INI 10 SPOT ROCK CLIMBING DI INDONESIA YANG TERKENAL HINGGA MANCANEGARA

spot rock climbing

Aktivitas rock climbing atau panjat tebing, tentu bukan hal yang asing di Indonesia. Para pemanjat tebing tanah air, sudah sering berkompetisi di kelas dunia, menjadi juara dan bahkan memecahkan rekor. Nama Indonesia dalam pentas rock climbing tingkat dunia sudah sangat dipertimbangkan sekarang.

Menariknya adalah, kesuksesan di wall climbing ini tidak diikuti oleh hal serupa di tebing alami, atau dimana rock climbing menemukan rumah sejatinya. Padahal di Indonesia sendiri, lokasi panjat tebing dan orang-orang yang memiliki kemampuan merayapinya sangat melimpah. Dari Sabang hingga Merauke, ada ratusan spot panjat tebing paling menarik untuk dikunjungi.

Nah, supaya aktivitas petualangan di atas tebing ini semakin populer dan dicintai, berikut Akasaka Journal akan mengajak kamu untuk melihat 10 destinasi spot rock climbing paling terkenal di Indonesia.

BACA PULA:

Terkenal Hingga Luar Negeri, Ini 10 Spot Rock climbing Paling Populer di Indonesia

spot rock climbing

Meskipun bukan merupakan tempat asal sejarah rock climbing bermula, Indonesia cukup mudah beradaptasi dengan divisi olahraga petualangan yang satu ini. Setelah masuk ke Indonesia pada kisaran tahun 1970-an, kegiatan panjat tebing tumbuh dan menyebar ke seluruh pelosok Nusantara.

Minat yang besar terhadap olahraga yang menantang adrenalin ini tidak dapat lepas dari kondisi geografis Indonesia sendiri yang sangat mendukung. Walaupun tidak sekaya negara-negara Eropa seperti Swiss, Austria atau Italia dalam hal medan panjat tebingnya, namun, Indonesia juga tidak kalah mempesona.

Di antara banyak tempat yang menjadi destinasi menarik sebagai medan panjat tebing di Indonesia, ternyata ada beberapa yang sudah terkenal sampai ke mancanegara. Bahkan beberapa di antaranya pernah didatangi oleh atlit rock climbing kelas dunia lho, Sobat Akasaka.

Nah, pasti penasaran kan, apa saja tempat tersebut dan dimana lokasi persisnya?

Berikut ini daftarnya.

Tebing Gunung Parang

Spot rock climbing pertama yang sudah sangat populer di Indonesia adalah Tebing Gunung Parang di Jawa Barat.

Tebing Gunung Parang memiliki ketinggian 930 meter dan terletak di kabupaten Purwakarta, propinsi Jawa Barat.

Tebing ini termasuk salah satu destinasi wisata adrenalin yang difavoritkan di Indonesia. Selain memiliki spot untuk areal pemanjatan menggunakan tali-temali dan perlengkapan panjat tebing lainnya, tebing Gunung Parang memiliki pula destinasi wisata lain yang tak kalah istimewa yaitu, Via Verrata.

Oh ya, Sobat Akasaka sudah pasti tahu apa yang dimaksud dengan via verrata, bukan?

Yap, benar banget. Via verrata adalah aktivitas menuyusuri tebing-tebing curam dan cadas dengan menggunakan alat pengaman yang dikaitkan pada kawat baja sepanjang rute. Pijakan untuk via verrata juga biasanya sudah dibuat dari batangan baja yang dibentuk laksana anak tangga yang dibor ke tebing-tebing.

Nah, meskipun bukan termasuk divisi rock climbing yang diperlombakan, via verrata memiliki sangat banyak penggemar, lho. Untuk di Indonesia, Tebing Parang inilah tempat kamu untuk mencobanya.

Tebing Citatah

spot rock climbing

Sebelum bendera merah putih berkibar di puncak Cartenz Pyramid untuk pertamakalinya, para pendaki tanah air banyak melatih kemampuan mereka di tebing ini. Dalam catatan sejarah mountaineering dan rock climbing Indonesia, Tebing Citatah tak tergantikan lantaran perannya ini.

Tebing Citatah juga terletak di propinsi Jawa Barat, tepatnya di kabupaten Bandung Barat. Tebing ini memiliki tiga spot utama yang namanya disesuaikan dengan ketinggian tebing itu sendiri. Tiga nama tebing yang dimaksud adalah; Tebing Citatah 125, Tebing Citatah 90 dan Tebing Citatah 48.

Sepanjang sejarah dunia panjat tebing Indonesia, Tebing Citatah banyak dipergunakan sebagai referensi materi rock climbing.

