10 FAKTA FILM 14 PEAKS NOTHING IS IMPOSSIBLE YANG TIAP PENDAKI HARUS TAHU

Film 14 Peaks Nothing Is Impossible

Halo, Sobat Akasaka!

Kamu pastinya sudah nonton film 14 Peaks Nothing Is Impossible yang lagi ramai diperbincangkan itu, kan?

Bagaimana filmnya?

keren dan inspiratif benget, bukan?

Nah, ternyata dalam film itu ada banyak banget fakta menarik yang jarang diketahui para pendaki, khususnya di Indonesia.

Lalu, apa sajakah fakta film 14 Peaks Nothing Is Impossible tersebut?

Yuk, simak ulasan lengkapnya berikut ini versi Akasaka Journal.

BACA JUGA:

10 Fakta Film 14 Peaks Nothing Is Impossible yang Paling Menarik

Film 14 Peaks Nothing Is Impossible

Akasaka Journal sudah cukup sering membahas film-film mendaki gunung atau mountaineering paling populer di dunia. Dari mulai Vertical Limit, Eiger North Face, Everest, Touching the Void, atau pun film-film buatan anak negeri seperti 5CM, Pencarian Terakhir atau pun Romeo Rinjani.

Kali ini Akasaka Journal akan mengajak kamu semua untuk berkenalan lebih dekat dengan salah satu film gunung yang tak kalah keren dan baru saja dirilis satu atau dua bulan yang lalu. Film yang dimaksud adalah berjudul 14 Peaks Nothing Is Impossible.

Kamu yang sudah nonton 14 Peaks sudah pasti tahu kalau film ini berfokus pada satu sosok paling menarik perhatian pada tahun 2019-2020 dalam dunia pendakian gunung tinggi. Sosok itu lebih dikenal dengan nama Nims Dai atau Nirmal Purja.

Nah, siapa sih, sebenarnya Nirmal Purja ini?

Nirmal Purja adalah seorang pendaki gunung dari Nepal, ia adalah mantan anggota pasukan Gurkha dan Angkatan Laut Britania Raya. Tapi yang membuat namanya layak disebut sebagai legenda di usianya yang masih muda adalah gebrakannya yang kemudian dikenal dengan nama Project Possible

Supaya Sobat Akasaka lebih kenal dengan sosok Nims Dai dan Project Possible yang diusungnya, berikut ini Akasaka Journal telah merangkum 10 fakta yang seharusnya kamu tahu tentang film 14 Peaks Nothing Is Impossible.

Project Possible adalah Tentang Mengalahkan Kemustahilan

Film 14 Peaks Nothing Is Impossible

Fakta pertama tentang film 14 Peaks ini adalah tentang mengalahkan kemustahilan. Mendaki 14 puncak tertinggi di dunia yang terkenal dengan nama Mahkota Himalaya dalam waktu 7 bulan terdengar seperti omong kosong pada saat pertama kali dicetuskan.

Mengapa bisa demikian?

Pendaki gunung tercepat yang berhasil menyelesaikan sirkuit 14 puncak delapan ribu meter Himalaya dan Karakoram adalah pendaki gunung Korea bernama Kim Chang Ho. Kim setidaknya membutuhkan waktu selama 7 tahun untuk bisa mencapai semua puncak tertinggi di dunia tersebut.

Jika pendaki gunung seperti Reinhold Messner saja membutuhkan waktu selama 16 tahun untuk bisa menyelesaikan pendakian 14 puncak Himalaya, dan pendaki tercepatnya membutuhkan waktu 7 tahun. Maka masuk akal kemudian jika obsesi Nims Dai untuk mendakinya dalam waktu 7 bulan terasa sangat mustahil.

Namun anggapan mustahil itulah kemudian yang menjadi tenaga Nims Dai untuk mewujudkan obsesinya itu. Satu alasan sama yang membuatnya memberi impiannya dengan Project Possible 14 Peaks in 7 Month.

