifikasi sandal yang bisa dibawa untuk aktivitas petualangan khususnya pendakian gunung adalah, sandal yang memang didesain untuk keperluan tersebut. Kekuatan, kenyamanan dan ketahanan adalah tiga unsur paling penting untuk mengukur seberapa efektif sandal gunung untuk dijadikan sebagai pilihan ideal dalam petualangan.

Nah, berdasarkan fungsi dan spesifikasi tersebut, setidaknya ada beberapa jenis sandal gunung jepit outdoor yang dinilai lebih baik daripada yang lainnya. Kelebihan ini bisa dilihat dari kekuatannya, ketangguhannya, kenyamanannya dan, tentu saja dari sisi harganya yang lebih terjangkau.

Sebelum membahas 5 rekomendasi sandal jepit yang dimaksud, setidaknya perlu pula untuk me-refresh pengertian tentang apa sih, yang dimaksud dengan sandal jepit gunung itu?

Pengertian dan Bagian-Bagian Sandal Jepit Gunung

sandal gunung terbaik
Source: Wikiwand

Jika dilakukan pemenggalan kata secara sederhana, maka kata sandal jepit gunung tentu saja terdiri dari kata sandal, jepit dan, gunung. Namun jika kemudian pengertian ini dipandang secara lebih realistis, maka maknanya adalah  alas kaki dengan desain jepit berupa kombinasi tali yang ada di antara jempol dan jari-jari kaki yang penggunaanya dikhususkan untuk kegiatan pendakian gunung atau outdoor.

Mengacu dari pengertian tersebut maka sebuah sandal jepit gunung setidaknya harus memiliki beberapa bagian berikut ini;

Anatomi Umum Sandal Gunung

Apa saja anatomi umum dari sandal gunung? Itu tentu saja termasuk rubber outsole, mid sole, insole, strap tali dan juga buckle penghubung atau buckle pengunci. Lima komponen  ini dianggap sebagai bagian inti dari unsur untuk sebuah sandal gunung. Jadi sandal jepit gunung anak mau pun sandal jepit outdoor orang dewasa, lima komponen ini tetap harus ada.

Konstruksi Anchor Tali Depan

Sebuah sandal jepit memiliki ciri khas utama berupa tali anchor atau penahan dan penghubung permukaan sandal dengan kaki berupa sebuah tali yang dijepit di antara jempol dan empat jari kaki lainnya. Tali ini pada sandal gunung kadang disebut strap dengan material utama berupa webbing dengan motif yang lebih menarik.

Pada bagian sudut yang bersentuhan dengan ruas jari kaki antara jempol, dimensi tali strap dapat dimodifikasi secara lebih soft dan efisien. Bentuknya tentu saja harus lebih kecil supaya nyaman ditempatkan pada sela jari kaki, namun kekuatannya tetap harus solid karena menjadi anchor utama dalam konstruksi sandalnya sendiri.

Konstruksi Punggung Kaki dan Tumit

Pada sandal jepit biasa komponen ini tidak perlu diberikan, akan tetapi pada sandal gunung jepit outdoor, komponen strap pada tumit dan punggung setara fungsi dan keharusannya dengan strap depan yang terhubungan di sela jari kaki.

Pada umumnya, desain atau creator sandal jepit untuk aktivitas petualangan dengan cukup leluasa merancang karya mereka pada bagian ini. Rancangan berupa konstruksi strap webbing, kombinasi tali dan buckle, kombinasi velcro atau key release lainnya, dapat ditempatkan pada bagian ini.

Hal lain yang cukup penting untuk diketahui bahwa bagian ini juga adalah kunci transformasi istilah sandal jepit menjadi sandal jepit gunung. Sebuah sandal jepit dengan konstruksi tali depan saja masih kurang tepat disebut sandal jepit gunung dan digunakan bertualang.

Setelah kemudian ditambahkan konstruksi strap webbing untuk punggung kaki dan penahan tumit, maka paripurnalah kemudian desain sebuah sandal jepit gunung tersebut.

Panduan dan Tips Memilih Sandal Jepit Gunung Paling Ideal Untuk Aktivitas Petualangan

sandal jepit gunung terbaik

Setelah mengenal anatomi sandal jepit gunung yang lengkap dan sempurna, selanjutnya bagaimana pula cara memilih yang terbaik di antara mereka?

Hal ini tentu menjadi pertanyaan banyak orang, karena tidak semua kontsruksi sandal jepit outdoor yang dibuat, memiliki kriteria yang terbaik untuk aktivitas pendakian gunung atau petualangan lainnya. Beberapa desain yang sempurna dan terlihat hebat di mata sekali pun, ternyata tidak memberikan performance yang layak saat dihadapkan pada medan petualangan yang berat dan beragam.

