5 ATURAN TERBARU UNTUK SEMUA JALUR PENDAKIAN GUNUNG PRAU

Apakah kamu memiliki rencana untuk mendaki gunung Prau dalam waktu dekat ini?

Jika kamu ingin mendaki gunung Prau atau gunung Prahu di kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, maka ada beberapa hal yang nampaknya perlu kamu perhatikan terkait aturan terbaru pendakian gunung Prau. Dengan berbagai situasi yang terjadi belakangan ini, semua jalur pendakian bersepakat untuk menerapkan 5 aturan baru bagi siapa saja yang ingin mendaki ke Prau.

Nah, apa sajakah yang menjadi aturan baru dalam pendakian ke gunung yang terkenal dengan golden sunrise-nya ini? Yuk, simak ulasannya berikut ini.

Penerapan 5 Aturan Baru untuk Semua Pendaki di Semua Jalur Pendakian Gunung Prau

Dunia pendakian gunung atau hiking yang termasuk bagian dari pariwisata alam di Indonesia, tidak bisa tidak untuk ikut pula merasakan dampak domino dari pandemi Covid-19. Berbagai tindakan terpaksa diambil oleh otoritas destinasi pendakian di Indonesia, sebagai cara untuk ikut berkontribusi membatasi penyebaran virus yang ternyata tidak mudah dihentikan.

Sebagai salah satu gunung dengan tingkat kunjungan sangat tinggi di Indonesia, gunung Perahu Dieng di Kabupaten Wonosobo juga melakukan hal yang sama. Otoritas yang bertanggung jawab pada gunung ini telah menutup akses pendakian ke Prau selama beberapa waktu.  Selain itu, jika pun dizinkan adanya pendakian, maka aturan yang harus dipenuhi oleh para pendaki juga diperketat.

Berdasarkan info gunung Prau resmi, saat ini hampir semua jalur pendakian ke puncak Prau telah dibuka kembali yang artinya semua aktivitas pendakian kembali diperbolehkan. Akan tetapi sebagai salah satu langkah untuk mengantisipasi sekaligus menyesuaikan dengan situasi yang terjadi, ada beberapa aturan baru yang kemudian diberlakukan.

Lalu, apa sajakah aturan baru untuk mendaki gunung Prau tersebut? Berikut adalah 5 poin di antaranya yang paling penting untuk kamu ketahui.

Wajib Membawa Surat Keterangan Bebas Covid-19

Nah ini adalah sesuatu yang unik, dimana semua jalur pendakian gunung Prau untuk pemula atau pun profesional, mewajibkan setiap pendaki untuk melengkapi diri mereka dengan surat keterangan bebas Covid-19. Pada edaran yang disampaikan, surat keterangan yang dimaksud minimal adalah Rapid Test non reaktif.

Menjadi agak membingungkan mungkin, karena pada edaran yang disampaikan, aturan ini tidak menjelaskan detailnya mengenai surat keterangan yang dimaksud.  Keterangan yang seharusnya ada pula dalam informasi tersebut misalnya adalah mengenai;

  • Apakah pihak pendakian gunung Prau di setiap jalur pendakian menyediakan layanan medis khusus surat keterangan rapid test?
  • Atau berapa lamakah durasi masa berlakunya surat keterangan bebas Covid-19 yang dapat diterima di pos pemeriksaan jalur pendakian, jika surat yang dimaksud telah diambil beberapa hari sebelumnya di luar wilayah Gn Prau.

BACA JUGA: 5 HAL MENARIK TENTANG ADANYA SHELTER DI GUNUNG PRAU

Wajib Membawa Surat Keterangan Sehat

Setelah secara khusus setiap pendaki diharuskan membawa surat keterangan bebas Covid-19 dalam bentuk minimal Rapid Test non reaktif, info gunung Prau kemudian juga mewajibkan surat keterangan sehat secara umum sebagai pelengkapnya.