Kisah Tentang Nims Dai Pernah Dikutip Penulis Buku Gunung Indonesia

Film 14 Peaks Nothing Is Impossible

Sebelum nama Nims Dai demikian populer dan jauh sebelum kamu bisa nonton film 14 Peaks Nothing Is Impossible, seorang penulis mountaineering Indonesia telah mengutip nama Nims Dai dalam dua bukunya yang cukup populer yaitu; Mahkota Himalaya dan Dunia Batas Langit.

Hayo, kamu pasti belum membacanya bukunya, kan?

Penulis tersebut tentu saja adalah Anton Sujarwo, penulis produktif yang disponsori oleh Akasaka Outdoor dan telah merilis lebih dari 15 judul buku yang sebagian besar berkisah tentang dunia mountaineering. Oh ya, buku-bukunya sendiri dapat kamu lihat disini, ya.

Dalam buku yang berjudul Dunia Batas Langit, penulis mountaineering Indonesia ini mengatakan bahwa Nims Dai akan membuat sejarah sangat fantastis jika ia bisa menyelesaikan project-nya. Baik ia berhasil dalam waktu 7 bulan atau bahkan lebih, apa yang ia lakukan akan tetap menjadi tonggak sejarah baru dalam mountaineering.

Sekarang terbukti bahwa prediksi dalam buku Dunia Batas Langit itu benar, bukan?

Nims Dai Memiliki Jiwa Pemberontak yang Pantang Menyerah

Film 14 Peaks Nothing Is Impossible

Fakta ketiga dari sosok yang bernama Nims Dai ini adalah karakternya yang unik. Ia tidak seperti kebiasaan para pendaki gunung tinggi yang kadang mengedepankan sikap rendah hati dan mungkin lebih slow down dalam aksi mereka. Nims Dai dengan segala keunikannya, menunjukkan karakter yang sebaliknya.

Ia adalah pendaki yang blak-blakan, bicara apa adanya dan sangat berterus terang.

Ia merasa sangat yakin dengan pilihan dan juga ketangguhannya di atas gunung, dan ia tak segan-segan mempublikasi hal itu secara nyata dan jelas. Beberapa orang meragukan dirinya, namun Nims Dai selalu bisa membuktikan ucapannya.

Pengorbanan yang Besar

Film 14 Peaks Nothing Is Impossible

Untuk dapat melaksanakan ekspedisi 14 Peaks Project Possible ini, Nims Dai harus mengorbankan banyak hal. Pengorbanan ini adalah fakta selanjutnya daru film 14 Peaks Project Possible

Setelah mengumumkan rencananya untuk mendaki 14 puncak tertinggi di dunia dalam waktu 7 bulan dan berusaha menemukan sponsor, tidak ada sponsor yang tertarik membiayainya. Bahkan Nims Dai harus menggadaikan rumahnya untuk membiayai ekspedisinya tersebut.

Pengorbanan selanjutnya adalah ia harus melepas karirnya sebagai anggota angkatan laut Inggris untuk terjun sepenuhnya sebagai pendaki gunung. Di lain sisi, Nims Dai juga harus meninggalkan ibunya yang sedang sakit untuk menjalani project-nya yang tidak mudah tersebut.

Kedekatan Nims Dai dengan Sang Ibu

Film 14 Peaks Nothing Is Impossible

Sebagian besar orang-orang dengan karakter paling menakjubkan di dunia, selalu memiliki ‘malaikat’ pendukung yang selalu memberinya support dan doa. Dalam kisah Nims Dai ini, sosok ibunya adalah jelmaan malaikat tersebut.

Nims Dai sangat dekat dengan ibunya. Sebagai anak bungsu, Nims Dai memiliki ikatan yang sangat kuat dangan sang ibunda. Bahkan Nims Dai juga sangat yakin bahwa kekuatan dan keberhasilannya adalah karena doa ibunya.

Momen lain yang menunjukkan betapa dekatnya Nims Dai dengan ibunya adalah ketika dari puncak Shishapangma yang merupakan puncak terakhir dalam sirkuit yang ia jalani, Nims Dai memilih untuk menelpon ibunya dan mengabarkan keberhasilannya.