Nah, sebelum melihat lima rekomendasi paling tepat untuk kepentingan tersebut, berikut beberapa tips sederhana yang dapat pula diterapkan sebagai cara dalam memilih sandal jepit gunung yang paling tepat.

  • Teliti Kelengkapan Anatomi Materialnya

Ini hanya langkah awal untuk melihat apakah sebuah produk sandal gunung telah memenuhi syarat dari sisi kelengkapan anatomi sandal gunung yang sesungguhnya. Dalam langkah ini kamu dapat memperhatikan konstruksi rubber sole, midsole, insole hingga strap webbing yang menjadi tali utama.

  • Fokuskan Perhatian pada Material Strap di Sela Jari Kaki

Strap tali atau webbing di sela jari kaki adalah komponen yang fundamental sekaligus sensitif. Dikatakan fundamentala karena bagian ini merupakan anchor utama penahan bidang sandal yang terhubung dengan kaki yang membuatnya harus sangat kuat. Sementara disebut sensitif karena materialnya juga bersentuh dengan sela jari kaki, yang jika terlalu kasar akan membuat sakit dan lecet.

Mempertimbangka dua hal tersebut, maka fokus utama untuk bagian ini adalah materialnya haruslah lembut dan nyaman, namun juga sangat kuat dan tangguh.

  • Pilih yang Teruji Kualitas dan Reputasinya

Di Indonesia, produsen sandal outdoor tentu sangat banyak sekali. Ini memudahkan  konsumen untuk memilih mana yang mereka suka, namun di sisi lain juga menyulitkan mereka untuk mencari yang terbaik.

Sejauh ini sandal jepit gunung Eiger dan Akasaka dianggap yang terbaik dari sisi kualitas, namun kemudian kamu dapat memilihnya lagi dengan menyeleksi mana dari produk tersebut yang memberikan layannan purna jual semacam garansi dan sebagainya.

Rekomendasi Sandal Jepit Gunung Pria dan Wanita Terbaik di Indonesia

Untuk mempermudah kamu memilih mana sandal gunung jepit yang paling tepat untuk menemani petualanganmu, berikut lima rekomendasi terbaik dari Akasaka Outdoor.

Rekomendasi ini didasarkan pada survey dan pendapat dari customer Akasaka, baik yang berprofesi sebagai pengguna produk, reseller, hingga toko outdoor. Apa saja rekomendasinya? Berikut detailnya;

Akasaka Molokini Series

Menarik untuk mengetahui bagaimana kemudian sandal jepit gunung wanita dari Akasaka Outdoor dapat menempati posisi pertama sebagai sandal gunung dengan model jepit paling direkomendasikan di Indonesia. Lebih menarik lagi kemudian, jika mengetahui bahwa warna magenta dari Akasaka Molokini Series adalah yang juga paling difavoritkan.

Lantas, apa istimewanya produk sandal jepit gunung satu ini?

Berdasarkan review yang didapatkan, warna molokini series adalah yang paling difavoritkan dan dianggap mewakili banyak semangat perempuan petualang. Kemudian hal kedua yang membuat sandal satu ini sangat populer adalah garansi yang dimilikinya selama satu tahun penuh penggunaan. Lalu yang ketiga adalah kualitas sandal Akasaka sendiri yang dianggap penuh dengan komponen terbaik untuk sebuah sandal gunung.

Akasaka Caldera Series

Bersaing dengan brand dari kompetitor lain di Indonesia, Akasaka Caldera menjadi salah satu yang paling diunggulkan. Seperti halnya seri Molokini yang memiliki kombinasi tali webbing menarik berpadu dengan kekuatan desain yang elegan, maka Caldera series dari Akasaka juga memprioritaskan konsep tersebut.

Dari sisi struktur sole, baik itu insole, midsole, atau pun rubber sole, Caldera Series tidak memiliki perbedaan dengan Molokini Series. Penggunaan material terbaik dengan kualitas prima tetap menjadi andalan Akasaka untuk setiap produk sandalnya. Pemilihan warna webbing yang didominasi oleh warna-warna natural menjadi kekuatan lain dari sandal-sandal ini.

Jika Molokini series yang terasa lebih girly dan feminis ketika warna magenta diselipkan sebagai komponen midsole-nya, maka tidak demikian dengan Caldera. Akasaka Caldera series meskipun telah diselipi warna hijau natural pada midsole, tetap memiliki kesan universal yang membuatnya memang kadang tetap luwes digunakan oleh pendaki gunung wanita sekali pun.

Akasaka Assena TBS

Assena Series adalah produk terbaru dari Akasaka yang secara generasi disebut sebagai Tropical Basic Series. Generasi tropical basic mengedepankan teknologi sandal gunung yang lebih casual, up to date, enerjik, sekaligus juga mampu dipadu-padankan dengan motif etnik yang klasik.