Adanya surat ini tentu saja bagian dari langkah maksimal yang dapat diambil sebagai kebijakan pengelola destinasi pendakian gunung Prau Mdpl dalam merespon prosedur kesehatan di masa pandemi Covid-19. Akan tetapi pada dasarnya, hal ini juga merupakan bagian dari upaya antisipasi munculnya hal-hal yang tidak diinginkan dalam aktivitas pendakian gunung Prau, terutama terkait kesehatan para pendaki sendiri.

Seperti apa contohnya hal-hal tidak diinginkan dalam pendakian gunung Prau yang terkait dengan kondisi kesehatan pendaki? Tentu saja ada banyak hal. Salah satu misalnya adalah terjadinya kasus hipothermia karena pengaruh suhu di gunung Prau yang demikian dingin bereaksi pula dengan kesehatan pendaki yang mungkin sedang tidak prima.

Protokol Kesehatan Tetap Berlaku Selama Pendakian

Setelah diharuskan melengkapi diri mereka dengan surat keterangan bebas Covid-19 dan surat keterangan sehat, para pendaki gunung Prau juga diwajibkan untuk mentaati protokol kesehatan era adaptasi kebiasaan baru.

Protokol kesehatan era adaptasi kebiasaan baru yang dimaksud misalnya adalah;

  • Menjaga jarak
  • Menggunakan masker dan membawa masker cadangan
  • Membawa hand sanitizer

Menerapkan kebiasaan baru dalam dunia pendakian gunung sebenarnya agak menarik juga untuk dicermati. Seperti yang mungkin kamu tahu juga, bahwa gunung Prau adalah salah satu gunung dengan kunjungan tertinggi di Pulau Jawa. Pada high season atau musim pendakian, kunjungan ke gunung ini bisa mencapai ribuan orang setiap harinya. Bahkan sabana padang rumput yang menjadi puncak gunung Prau Dieng, hampir semuanya tertutup oleh tenda para pendaki pada puncak musim pendakian.

Nah jika demikian, lantas bagaimana menerapkan protokol kesehatan khususnya dalam hal menjaga jarak? Antrian pendaki yang berdesakan di sepanjang lintasan pendakian dan kondisi tenda yang saling berdekatan, mungkin saja akan menyulitkan penerapan prokes yang dimaksud.

Terkait ini, pihak pengelola gunung Prau sudah semestinya pula membatasi jumlah para pendaki setiap harinya sebagai upaya mengatasi persoalan over kapasitas dan kedisiplinan penerapan prokes.

Beberapa Jalur Pendakian Gunung Prau yang Sudah Dibuka

Dengan tingkat intensitas kunjungan yang demikian tinggi, gunung Prau tentu saja memiliki banyak pintu masuk untuk mencapai puncaknya. Hampir semua wilayah kaki gunung yang dapat dibuat jalur menuju Puncak gunung Prau, memiliki jalur pendakian yang dikomersialkan. Namun pada masa pandemi, total semua jalur pendakian menuju puncak gunung Prahu ini umumnya ditutup.

Kebijakan aturan baru adaptasi  kebiasaan new normal kemudian membuat beberapa jalur kembali beroperasi dan membuka diri. Jalur-jalur pendakian gunung Prau yang telah dibuka secara resmi dan memperbolehkan proses pendakian sejauh ini adalah sebagai berikut;

  • Jalur pendakian gunung Prau via Basecamp Patak Banteng, kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo. Line telepon yang bisa dihubungi adalah; 0853 2690 3444
  • Jalur pendakian gunung Prau via Basecamp Kalilembu, kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo. Line telepon yang bisa dihubungi adalah; 0852 2515 2221
  • Jalur pendakian gunung Prau via Basecamp Igirmranak, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo. Line telepon yang bisa dihubungi adalah; 0819 1291 4178
  • Jalur pendakian gunung Prau via Basecamp Dieng Wetan, kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo. Line telepon yang bisa dihubungi adalah; 0822 9276 0158
  • Jalur pendakian gunung Prau via Basecamp Dwarawati, kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara. Line telepon yang bisa dihubungin adalah; 0813 2575 5521
  • Jalur pendakian gunung Prau via Basecamp Wates, kecamatan Wonoboyo, Kabupaten Temanggung. Line telepon ya bisa dihubungi adalah; 0878 3409 3099

Besaran Tiket Pendakian Gunung Prau

Hal terakhir yang disepakati mengenai pendakian era adaptasi kebiasaan baru di gunung Prau pada masing-masing jalur pendakian yang telah disebutkan sebelumnya adalah mengenai besaran nilai tiket pendakian.