Hayo, kamu pasti juga setuju jika momen itu sangat istimewa, bukan?

Kemampuan Nims Dai Sempat Diragukan Banyak Pendaki Gunung Dunia

Film 14 Peaks Nothing Is Impossible

Diragukan adalah takdir yang seringkali menghampiri orang-orang besar sebelum mereka mencapai tujuan dan impian mereka. Nims Dai pun tak lepas dari hal ini. Dalam film 14 Peaks Nothing Is Impossible kamu bisa melihat bagaimana sosok Nims Dai diragukan sebelumnya.

Dalam 14 Peaks Nothing Is Impossible sinopsis dijelaskan bahwa apa yang ingin dicapai oleh Nirmal Purja adalah sesuatu yang berlebihan dilihat dari catatan sejarah mountaineering sebelumnya.

Dengan catatan ini dan tidak ada pula yang mengenal namanya, tidak mengherankan mengapa banyak orang kemudian meragukan kemampuan Nims Dai untuk mendaki 14 puncak gunung tertinggi di dunia hanya dalam waktu 7 bulan.

Namun Nims kemudian membuktikan bahwa ia konsisten dengan ucapannya. Ia berhasil membuktikan diri bahwa ia adalah sang pemecah kebuntuan dalam dunia mountaineering.

Project 14 Peaks Mengangkat Nama Sherpa Nepal

Film 14 Peaks Nothing Is Impossible

Apa yang berhasil dicapai oleh Nims Dai tidak saja menyenangkan untuk dirinya pribadi dan orang-orang sekelilingnya semata. Namun lebih jauh, Nims Dai telah membawa komunitas para pendaki gunung Nepal berada pada level tertinggi dalam mountaineering dunia.

Hal itu sudah disadari sejak lama, bahkan sejak satu abad sebelumnya, sejak masa penjelajahan dimulai di Himalaya.

Sherpa adalah kata kunci setiap kesuksesan pendakian gunung-gunung tinggi dunia. Tidak ada musim pendakian di Everest, atau di gunung mana pun di Himalaya tanpa peran sherpa.

Namun harus diakui dengan jujur, Nims Dai adalah orang pertama yang berani menyuarakan itu. Ia adalah generasi sherpa Nepal yang mengatakan bahwa Sherpa harus dihargai sebagaimana mestinya.

Diwarnai Aksi Penyelamatan

Film 14 Peaks Nothing Is Impossible

Hal menarik lain dari film 14 Peaks Nothing Is Impossible sub indo yang mungkin sudah kamu tonton adalah ini juga diwarnai dengan aksi penyelamatan.

Di Annapurna dan di Kangchenjunga, tim Project Possible yang diketuai oleh Nims Dai harus melakukan upaya penyelamatan untuk pendaki lain yang bahkan tidak dikenalnya.

Bagi beberapa orang, apa yang dilakukan oleh Nims Dai di Annapurna dan Kangchenjunga ini adalah salah satu bagian yang menjelaskan karakter dirinya. Dalam karakternya yang blak-blakan, super optimis dan penuh percaya diri, Nims Dai bukanlah pribadi egois yang mementingkan diri sendiri dan timnya saja.

Baik di Annapurna mau pun di Kangchenjunga, mereka melakukan upaya penyelamatan selalu di saat mereka telah berhasil mencapai puncak gunung. Jika saja rasa egois itu lebih besar daripada karakternya, maka buat apa mereka membahayakan diri mereka sendiri untuk menyelamatkan pendaki lain yang sedang kesulitan?

Dihormati oleh Reinhold Messner Sang Dewa Gunung

Film 14 Peaks Nothing Is Impossible

Diakui atau tidak, Reinhold Messner memang adalah tokoh pendakian gunung tinggi yang paling dihormati di dunia. Ia adalah dedengkot pendakian gunung di Himalaya dan ia juga adalah orang yang pertamakali berhasil mencapai 14 puncak delapan ribu meter yang berbaris di Himalaya, Karakoram dan juga Tibet.