Kamu yang tidak asing dengan nama-nama organisasi pecinta alam paling populer di Indonesia seperti Mapala UI, Wanadri, Aranyacala dan lain sebagainya, sudah pasti tahu kalau mereka kadang memberikan materi rock climbing di Citatah untuk anggota baru mereka.

Tebing Bukit Kelam

spot rock climbing

Lokasi panjat tebing selanjutnya yang tidak kalah populer di Indonesia dan sudah terkenal hingga luar negeri adalah Tebing Bukit Kelam yang terletak di kecamatan Kelam Permai, Kebupaten Sintan, propinsi Kalimantan Barat.

Tebing Batu Bukit Kelam adalah tebing batuan andesit yang spektakuler. Para pemanjat tebing yang datang ke spot ini pada umumnya adalah rock climber yang sudah expert atau berpengalaman. Tantangan yang dimiliki Tebing Bukit Kelam memang lebih dari sekedar medan tebing biasa.

Ketinggian Tebing Bukit Kelam skitar 900 meter dari permukaan laut. Di beberapa bagian,  tebing vertikal Bukit Kelam mencapai panjang lintasan 600 meter.

Dan tentu saja ini akan menjadi medan pendakian yang sangat menantang bagi Sobat Akasaka, bukan?

Tebing Gunung Kelud

spot rock climbing

Kawah Gunung Kelud juga menjadi salah satu spot rock climbing yang banyak dikunjungi para petualang tebing. Sensasi pendakian di tempat ini adalah perpaduan antara tebing-tebing batuan andesit yang cadas dengan kombinasi ketinggian gunung Kelud yang menawan.

Komplek yang paling terkenal sebagai lokasi panjat tebing di gunung Kelud adalah Tebing Sumbing. Tebing ini adalah jenis batuan andesit dengan warna abu-abu cenderung gelap dengan bentuk bagian atas yang mengerucut.

Untuk pendaki profesional, pemanjatan Tebing Sumbing Gunung Kelud mungkin hanya akan memakan waktu kurang dari satu hari. Namun untuk pemula, tebing ini mungkin akan memakan waktu lebih dari dua hari untuk bisa diselesaikan.

Tebing Lembah Harau

spot rock climbing

Dari Jawa Timur, sekarang adalah waktunya untuk mengunjungi salah satu tebing paling eksotis di pulau Sumatera yaitu Lembah Harau.

Lembah Harau adalah tempat yang tepat untuk kamu kunjungi baik kamu seorang penggemar aktivitas rock climbing atau hanya ingin menikmati keindahan alam. Di tempat yang istimewa ini, ada sebuah air terjun yang indah mengalir dengan gemulai. Sementara sepasang tebing dengan ketinggian hingga 300 meter menjulang dengan perkasa tak jauh dari sana.

Dikarenakan telah menjadi salah satu spot rock climbing terkenal sejak lama, ada banyak komplek pemanjatan tersedia di Lembah Harau.

Untuk kamu yang tidak membawa alat rock climbing pun tidak perlu khawatir jika mengunjungi tempat ini, karena akan ada banyak agen dan pemandu pemanjatan yang siap membantumu di sana.

Tebing Sepikul

spot rock climbing

Selain Gunung Parang, Tebing Sepikul di kabupaten Trenggalek adalah tempat lain yang bisa kamu jadikan destinasi untuk melakukan rock climbing dan via verrata sekaligus.

Lokasi persis Tebing Sepikul adalah di Desa Watu Agung, kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek.

Tebing yang akrab sebagai spot pengibaran bendera merah putih pada momen peringatan kemerdekaan ini memiliki ketinggian kurang lebih 250 meter dengan lebar permukaan tebing sekitar 150 meter. Batuan yang menjadi formasi utama Tebing Sepikul juga sama dengan Tebing Bukit Kelam yakni tipe batuan andesit tua.

Tebing Uluwatu

spot rock climbing

Bali juga menjadi tempat yang menarik untuk kamu datangi jika kamu adalah seorang petualang. Tentu saja bukan karena gunung Agung-nya, atau pun Pura Tanah Lot-nya, atau pun Pantai Kuta-nya. Akan tetapi alasan yang lebih menarik adalah sebuah tebing tepi laut yang bernama Uluwatu.

Bagian dasar tebing Uluwatu di Bali langsung bertemu dengan bibir laut dimana ombak pulau Bali berdebur tanpa henti. Kombinasi tebing vertikal setinggi 100 meter dan suasana karang tepi pantai adalah keistimewaan utama tebing Uluwatu.

Ada cukup banyak pilihan jalur yang bisa kamu coba di Tebing Uluwatu, semuanya dapat disesuaikan dengan pengalaman dan kemampuanmu. Namun tetap berhati-hati ya, Sobat Akasaka, karena kontur Tebing Uluwatu yang merupakan formasi batuan karang memiliki permukaan yang cenderung lebih tajam.