Secara umum telah ditentukan dan disepakati pula secara bersama bahwa besaran tarif tiket ke gunung Prau adalah Rp, 25.000 per orang. Biaya inilah yang perlu kamu siapkan sebagai tiket masuk jika ingin mendaki ke gunung Prau dalam waktu dekat.

Namun, belum ada informasi resmi mengenai apakah ada kemungkinan biaya lain andaikata layanan kesehatan medis berupa surat keterangan sehat dan surat keterangan bebas Covid-19 pada perkembangannya, mungkin juga bisa diperoleh di masing-masing basecamp pendakian.

BACA JUGA: BEBERAPA TIPS PENTING MENDAKI GUNUNG PRAU

gunung prau

Nah, itu adalah 5 aturan baru untuk semua jalur pendakian gunung Prau buat kamu yang mungkin berencana mengunjungi gunung indah ini dalam waktu dekat. Patuhi dan lengkapi segala pesyaratan serta aturan yang telah ditetapkan supaya pendakianmu bisa berlangsung aman dan juga nyaman.

Oya, untuk membuat pendakian yang kamu lakukan semakin berkesan dan menyenangkan, Akasaka Outdoor memiliki banyak produk baru yang sangat pas untuk kamu bawa ke gunung Prau. Produk ini didesain dengan penuh dedikasi, berkombinasi pula dengan ketangguhan, kekuatan dan juga kualitas yang tinggi.

Penasaran produk apa saja yang terbaru dari Akasaka?

Yuk, klik tautannya di bawah ini.

KLIK DISINI UNTUK MENDAPATKAN PRODUK TEBARU DARI AKASAKA OUTDOOR DENGAN HARGA PALING ISTIMEWA GUNA MENEMANI PETUALANGANMU KE GUNUNG PRAU

Baca Ini Juga Yuk!

10 REKOMENDASI HARGA SANDAL OUTDOOR PRIA DAN WANITA TERBAIK  TAHUN 2021
10 REKOMENDASI HARGA SANDAL OUTDOOR PRIA DAN WANITA TERBAIK  TAHUN 2021
Sandal outdoor telah menjadi bagian dari life style yang tak terpisahkan dewasa ini. Pun pada tahun 2021, sandal outdoor atau sandal gunung diprediksi masih akan sangat diminati oleh masyarakat. Ha...
Read More
5 KEISTIMEWAAN PUNCAK JAYA WIJAYA SEBAGAI GUNUNG TERTINGGI DI INDONESIA
5 KEISTIMEWAAN PUNCAK JAYA WIJAYA SEBAGAI GUNUNG TERTINGGI DI INDONESIA
Sebagai gunung dengan predikat paling tinggi di Indonesia, Puncak Jaya Wijaya tentu saja memiliki banyak keistimewaan untuk diceritakan. Dari ketinggiannnya, topografinya, bentang alamnya, sampai p...
Read More
5 PUNCAK TERTINGGI DI PEGUNUNGAN HIMALAYA YANG PALING MENANTANG
5 PUNCAK TERTINGGI DI PEGUNUNGAN HIMALAYA YANG PALING MENANTANG
Sebagai rumah bagi bersemayamnya puncak-puncak tertinggi di muka bumi, pegunungan Himalaya selalu menyimpan keistimewaan untuk diceritakan. Pegunungan raksasa yang mendiami wilayah Nepal, Tibet dan...
Read More

Leave a comment

All comments are moderated before being published