Saya respek padanya”

Ujar Messner mengomentari keberhasilan Nims Dai dalam Project Possible

Ia adalah pendaki gunung pertama yang mecapai misinya dengan strategi” tambah Messner lagi.

Semakin menarik jika Sobat Akasaka juga mengetahui bahwa pada saat Project Possible sedang berlangsung, Messner juga menunjukkan dukungannya pada Nims Dai.

Beberapa pendaki berusaha mengkritik Nims Dai dan timnya karena menggunakan tabung oksigen dalam pendakiannya. Namun Messner justru sebaliknya, sang Dewa Gunung justru merasa heran mengapa orang-orang mengkritik hal tersebut pada saat itu.

Tokoh Pendakian Musim Dingin di K2

Film 14 Peaks Nothing Is Impossible

Setelah Project Possible yang kemudian difilmkan dalam 14 Peaks Nothing Is Impossible, kamu pasti sudah tahu bahwa Nims Dai kembali memecah kebuntuan dunia mountaineering dengan berhasil mencapai puncak gunung K2 pada musim dingin 2020/2021, kan?

Yap, sekali lagi harus diakui bahwa ketokohan Nims Dai dalam mountaineering di K2 memiliki peran yang menarik.

Dalam pendakian pertamanya di K2, ia berhasil memecah kebuntuan dengan berhasil mencapai puncak ketika hampir semua pendaki sudah merasa putus asa. Dan pada musim dingin setelahnya, ia kembali menjadi karakter kunci mencapai puncak gunung K2 setelah percobaan hampir 40 tahun yang tak pernah berhasil.

BACA JUGA:

Film 14 Peaks Nothing Is Impossible

Nah, itu adalah 10 fakta film 14 Peaks Nothing Is Impossible yang berhasil dirangkum oleh Akasaka Journal. Masih ada beberapa fakta menarik lain dari film ini, Insya Allah akan disampaikan dalam artikel yang lain, ya.

Oh ya Sobat Akasaka, sembari menikmati film mendaki gunung keren 14 Peaks Nothing is Impossible, yuk, cek juga berbagai produk terbaru dari Akasaka Outdoor melalui tautan di bawah ini, ya.

LIHAT PRODUK TERBARU DARI AKASAKA OUTDOOR DISINI

Baca Ini Juga Yuk!

INI 7 FAKTA GUNUNG LEMBU SUPER MENARIK UNTUK KAMU KETAHUI
INI 7 FAKTA GUNUNG LEMBU SUPER MENARIK UNTUK KAMU KETAHUI
Di antara Gunung Parang dan Gunung Bongkok di kabupaten Purwakarta, terdapat sebuah gunung lain yang tidak kalah menarik bernama gunung Lembu. Gunung dengan nama unik ini merupakan salah satu desti...
Read More
BEGINI CARA MEMILIH CELANA PENDAKI YANG BAGUS, PETUALANG WAJIB TAHU
BEGINI CARA MEMILIH CELANA PENDAKI YANG BAGUS, PETUALANG WAJIB TAHU
Kenyamanan bertualang dan mendaki gunung tergantung dari banyak hal, termasuk salah satu di antaranya adalah celana pendaki atau hiking pants. Bukan sekedar indah dipandang dan keren saat digunakan...
Read More
9 FAKTA DAN MISTERI GUNUNG SLAMET YANG PALING TERKENAL HINGGA KINI
9 FAKTA DAN MISTERI GUNUNG SLAMET YANG PALING TERKENAL HINGGA KINI
Jika gunung Semeru adalah yang tertinggi di Jawa Timur, maka gunung Slamet adalah yang tertinggi di Jawa Tengah. Menariknya lagi, gunung Slamet ternyata juga dipenuhi oleh berbagai macam fakta dan ...
Read More

Leave a comment

All comments are moderated before being published