Tebing Bambapuang

spot rock climbing

Pulau Sulawesi juga adalah tempat yang menarik bertualang, termasuk ke aras permukaan tebing dan gunung-gunungnya.

Di antara banyak tempat populer untuk bertualang di pulau Sulawesi seperti Bantimurung, Maros, Toraja dan gunung Latimojong, gunung Bambapuang layak untuk kamu kunjungi. Tebing Bambapuang memiliki ketinggain sekitar 350 meter dan letaknya persis di tepi jalan raya Pare Pare – Makassar.

Tantangan yang dimiliki Tebing Bambapuang terbilang cukup teknis dan kaya. Bahkan salah satu rute pemanjatan membutuhkan waktu lebih dari satu hari untuk bisa diselesaikan.

Tebing Cartenz Pyramid

spot rock climbing

Nah, tebing yang satu ini mungkin tidak akan begitu populer untuk tujuan rock climbing biasa. Artikel rock climbing juga jarang memuat tebing ini sebagai destinasi reguler olahraga panjat tebing. Akan tetapi jika kamu memadukan antara pendakian gunung tinggi dan rock climbing di Indonesia, tempat ini ada di posisi pertama.

Gunung Jaya Wiyaya, Pegunungan Sudirman, Puncak Mandala dan yang lainnya, adalah magnet mountaineering Indonesia yang belum tersentuh secara penuh. Tempat ini tidak hanya menawarkan eksotisme tanah Papua yang luar biasa, namun juga pamornya sebagai salah satu puncak seven summit dunia.

Tebing Gunung Api Purba

spot rock climbing

Tebing terakhir ini adalah tebing yang juga menjadi tempat wisata menarik di Daerah Istimewa Yogyakarta, tepatnya di Kabupaten Gunung Kidul.

Tebing Api Purba dikenal pula dengan nama Nglanggeran dan termasuk salah satu obyek wisata yang tinggi tingkat kunjungannya. Pada umumnya wisatawan yang mendaki Gunung Purba tertarik untuk hiking ke puncak gunung dimana ketinggiannya yang hanya 300 meter namun memiliki pemandangan sangat indah.

Namun, untuk kamu yang suka aktivitas penuh adrenalin, Gunung Purba Nglanggeran juga memiliki banyak spot rock climbing yang pasti membuatmu betah berlama-lama.

BACA JUGA:

spot rock climbing

Nah, itu adalah 10 spot rock climbing di Indonesia yang sudah terkenal hingga ke luar negeri. Hayo, kamu sendiri tertarik mengujungi yang mana?

Pokoknya spot panjat tebing mana pun yang kamu pilih tidak masalah. Hal yang terpenting adalah kamu tetap melakukan petualangan dengan memastikan keselamatan dengan alat-alat pendukung serta prosedur yang tepat.

Sebagai saran pamungkas supaya aksi adrenalinmu semakin menyenangkan; Yuk, gunakan produk Akasaka Outdoor selalu, ya. Kekuatan material, ketangguhannya yang telah terbukti, dan desainnya yang penuh energi, akan membuat aktivitas rock climbing yang kamu lakukan tetap semangat sepanjang hari.

Jadi, langsung dipilih saja, ya.

PILIH PRODUK AKASAKA TERBAIK UNTUKMU DISINI

Baca Ini Juga Yuk!

INI 7 FAKTA GUNUNG LEMBU SUPER MENARIK UNTUK KAMU KETAHUI
INI 7 FAKTA GUNUNG LEMBU SUPER MENARIK UNTUK KAMU KETAHUI
Di antara Gunung Parang dan Gunung Bongkok di kabupaten Purwakarta, terdapat sebuah gunung lain yang tidak kalah menarik bernama gunung Lembu. Gunung dengan nama unik ini merupakan salah satu desti...
Read More
BEGINI CARA MEMILIH CELANA PENDAKI YANG BAGUS, PETUALANG WAJIB TAHU
BEGINI CARA MEMILIH CELANA PENDAKI YANG BAGUS, PETUALANG WAJIB TAHU
Kenyamanan bertualang dan mendaki gunung tergantung dari banyak hal, termasuk salah satu di antaranya adalah celana pendaki atau hiking pants. Bukan sekedar indah dipandang dan keren saat digunakan...
Read More
9 FAKTA DAN MISTERI GUNUNG SLAMET YANG PALING TERKENAL HINGGA KINI
9 FAKTA DAN MISTERI GUNUNG SLAMET YANG PALING TERKENAL HINGGA KINI
Jika gunung Semeru adalah yang tertinggi di Jawa Timur, maka gunung Slamet adalah yang tertinggi di Jawa Tengah. Menariknya lagi, gunung Slamet ternyata juga dipenuhi oleh berbagai macam fakta dan ...
Read More

Leave a comment

All comments are moderated before being published