Tropical series dari Akasaka memiliki cukup banyak variant, dan Assena TBS adalah salah satu diantaranya. Keunggulan utama dari sandal ini adalah materialnya yang lebih sofly serta desainnya yang simple namun sangat full purpose.

Selain dapat dibawa dalam aktivitas outdoor pada medan yang berat dan teknis, Assena TBS juga sangat menyenangkan untuk digunkan dalam aktivitas sehari-hari yang lebih ringan.

Akasaka Sago Series

Akasaka Sago adalah salah satu sandal Akasaka dengan usia yang sudah cukup panjang. Sejak mulai berproduksi hingga saat ini, Akasaka Sago tetap menjadi salah satu komoditas sandal jepit yang paling banyak permintaannya di pasar outdoor Indonesia. Untuk membuat differensiasi yang lebih simple, Akasaka kemudian memperbaharui Sago series dengan memproduksi pula Akasaka Sago EDM.

Hal yang menarik dari Akasaka Sago series adalah sebenarnya sandal ini tidaklah tepat disebut sandal gunung jika mengaju pada kelengkapan komponen dan unsur-unsurnya. Akasaka Sago adalah sandal jepit biasa yang tidak dilengkapi dengan strap webbing pada punggung kaki dan tumit.

Namun karena ini adalah sandal Akasaka Outdoor yang diproduksi dengan teknologi sama dengan teknologi sandal performance lainnya, maka meskipun modelnya hanya jepit biasa, Akasaka Sago series tetap diminati sebagai salah satu sandal jepit gunung terbaik di Indonesia.

Akasaka Himalaya Prima Series

Sekilas Akasaka Himalaya Prima Series terlihat tidak berbeda dengan Akasaka Caldera atau pun Molokini. Akan tetapi dari sisi desain, Akasaka Himalaya memiliki dua perbedaan yang membuatnya istimewa.

Perbedaan pertama adalah strap webbing depan pada punggung dibuat fixed dan tidak bisa di-adjustable. Sementara perbedaan kedua bahwa sandal jepit outdoor yang ini juga hanya memiliki satu buckle penghubung webbing yang dipasangkan pada strap tumit. Untuk bagian adjustment, Himalaya series memiliki strap webbing velcro yang mengcover tali bagian tumit.

Keunggulan lain dari Akasaka Himalaya adalah penambahahan sponge lembut dan solid pada webbing punggung kaki yang membuatnya tetap nyaman digunakan dalam waktu yang lama. Jadi, meskipun kamu bertualang selama berhari-hari dan tetap menggunakan sandal ini dalam petualanganmu, sponge lembut ini akan membuat kakimu tetap aman dari lecet dan perih.

Nah, itu adalah 5 rekomendasi sandal jepit gunung terbaik dari Akasaka Outdoor yang bisa kamu jadikan pilihan untuk aktivitas  penjelajahanmu. Sekedar untuk me-refresh pilihanmu, sandal Akasaka Outdoor adalah satu-satunya sandal gunung atau sandal outdoor yang memberikan garansi selama satu tahun penuh di Indonesia. Jadi, jika sandalmu mengalami kerusakan dalam satu tahu, kamu dapat meminta ganti baru tanpa biaya sedikit pun.

So, pastikan kamu mempertimbangkan hal itu saat kamu memilih sandal jepit gunung untuk menemani perjalananmu, ya!

 

 

 

 

 

Baca Ini Juga Yuk!

5 TIPS MENDAKI GUNUNG DI MUSIM HUJAN YANG HARUS DIKETAHUI
5 TIPS MENDAKI GUNUNG DI MUSIM HUJAN YANG HARUS DIKETAHUI
Sobat Asakasa, kerinduan mendaki gunung memang tidak mengenal waktu. Keinginan untuk kembali menikmati pendakian kerap muncul di saat-saat yang tidak terduga, bahkan di musim hujan sekali pun. Kala...
Read More
BAGAIMANA CARA MELAKUKAN MANAJEMEN LANGKAH SAAT MENDAKI?
BAGAIMANA CARA MELAKUKAN MANAJEMEN LANGKAH SAAT MENDAKI?
Dalam pendakian, kesalahan melangkah sedikit apa pun bisa berdampak besar pada tubuh secara menyeluruh. Oleh karena itu Sobat Akasaka disarankan untuk lebih mengetahui bagaimana cara berjalan yang ...
Read More
7 ETIKA PENDAKIAN YANG HARUS DIMILIKI PENCINTA ALAM
7 ETIKA PENDAKIAN YANG HARUS DIMILIKI PENCINTA ALAM
Kita harus memiliki etika yang baik di mana saja kaki menginjak. Tidak terkecuali saat berada di atas gunung untuk melakukan pendakian. Etika tetap harus dimiliki dan dijunjung tinggi agar tidak me...
Read More

Leave a comment

All comments are moderated before being published